Suara.com - Film Abadi Nan Jaya masih menempati peringkat pertama sebagai film paling banyak ditonton di Netflix Indonesia.
Dibintangi sederet aktor papan atas Indonesia, seperti Donny Damara, Eva Celia, Mikha Tambayong dan Dimas Anggara film ini sukses menghadirkan kisah seram yang menegangkan sekaligus emosional.
Mengusung tema zombie outbreak, film ini terasa berbeda dari film zombie Indonesia lainnya karena turut menampilkan unsur budaya lokal yang kuat.
Lantas, apa yang membuat film karya sutradara Kimo Stamboel ini menarik? Simak fakta-faktanya berikut ini.
Film Zombie Pertama Netflix Indonesia
Abadi Nan Jaya menjadi film horror-thriller bertema zombie pertama yang diproduksi dan tayang di Netflix Indonesia. Naskah film ini ditulis oleh Agasyah Karim, Khalid Kashogi, dan Kimo Stamboel sendiri.
Bukan film zombie Indonesia pertama, karena sebelumnya sudah ada Reuni Z (2018), Zeta: When the Dead Awaken (2019), dan serial Zona Merah (2024) yang punya delapan episode.
Terinspirasi Kantong Semar
Tanaman kantong semar menjadi ide inspirasi sekaligus unsur lokal yang diangkat dalam film Abadi Nan Jaya. Ciri khas zombie diambil dari karakteristik tanaman tersebut, yang berurat dan berlubang.
Baca Juga: Sinopsis Danyang Wingit Jumat Kliwon, Film Horor Celine Evangelista sebelum Berhijab
"Zombie zombie ini terinspirasi dari tanaman kantong semar, detail urat-uratnya referensinya kanting semar," terang Special Makeup Effect Film Abadi Nan Jaya, Astrid Sambudiono
Angkat Budaya Lokal
Film Abadi Nan Jaya menonjolkan nuansa lokal, konflik emosional, dan cerita yang dekat dengan budaya Indonesia, membuat ceritanya semakin hidup.
"Saya mikir, apa lokalitas yang bisa kita coba masukin, memperkenalkan ke dunia, salah satunya ya, syuting di pedesaan, ada dangdutnya, dan juga acara sunatan," ujar sutradara Abadi Nan Haya, Kimo Stamboel.
Selain itu, unsur lokal lain yang diperlihatkan dalam film Abadi Nan Jaya ada petasan, toa masjid, jamu, bunyi telolet dan candaan receh.
Totalitas Menjadi Zombie
Berita Terkait
-
Kisah Christine Hakim Dituduh Pakai Dukun untuk Menang Piala Citra
-
4 Film dan Serial Indonesia di Netflix Bertema Zombie, Abadi Nan Jaya Wajib Tonton!
-
Penjelasan Ending Abadi Nan Jaya dan Teori Part 2 yang Mungkin Menanti
-
Terungkap Asal-usul Fedi Nuril Pakai Celak Mata di BIFF
-
Sinopsis As You Stood By, Drama Baru Jeon So Nee dan Lee Yoo Mi Tentang KDRT di Netflix
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Aldi Taher Kenang Vidi Aldiano, Dukungan Tulus untuk Bisikan Jenazah Tak Terlupakan
-
Etika Ziarah Artis Indonesia di Makam Vidi Aldiano Jadi Sorotan Tajam Netizen Malaysia
-
Dikritik Pedas Soal Cokelat Premium, Aurel Hermansyah: Menurutku Itu Kasar
-
Bukti Cinta, DJ Bravy Bikin Tato Wajah Anak Erika Carlina
-
Fenomena Krisis Ojol Ternyata Ini Penyebabnya: Kapitalisme Tingkat Dewa
-
Cindy Rizky Aprilia Diduga 'Jual' Jadwal Jaga Malam, Demi ke Jepang Bareng Suami Maissy?
-
Midnight Diner Masih Ada di Netflix, Tontonan Peredam Stres Sehabis Kerja
-
Gebrakan Iva Deivanna: Dari Panggung Musik, Kini Siap Taklukkan Layar Lebar lewat 2 Film Sekaligus
-
Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
-
Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar