-
Gumpalan darah (clot) berbahaya dapat menyumbat aliran darah ke organ vital.
-
Clot menyumbat usus, lalu paru-paru, dan menjadi penyebab fatal kematian.
-
Jangan sepelekan gejala sakit perut hebat atau sesak napas tiba-tiba.
Suara.com - Kepergian ayah Jerome Polin, Marojahan Sintong Sijabat, menyisakan duka yang mendalam.
Berdasarkan kesaksian sang istri, Chrissie Rahmeinsa, suaminya meninggal akibat adanya clot atau gumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah di usus dan paru-paru.
Lantas, apa sebenarnya clot itu dan mengapa bisa begitu mematikan?
Secara medis, clot atau trombus adalah gumpalan darah yang terbentuk di dalam pembuluh darah, baik arteri maupun vena.
Normalnya, proses pembekuan darah sangat bermanfaat untuk menghentikan pendarahan saat terjadi luka.
Namun, ketika gumpalan darah terbentuk secara tidak normal atau berlebihan, dia justru menjadi ancaman serius.
Gumpalan darah berbahaya ini dapat menghambat, bahkan menghentikan aliran darah ke organ-organ vital seperti jantung, otak, dan paru-paru. Kondisi inilah yang disebut trombosis.
Berawal dari Sakit Perut, Berakhir Fatal di Paru-Paru
Kasus yang menimpa ayah Jerome Polin menggambarkan betapa berbahayanya clot ini. Keluhan awalnya adalah sakit perut hebat yang tak kunjung hilang.
Baca Juga: Ayah Meninggal Dunia, Jerome Polin Tulis Pesan Nyesek: Pa, Siapa yang Bakal Pijit Lagi?
Ini merupakan gejala khas dari mesenteric ischemia, yaitu kondisi tersumbatnya aliran darah ke usus.
Tanpa pasokan darah yang cukup, jaringan usus tidak mendapat oksigen, sehingga bisa mengalami kerusakan hingga kematian jaringan (nekrosis).
Dalam kesaksiannya, Chrissie Rahmeinsa menyebut bahwa hasil CT Scan di rumah sakit Surabaya menunjukkan adanya clot yang menyumbat usus suaminya. Inilah yang menyebabkan rasa sakit perut melilit yang luar biasa.
Kondisi menjadi semakin kritis ketika sebagian dari clot tersebut terlepas, lalu mengalir mengikuti aliran darah, dan akhirnya menyumbat pembuluh darah di paru-paru. Kondisi fatal ini dikenal sebagai emboli paru.
Emboli paru merupakan komplikasi paling berbahaya dari trombosis karena dapat menghalangi pasokan oksigen ke seluruh tubuh, yang berujung pada kegagalan organ dan kematian.
Inilah yang terjadi pada detik-detik terakhir ayah Jerome. Ditemukan clot kedua yang menyumbat pembuluh darah menuju paru-paru, yang menyebabkan kondisinya menurun drastis hingga akhirnya meninggal dunia.
Berita Terkait
-
Ibu Jerome Polin Kenang Kisah Asmara Bersama Suami: Kami Cinta Pertama saat SMA
-
Pilu, Jerome Polin Ungkap Deretan Rencana Bareng Ayah yang Kini Tinggal Kenangan
-
Duduk Sambil Berdoa, Foto Terakhir Ayah Jerome Polin Sebelum Meninggal Dunia
-
Jerome Polin Berduka: Kenang Sosok Ayah yang Penuh Kasih dan Rendah Hati
-
Jerome Polin Kenang Momen Hangat Bersama Sang Ayah: Selamat Jalan Papa
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau
-
Sidang Banding Kasus Chromebook Digelar Hari Ini, Nadiem Minta Hakim Uji Ulang Pertimbangan Putusan
-
Dua Titik Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini
-
Review Film CODA: Harmoni Keheningan, Musik, dan Cinta Keluarga
-
Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup
-
Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
Cara Membedakan Cinta, Manipulasi, dan Penipuan Menurut Detektif Jubun
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal