-
Edwin Super Bejo mengalami post-power syndrome yang berdampak sangat buruk.
-
Akibatnya, ia mengurung diri dan menjadi komentator negatif untuk artis lain.
-
Kini, ia belajar untuk ikut bahagia atas kesuksesan orang lain.
Suara.com - Komedian Edwin Super Bejo mengungkap dampak mengerikan dari post power syndrome yang pernah dialaminya.
Sebab kondisi itu tak hanya membuat Edwin Super Bejo terpuruk, tapi juga mengubahnya menjadi pribadi yang negatif dan enggan bersosialisasi.
Salah satu perubahan paling drastis adalah Edwin yang jarang keluar rumah.
Pihak keluarga bahkan tidak mengetahui alasan sebenarnya di balik perilaku tersebut.
"Mereka nggak tahu. Tapi yang mereka tahu, Edwin nggak pernah keluar rumah," kata Edwin di kanal YouTube Trans TV pada Kamis, 23 Oktober 2025.
Ternyata, di balik sikapnya yang mengurung diri, ada pergolakan batin yang lebih besar.
Edwin mengaku dirinya berubah menjadi seorang "komentator" julid untuk tayangan televisi.
Setiap kali melihat artis lain muncul dan sukses, ia secara otomatis melontarkan komentar-komentar negatif sebagai bentuk ketidakpuasan.
"...yang tadi dibilang post-power syndrome, itu adalah jadi komentator sebenarnya. Setiap ada tayangan dikomen, 'Wah, ini nggak bagus'," ungkapnya.
Baca Juga: Rencana Ekspansi Bisnis Warung Ayam Nunung Srimulat yang Sukses Besar
Edwin Super Bejo mencontohkan, nama-nama besar seperti Ayu Ting Ting hingga Ivan Gunawan.
Mereka tak luput dari kritiknya yang pedas saat itu.
"Misal, Ayu Ting Ting muncul, 'Wah, Ayu Ting Ting begini, begini, begini.' Igun begini, semua dikomen. Tanpa disadari. Nggak terima gitu orang lain ada gitu," kata Edwin menjelas.
"Jadi akhirnya jadi negative thinking," timpal Ivan Gunawan yang kemudian dibenarkan Edwin.
Perilaku tersebut muncul dari perasaan tidak terima melihat kesuksesan orang lain, sementara kariernya sendiri sedang meredup.
"Rasa dulu gue tuh yang paling baik," akunya.
Akibatnya, ia tidak bisa mengakui pencapaian atau kehebatan artis lain.
"Jadi, setiap orang muncul yang baik, tidak diakui. Nggak terima," ucapnya.
Kini, Edwin telah mengubah cara pandangnya. Ia belajar untuk ikut bahagia dan mendoakan kesuksesan orang lain, sebagai bagian dari proses penyembuhan dirinya.
Berita Terkait
-
Sudah 3 Kali Dikabarkan Wafat, Sule: Orang Senang Kali Gue Meninggal
-
Puluhan Tahun Jadi Komedian, Nunung Srimulat Stuck Hingga Temukan Lagi Gairah di Film
-
Pandji Pragiwaksono Buka Peluang Dukung Wapres Gibran di Masa Depan
-
Pandji Pragiwaksono Pernah Dicap Jahat Gegara Pilihan Politik, Kini Bela Komika yang Jadi Buzzer
-
Pandji Pragiwaksono Puji Wapres Gibran Rakabuming Raka: Tidak Baperan dan Punya Potensi Besar
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi