-
KPK mengungkap bahwa Fitri Assiddikki diduga menerima lebih dari Rp2 miliar dan satu mobil dari Heri Gunawan.
-
Fitri Assiddikki dikenal sebagai pemilik kedai iga bakar populer yang kini tutup sejak dua minggu terakhir.
-
Sebelum berbisnis, FA pernah menjadi model dan tenaga ahli DPR, yang diduga menjadi awal kedekatannya dengan Heri Gunawan.
Suara.com - Pusaran kasus korupsi yang menjerat anggota DPR RI, Heri Gunawan (HG), kini menyeret nama baru ke permukaan.
Seorang perempuan berinisial Fitri Assiddikki, seorang pengusaha kuliner asal Kota Sukabumi, mendadak menjadi sorotan publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan aliran dana fantastis yang ia terima.
Dari seorang pebisnis lokal hingga diduga menjadi penerima mobil mewah dari dana haram, sosok Fitri Assiddikki kini penuh misteri.
Siapakah dia sebenarnya dan bagaimana ia bisa terkait dengan kasus korupsi besar ini?
Berikut adalah lima fakta penting yang terungkap mengenai Fitri Assiddikki.
1. Diduga Menerima Uang Miliaran dan Mobil Mewah
Fakta paling mengejutkan datang langsung dari Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.
Menurut KPK, Fitri Assiddikki diduga telah menerima aliran dana dari Heri Gunawan dengan nilai yang sangat signifikan.
Tak tanggung-tanggung, jumlahnya disebut lebih dari Rp2 miliar.
Baca Juga: Usai Cecar 3 Biro Travel Haji di Yogyakarta, KPK Sita Uang dalam Mata Uang Asing
Tidak hanya dalam bentuk uang tunai, aliran dana tersebut juga diduga digunakan untuk membelikan Fitri Assiddikki sebuah mobil mewah yang harganya ditaksir mencapai Rp1 miliar.
Sebagai bagian dari proses penyidikan, KPK telah bergerak cepat dan menyita mobil mewah tersebut sebagai barang bukti.
2. Pemilik Usaha Kuliner Iga Bakar Terkenal
Di Sukabumi, Fitri Assiddikki dikenal sebagai seorang pengusaha kuliner. Ia merupakan pemilik sebuah kedai iga bakar yang cukup populer dan berlokasi strategis di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.
Usahanya ini menjadi citra publiknya sebagai seorang pebisnis mandiri di kota tersebut.
Namun, citra ini kini terusik seiring dengan munculnya dugaan keterlibatannya dalam kasus korupsi yang sedang ditangani oleh KPK.
Tag
Berita Terkait
-
Usai Cecar 3 Biro Travel Haji di Yogyakarta, KPK Sita Uang dalam Mata Uang Asing
-
Jaringan Korupsi Haji 'Dikupas' Tuntas: 70 Persen Biro Travel Sudah Buka Suara ke KPK
-
Setelah Pembalap, KPK Panggil Anak Penyuap Eks Sekretaris MA Hasbi Hasan, Tapi Mangkir...
-
KPK Ungkap Peran Tersangka dari Korupsi Kemenag: Keluarkan Diskresi Pembagian Kuota Haji!
-
Berstatus Tersangka, KPK Kembali Periksa Sekjen DPR Indra Iskandar, Bakal Ditahan?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim