- Hujan deras pada Rabu (4/2/2026) menyebabkan Kali Krukut meluap, merendam puluhan titik permukiman di Jakarta Selatan.
- Kelurahan Petogogan terdampak paling parah dengan genangan air rata-rata mencapai ketinggian 30 sentimeter pada siang hari.
- BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel masif untuk pemantauan dan koordinasi agar genangan air dapat segera surut.
Suara.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Rabu (4/2/2026) pagi mengakibatkan aliran Kali Krukut di Jakarta Selatan kembali meluap dan merendam permukiman warga pada Rabu (4/2/2026).
Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta hingga pukul 13.00 WIB, tercatat puluhan titik di area bantaran kali mulai tergenang air.
Kelurahan Petogogan menjadi wilayah terdampak paling parah akibat kombinasi curah hujan tinggi dan luapan sungai tersebut.
Tercatat sebanyak 39 RT di kelurahan tersebut kini harus berjibaku dengan genangan air yang mengganggu aktivitas warga.
Ketinggian air di kawasan Petogogan tersebut dilaporkan rata-rata mencapai 30 sentimeter.
Tak hanya merendam permukiman di Jakarta Selatan, luapan air juga menyasar infrastruktur jalan raya di wilayah Jakarta Timur.
Satu ruas jalan, tepatnya di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Cipinang Cempedak, kini terendam air dengan ketinggian mencapai 35 sentimeter.
Kondisi ini memaksa para pengendara untuk ekstra waspada saat melintasi jalur penghubung antarwilayah tersebut.
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel secara masif guna memantau kondisi lapangan dan mempercepat surutnya genangan.
Baca Juga: Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
Upaya koordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, hingga Dinas Gulkarmat dilakukan untuk memastikan infrastruktur air bekerja optimal.
"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan.
BPBD DKI juga meminta masyarakat yang tinggal di bantaran sungai maupun wilayah rawan untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
Warga diingatkan untuk segera melapor melalui kanal resmi jika memerlukan bantuan evakuasi atau logistik darurat.
Berita Terkait
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Istri Hamil, Rizky Ridho Segera Punya Momongan
-
Baru Dibuka, 22.494 Tiket Kereta H-1 Lebaran dari Jakarta Ludes Terjual
-
Belum Main di Eredivisie, Media Belanda Sayangkan Mauro Zijlstra Pindah ke Persija
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9
-
Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run
-
Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian