-
Kuasa hukum Ammar Zoni menilai sidang online dari Nusakambangan tidak efisien, boros, dan melanggar asas peradilan.
-
PERMA yang dijadikan dasar sidang online dianggap kadaluwarsa dan hanya relevan saat kondisi darurat Covid-19.
-
Ammar bersikeras hadir tatap muka karena sidang online dianggap penuh tekanan dan tidak adil.
Suara.com - Perlawanan tim kuasa hukum Ammar Zoni kini tak hanya soal substansi kasus, tapi juga menyasar logika aneh di balik penyelenggaraan sidang.
Mereka secara blak-blakan menyebut rencana sidang online dari Nusakambangan didasarkan pada aturan "kadaluwarsa" yang bahkan tidak berlaku untuk kasus korupsi.
Pengacara Ammar, Jon Mathias, mempertanyakan efisiensi dan keadilan jika kliennya harus menjalani sidang virtual untuk kasus yang notabene hanya ditangani di level Polsek.
Menurutnya, hal ini jelas melanggar asas peradilan yang seharusnya berjalan murah dan cepat. Memaksakan sidang dari Nusakambangan justru akan membuat negara tekor.
"Azas peradilan kita kan murah, cepat, dan berkeadilan, nah ini kan jadi mahal jadinya," tegas Jon Mathias saat ditemui di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, pada Jumat, 24 Oktober 2025.
Kini, Jon Mathias tengah mengusahakan kliennya hadir langsung di Jakarta untuk menjalani sidang secara tatap muka. Namun usaha tersebut ditolak karena dianggap pemborosan, menghadirkan terdakwa ke ibu kota dari Nusakambangan.
Sang advokat lalu menyindir betapa besarnya biaya yang harus dikeluarkan negara hanya untuk logistik dan pengamanan seorang terdakwa dalam kasus yang relatif kecil.
Jon bahkan menawarkan solusi yang lebih masuk akal, seperti menempatkan Ammar di sel isolasi di Jakarta jika memang dianggap berisiko.
Tak hanya boros, dasar hukum untuk menggelar sidang online juga dipertanyakan habis-habisan.
Baca Juga: Titip Surat dari Nusakambangan, Ammar Zoni: Saya Bukan Pengedar Narkoba
Jon Mathias menegaskan bahwa Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) yang menjadi landasan sidang online dibuat untuk kondisi darurat saat pandemi Covid-19, dan kini sudah tidak relevan.
Dia pun menyoroti adanya standar ganda yang aneh dalam penegakan hukum saat ini.
"Itu kan sebenarnya kalau PERMA yang jadi alasan itu, itu kan karena waktu Covid, darurat kan. Sekarang kan enggak Covid," ujarnya.
"Di sidang-sidang korupsi juga hadir (tatap muka). Kenapa untuk kasus Ammar tidak bisa? Itu jadi pertanyaan masyarakat," semprot Jon lagi.
Sebagaimana diketahui, desakan menghadiri sidang secara langsung datang dari Ammar Zoni sendiri. Dia bersikeras membeberkan kesaksiannya langsung di depan hakim, dan bukan secara online dari Nusakambangan.
Menurut Ammar, bersaksi dari lapas paling keras di Indonesia tersebut sama saja bersaksi di kandang macan yang penuh tekanan.
Berita Terkait
-
Dahsyatnya Dukungan Fans, HP Pengacara Ammar Zoni Sampai Nge-hang Digeruduk Protes Netizen
-
Alasan Sebenarnya Ammar Zoni Ngotot Sidang Tatap Muka, Singgung Kandang Harimau
-
Beri Semangat, Raffi Ahmad Berencana Kunjungi Ammar Zoni di Nusakambangan
-
Ammar Zoni Masih Dipenjara, Ibu Angkat Doakan Bisa Nikah Tahun Depan
-
Kasus Narkoba Bawa Ammar Zoni Ke Nusakambangan, Arie Untung: Koruptor Enggak Digituin!
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Divonis 7 Tahun Penjara, Tim Kuasa Hukum Baru Ammar Zoni Pertimbangkan Banding dan PK
-
Segera Susul El Rumi, Ahmad Dhani Bocorkan Rencana Pernikahan Dul Jaelani dan Tissa Biani
-
Nyaris Tertusuk Besi saat Kecelakaan KRL, Korban Selamat Berkat Cooler Bag
-
Sempat Ragu di Awal, Sahabat Syifa Hadju Ini Minta Maaf ke El Rumi di Hari Pernikahan
-
Mending Negeri atau Swasta? Viral Pria Ini Bongkar Selisih Biaya Rp360 Juta yang Bisa Jadi Aset Anak
-
Viral Debat Panas Bapak-Bapak vs Petugas Saat Kecelakaan KRL, Pertanyakan Sistem Mitigasi KAI
-
Irfan Hakim Ungkap Duka atas Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Bagikan Detik-Detik Mencekam dari Lokasi
-
Sepi Penonton, Film Para Perasuk Dikritik Gara-Gara Casting Kurang Ndeso
-
Indonesian Bounce Music Naik Kelas, Primaria Fest 2026 Jadi Panggung Perayaan Generasi Baru
-
Beda Outfit Mulan Jameela di Nikahan Al Ghazali dan El Rumi, Dikritik Gagal Upgrade