-
Luna Maya menegaskan bahwa perannya sebagai Suzzanna bertujuan melestarikan warisan dan karakter legendaris, bukan meniru sosok aslinya.
-
Ia menolak anggapan proyek ini sebagai ajang adu kemiripan, melainkan bentuk penghormatan terhadap karya Suzzanna.
-
Luna berharap karakter Suzzanna tetap hidup dan dikenal oleh generasi baru melalui kelanjutan waralaba filmnya.
Suara.com - Aktris Luna Maya akhirnya buka suara menanggapi komentar publik soal perannya sebagai ikon horor legendaris, Suzzanna.
Perempuan berusia 42 tahun ini menegaskan bahwa tujuan di balik pembuatan ulang film-film Suzzanna bukanlah untuk mencari sosok yang sama persis.
Melainkan, ada sebuah misi yang lebih besar untuk menjaga warisan sang Ratu Horor Indonesia.
"Tujuan saya adalah membuat IP itu tetap hidup," ujar Luna Maya di sela sesi penayangan trailer 'Suzzanna: Dosa di Atas Dosa' dalam gelaran Indonesia Comic Con di Jakarta International Convention Center, Minggu, 26 Oktober 2025.
Menurutnya, yang terpenting adalah bagaimana karakter dan 'roh' Suzzanna bisa terus dikenal oleh generasi-generasi baru.
Ia pun secara gamblang menepis anggapan bahwa proyek ini adalah ajang adu kemiripan dengan almarhumah.
"Ini tuh bukan lomba-lombaan mirip-miripan, bukan lomba aktingnya siapa," tegasnya.
Istri Maxime Bouttier ini menganalogikannya dengan karakter pahlawan super legendaris dari luar negeri, yang pemerannya terus berganti.
"Sama ibaratnya kalau kita nonton Superman. Superman satu dengan yang baru, itu kan nggak sama, orangnya berbeda," jelas Luna.
Baca Juga: Luna Maya Produseri Film Sosok Ketiga: Lintrik, Sajikan Fenomena Pelakor Dibalut Horor
Luna berharap, dengan cara ini, sosok Suzzanna tidak akan lekang oleh waktu dan terus menjadi bagian dari budaya populer Indonesia.
Baginya, ini adalah cara agar generasi masa kini dan masa depan tetap mengenal siapa Suzzanna sesungguhnya.
"Bagaimana generasi kita tetap inget dan tetap tahu," katanya.
Oleh karena itu, fokus utamanya bukanlah pada siapa aktor yang memerankan, melainkan pada keberlangsungan kekayaan intelektual atau Intellectual Property (IP) itu sendiri.
"Ini adalah IP yang akan kita lanjutkan untuk generasi-generasi berikutnya," pungkas Luna Maya.
Berita Terkait
-
Masih Mesra, Momen Raisa dan Hamish Daud di Resepsi Luna Maya jadi Sorotan
-
Maxime Bouttier Ajak Ji Chang Wook Sapa Luna Maya
-
Awalnya Takut, Momen Manis Putri Chacha Frederica Bertemu Luna Maya Jadi Perhatian
-
Luna Maya Jelaskan Alasan Tak Datang ke Pernikahan Amanda Manopo, Tak Terlalu Akrab?
-
Prioritaskan Nikah, Luna Maya Pernah Tolak Jadi Produser Film karena Duitnya Pas-pasan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian