-
Rumah Uya Kuya di Jakarta Timur dijarah massa pada 30 Agustus 2025, menyebabkan seluruh isi rumah dan dokumen penting hilang.
-
Uya sempat memiliki firasat usai kasus penjarahan rumah Ahmad Sahroni, namun tidak menyangka hal serupa menimpanya.
-
Selain kehilangan barang berharga, puluhan kucing peliharaannya juga sempat hilang, meski sebagian akhirnya kembali.
Suara.com - Uya Kuya menjadi korban penjarahan. Rumahnya yang berada di kawasan Jakarta Timur, habis dijarah pada 30 Agustus 2025.
Setelah dua bulan berlalu, Uya Kuya menceritakan hal tersebut. Ia berbincang dengan Raffi Ahmad dan Irfan Hakim.
Uya Kuya menerangkan, dirinya sempat memiliki firasat setelah massa datang ke rumah Ahmad Sahroni dan menjarahnya.
"Sebetulnya dari waktu rumah Sahroni udah dijarah tuh kita udah sempet mikir, apa iya ya kita orang bakal masuk?" ungkap Uya Kuya di tayangan FYP Trans 7 pada Kamis, 30 Oktober 2025.
Meski demikian, pria bernama asli Surya Utama ini sempat menepis rasa khawatir. Uya meyakini, massa tidak akan bertindak nekat ke rumahnya.
"Kayaknya enggak deh, orang enggak akan sebar-bar itu," sambungnya.
Karena pemikiran itulah, suami Astrid Kuya ini memutuskan untuk tetap tenang. Ia tidak melakukan persiapan evakuasi besar-besaran terhadap barang-barang berharga di kediamannya.
"Jadi kita tetep positive thinking," tutur Uya Kuya.
Nahas, keyakinan tersebut justru berbuah petaka. Massa benar-benar datang dan menjarah segala isi rumah megah Uya Kuya.
Baca Juga: Astrid Kuya Jadi Perisai Uya Kuya: Jatuh Bersama Bangkit Bersama Till Jannah
Semua aset yang berada di dalam rumah ludes tak bersisa, termasuk dokumen-dokumen penting yang tak ternilai harganya.
"Barang-barang yang dibawa juga enggak ada. Surat-surat, ijazah, semua," kata bapak dua anak ini.
Termasuk kata Uya Kuya, puluhan kucingnya yang hilang. Namun berangsur, peliharaannya pun kembali walaupun tak semua.
Berita Terkait
-
Fakta Pilu Ditemukan Uya Kuya soal Pekerja Migran Indonesia di Malaysia, Mata Dicungkil Gunting
-
Yai Mim Berderai Air Mata, Tak Terima Istrinya Dilabeli Lonte dan Main dengan Kyai
-
Pesan Uya Kuya untuk Bapak-Bapak yang Copot WC saat Penjarahan: Semoga Bermanfaat
-
5 Foto Kondisi Terbaru Rumah Uya Kuya Usai Dijarah, WC Sampai Dicopot!
-
Tak Peduli Garis Polisi, Seorang Ibu Ajak Anak Jarah Rumah Uya Kuya
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kurir Sabu Berkedok Kondektur Bus Ditangkap, Barang Bukti Disembunyikan di Botol Permen
-
Mati Listrik di Cirendeu Sudah Pulih, PLN Ungkap Penyebabnya
-
Minky Momo Rilis OVA Baru, Soroti Kekuatan Mimpi dan Harapan di Era Digital
-
Kronologi Kakek 70 Tahun Tewas Saat Kencan di Hotel Parangtritis
-
Kapan TKA SMA 2026 Dilaksanakan? Simak Jadwal dan Ketentuan Resminya
-
Muktamar NU 2026 di Jombang, Hatim Gazali Dorong Lahirnya Pemimpin Berintegritas
-
Listrik Padam, Peternak Ayam Rugi Ratusan Juta, Kantor PLN Palangka Raya Disegel
-
Lagi! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Pelaku Pencabulan, Modusnya Bikin Geleng-geleng
-
Update Harga HP Samsung Terbaru Agustus 2026: Seri Galaxy A, S, hingga Z
-
Keajaiban Membaca dalam When You Love a Book Karya Kaz Windness