-
- Gibran dinilai relevan dan dekat dengan masyarakat, contohnya lewat hal-hal sederhana seperti mainan di meja kerja.
- Pandji mengapresiasi sikap Gibran yang tidak mudah tersinggung, meski sering dijadikan bahan candaan.
- Usia muda Gibran dianggap sebagai potensi besar untuk terus belajar dan berkembang sebagai pemimpin.
Suara.com - Meskipun kerap melontarkan kritik tajam, komika Pandji Pragiwaksono ternyata tetap memiliki pandangan positif terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Pandji mengungkapkan tiga nilai positif yang ia lihat dari sosok putra sulung Presiden RI ke-7, Joko Widodo tersebut.
Hal ini ia sampaikan dalam sebuah perbincangan santai di program Tahan Sabar bersama Tretan Muslim, yang tayang di YouTube, Rabu, 8 Oktober 2025.
Menurut Pandji, nilai positif pertama dari Gibran adalah kemampuannya untuk menjadi sosok yang relevan dengan banyak orang.
Ia mencontohkan kebiasaan Gibran yang menaruh mainan di meja kerjanya, sebagai salah satu hal yang membuatnya terlihat sangat dekat dengan masyarakat.
"Lo pikir dia doang yang naruh mainan? Di kantor-kantor Jakarta juga banyak. Gue yakin," kata Pandji Pragiwaksono.
Nilai positif kedua, kata Pandji, adalah Gibran tidak mudah tersinggung meskipun sering menjadi bahan lelucon atau punchline.
Dan yang ketiga, menurut Pandji, adalah usia Gibran yang masih sangat muda dalam dunia perpolitikan.
Baginya, usia muda Gibran memberinya ruang yang sangat besar untuk terus belajar, dan berpotensi berubah menjadi pemimpin yang lebih baik di masa depan.
Baca Juga: Dukung Program MBG, Pandji Pragiwaksono Tuntut Evaluasi Besar-besaran
"Dia sangat muda, dan sangat mungkin berubah lebih baik," pungkas Pandji Pragiwaksono.
Berita Terkait
-
Jelang 1 Tahun, Mantan Menteri ESDM Kritik Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Gebrakan Gibran di Tangerang: Tanam Jagung Pakai Traktor, Minta Bulog Inovasi Demi Swasembada
-
Viral Roy Suryo Sebut Gibran Tidak Punya Ijazah SMA: Kami Tak Bisa Dipidana
-
Curiga Tak Berijazah SMA, Penggugat Ledek IQ Gibran: Sebut 6 Suku Bangsa Aja Gak Bisa!
-
Gibran Diterpa Isu Ijazah, KPU Solo Pasang Badan: Dokumen Sah Sejak Pilkada 2020
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Sinopsis House of Secrets: The Burari Deaths, Kisah Nyata 11 Anggota Keluarga India Tewas Misterius
-
Sunan Kalijaga Mundur sebagai Kuasa Hukum Erin Taulany
-
Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar
-
Aurora Ribero Bicara Soal Arti Support System di Film Nobody Loves Kay
-
Sinopsis Suka Duka Tawa: Menertawakan Luka Lewat Stand Up Comedy, Lagi Puncaki Netflix
-
Criminal: Ketika Ingatan Agen CIA Masuk ke Otak Narapidana Sosiopat, Malam Ini di Trans TV
-
Rampage: Aksi Dwayne Johnson Selamatkan Kota dari Hewan Buas, Malam Ini di Trans TV
-
Menjelang Magrib 2: Kala Medis Berhadapan dengan Ritual Keji di Desa Terpencil, Malam Ini di ANTV
-
Produktif di 2026, Etenia Croft Kembali Hadirkan Lagu Kau Selalu Ada
-
Vokalis Legenda Hardcore Punk Ngomel ke Penonton Pendukung Trump: Lo Ngerti Lirik Kami Gak?