-
Rudal nuklir misterius mengancam Amerika dalam waktu 20 menit.
-
Fokus pada ketegangan realistis, bukan adegan aksi penuh ledakan.
-
Akhir film sengaja dibuat ambigu, memicu rasa penasaran penonton.
Suara.com - Film A House of Dynamite yang baru tayang di Netflix pada 24 Oktober 2025 tembus jajaran top 3 tontonan paling populer di Indonesia.
Film A House of Dynamite yang bergenre thriller politik ini menyajikan ketegangan tingkat tinggi ini dijamin membuat penonton menahan napas.
Disutradarai oleh Kathryn Bigelow, sutradara pemenang Oscar yang dikenal lewat film-film menegangkan seperti The Hurt Locker dan Zero Dark Thirty, A House of Dynamite menjadi tontonan wajib bagi Anda yang suka alur cerita cerdas dan penuh intrik.
Sebelum tayang global di Netflix, film ini sudah mendapat pujian saat tayang perdana di Festival Film Internasional Venesia ke-82.
Lantas, seperti apa sih ceritanya sampai bisa begitu populer?
Sinopsis Film A House of Dynamite
Cerita film ini dibuka dengan situasi yang paling ditakuti dunia modern, yakni sebuah rudal nuklir balistik tak dikenal terdeteksi meluncur lurus ke arah Amerika Serikat, tepatnya di kota Chicago sebagai targetnya.
Pemerintah hanya punya waktu sekitar 20 menit sebelum rudal itu menghantam daratan dan menyebabkan kehancuran massal.
Kepanikan langsung melanda Gedung Putih. Para pejabat tinggi, militer, dan penasihat intelijen berpacu dengan waktu untuk mencari tahu siapa yang meluncurkan rudal ini dan tujuannya.
Baca Juga: Kasus Fitnah Azizah Salsha Naik Penyidikan, YouTuber ResbobbBigmo Terancam Jadi Tersangka?
Awalnya, Kapten Olivia Walker yang diperankan Rebecca Ferguson mengira ini hanya latihan.
Namun, ia segera sadar bahwa ancaman ini nyata. Di sisi lain, Presiden AS yang diperankan Idris Elba dihadapkan pada pilihan paling mustahil dalam hidupnya.
Haruskah ia memerintahkan serangan balasan yang bisa memicu Perang Dunia III? Atau menunggu informasi lebih lanjut dengan risiko jutaan nyawa melayang?
Situasi semakin genting ketika sistem pertahanan rudal gagal mencegat ancaman tersebut.
Berbeda dari film aksi Hollywood pada umumnya, A House of Dynamite tidak menonjolkan adegan ledakan besar atau pahlawan tunggal yang menyelamatkan dunia.
Film ini justru menyajikan ketegangan secara prosedural dan realistis.
Berita Terkait
-
Penjelasan Ending Film Abadi Nan Jaya atau The Elixir, Apakah Ada Sekuel?
-
Seram! Sinopsis Film 'Abadi Nan Jaya': Ramuan Awet Muda Jadi Teror Zombie
-
Film Abadi Nan Jaya Banjir Penonton, Berkat Akting Zombie Kantong Semar
-
Sinopsis Film Penerbangan Terakhir: Cinta, Godaan, dan Gairah di Balik Kokpit
-
Fakta Film Abadi Nan Jaya, Zombie Lokal yang Terinspirasi dari Kantong Semar
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim