-
KPK mengungkap bahwa Fitri Assiddikki diduga menerima lebih dari Rp2 miliar dan satu mobil dari Heri Gunawan.
-
Fitri Assiddikki dikenal sebagai pemilik kedai iga bakar populer yang kini tutup sejak dua minggu terakhir.
-
Sebelum berbisnis, FA pernah menjadi model dan tenaga ahli DPR, yang diduga menjadi awal kedekatannya dengan Heri Gunawan.
Keterkaitan antara modal usahanya dengan dana yang diduga diterimanya dari HG kini menjadi salah satu fokus pendalaman oleh penyidik.
3. Usaha Kuliner Tiba-tiba Tutup Misterius
Hal yang menambah misteri adalah kondisi terkini dari usaha kuliner milik Fitri Assiddikki.
Berdasarkan laporan, kedai iga bakarnya tersebut ternyata sudah berhenti beroperasi alias tutup sejak dua minggu lalu.
Penutupan ini terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan dengan penetapan Heri Gunawan sebagai tersangka korupsi.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi apakah penutupan tersebut memiliki hubungan langsung dengan perkembangan kasus hukum yang menjerat HG, atau karena alasan bisnis lainnya.
Fakta ini memicu spekulasi di kalangan masyarakat Sukabumi.
4. Memiliki Latar Belakang sebagai Model dan Tenaga Ahli DPR
Sebelum terjun ke dunia bisnis kuliner, Fitri Assiddikki ternyata memiliki rekam jejak karier yang dinamis.
Baca Juga: Usai Cecar 3 Biro Travel Haji di Yogyakarta, KPK Sita Uang dalam Mata Uang Asing
Ia diketahui pernah aktif di dunia entertainment sebagai seorang model. Namun, yang lebih relevan dengan kasus ini, FA juga tercatat pernah bekerja di lingkungan parlemen sebagai tenaga ahli DPR RI.
Latar belakangnya sebagai tenaga ahli inilah yang diduga menjadi pintu perkenalan dan kedekatannya dengan Heri Gunawan, yang merupakan seorang anggota dewan.
Pengalamannya di dua dunia yang berbeda ini menunjukkan bahwa FA bukanlah sosok biasa.
5. Terkait Langsung dengan Korupsi Dana CSR
Posisi Fitri Assiddikki saat ini adalah sebagai saksi yang diduga menerima hasil kejahatan.
Uang dan mobil mewah yang ia terima diduga kuat berasal dari tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Heri Gunawan.
Kasus yang menjerat HG sendiri adalah penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
KPK menduga HG telah menyalahgunakan wewenangnya untuk memotong dan menyelewengkan dana sosial tersebut untuk kepentingan pribadi, yang sebagian alirannya kini terdeteksi mengalir ke kantong FA.
Kasus yang menyeret nama anggota DPR, Heri Gunawan dengan seorang perempuan muda Fitri Assiddikki adalah cerminan buram dari bagaimana korupsi merusak lebih dari sekadar keuangan negara.
Ini adalah kisah tentang bagaimana amanah publik, yang seharusnya tersalurkan melalui dana CSR untuk masyarakat, justru berbelok arah menjadi fasilitas mewah dan aliran dana pribadi.
Keterlibatan FA, seorang figur yang membangun citra sebagai pebisnis kuliner mandiri, membuka tabir bahwa lingkaran korupsi dapat menyentuh siapa saja, mengubah prestasi menjadi aib dalam sekejap.
Tag
Berita Terkait
-
Usai Cecar 3 Biro Travel Haji di Yogyakarta, KPK Sita Uang dalam Mata Uang Asing
-
Jaringan Korupsi Haji 'Dikupas' Tuntas: 70 Persen Biro Travel Sudah Buka Suara ke KPK
-
Setelah Pembalap, KPK Panggil Anak Penyuap Eks Sekretaris MA Hasbi Hasan, Tapi Mangkir...
-
KPK Ungkap Peran Tersangka dari Korupsi Kemenag: Keluarkan Diskresi Pembagian Kuota Haji!
-
Berstatus Tersangka, KPK Kembali Periksa Sekjen DPR Indra Iskandar, Bakal Ditahan?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim