-
Kak Seto didiagnosis stroke ringan di usia 74 tahun.
-
Gaya hidup sehatnya jadi penyelamat dari kondisi lebih parah.
-
Rahasia bugarnya adalah diet vegan dan rutin berolahraga aktif.
Suara.com - Kabar kurang menyenangkan datang dari psikolog anak Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto.
Di usianya yang menginjak 74 tahun, Kak Seto baru saja didiagnosis menderita stroke ringan setelah dilarikan ke rumah sakit.
Kabar ini cukup mengejutkan, mengingat Kak Seto selama ini dikenal sebagai sosok yang sangat bugar dan aktif menerapkan gaya hidup sehat.
Sebelumnya, Kak Seto melalui unggahan di akun Instagramnya pada Selasa (28/10/2025) menceritakan awal mula dirinya merasakan gejala aneh, seperti pusing dan linglung sejak seminggu lalu.
Puncaknya, ia dilarikan ke rumah sakit pada 25 Oktober 2025.
Setelah diperiksa, dokter mendiagnosisnya dengan stroke ringan dan aritmia atau detak jantung tidak beraturan.
Meski terkena stroke, Kak Seto bersyukur kondisinya tidak parah.
Menurutnya, ini adalah buah dari gaya hidup sehat yang telah ia terapkan selama bertahun-tahun.
Ia pun tak lupa memberikan pesan kepada para pengikutnya untuk mulai menjaga kesehatan sejak dini.
Baca Juga: Makin Go Public, Momen Azizah Salsha dan Nadif Zahiruddin di Lapangan Padel
Rahasia Hidup Sehat Kak Seto
Usut punya usut, rahasia kebugaran Kak Seto terletak pada pola makannya yang sangat disiplin.
Sejak 2011, ia telah menjalani diet vegan, artinya ia tidak mengonsumsi produk hewani sama sekali, termasuk susu, telur, dan ikan.
Menu sarapannya pun terbilang unik, ia wajib mengonsumsi lima gelas jus buah segar tanpa tambahan gula, susu, atau es batu setiap pagi.
"Jadi betul-betul fresh. Buah favorit saya alpukat, jeruk, apel, semangka dan pisang," rincinya saat dihubungi Suara.com beberapa waktu lalu.
Untuk makan siang, menunya tak kalah sederhana, ia biasa menyantap sayuran seperti bayam dan kangkung, serta lauk tempe dan tahu.
Berita Terkait
-
Kak Seto Terkena Stroke Ringan, Begini Kondisi Terbarunya
-
BNI Lepas 27.300 Pelari di Wondr JRF 2025 untuk Dorong Ekonomi Hijau dan Gaya Hidup Sehat
-
Tren Minuman Bernutrisi: Dari Jamu ke Collagen Drink, Inovasi Kesehatan yang Jadi Gaya Hidup Baru
-
Krimer Tanpa Gula dan Kolesterol, Pilihan Cerdas untuk Hidup Seimbang
-
RS Swasta Gelar Pameran Kesehatan Nasional, Ajak Publik Hidup Lebih Sehat dan Peduli Diri
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis