-
Fedi Nuril menghadapi tantangan baru dalam film Qorin 2 karena harus mempelajari alat musik tradisional Sunda, karinding, sebagai properti penting cerita.
-
Ia mengaku kesulitan memainkannya, karena karinding membutuhkan teknik khusus melibatkan lidah, kerongkongan, dan napas.
-
Setelah berlatih dengan guru ahli, Fedi berusaha menciptakan melodi ikonik yang menjadi penanda munculnya teror dalam film yang tayang 11 Desember 2025.
Tantangan bagi Fedi Nuril tidak berhenti setelah bisa membunyikan karinding tersebut.
Ia menjelaskan bahwa ada tugas yang lebih berat, yaitu menciptakan melodi yang khas dan ikonik.
Suara karinding dalam film harus menjadi penanda kemunculan teror, sebuah audio-cue yang langsung membangun ketegangan bagi penonton.
"Karena PR-nya adalah bukan hanya bisa membunyikan suara, tapi harus membuat nada yang nanti ketika orang nonton, ada bunyi itu dan menjadi ciri khas yang ikonik gitu, untuk memberikan ciri khas di filmnya bahwa nih akan terjadi sesuatu," ucap Fedi Nuril.
Film "Qorin 2" sendiri akan mengisahkan tentang Makmur (diperankan Fedi Nuril) yang bersekutu dengan qorin untuk melindungi anaknya dari perundungan.
Berita Terkait
-
Isu Perundungan Bawa Fedi Nuril Tampil di Film Horor "Qorin 2"
-
Adili Idola Sukses Digelar, Reza Rahadian jadi Tamu Spesial yang Ikut Roasting Fedi Nuril
-
Review Film Pangku: Menyelami Dilema Ibu Tunggal di Pantura yang Terlalu Realistis
-
Setahun Prabowo Menjabat, Fedi Nuril Lantang Bersuara: Saya Tidak Senang dan Sudah Menduga
-
Tak Goyah Meski Ramai Dihujat, Trik Jitu Fedi Nuril 'Bungkam' Buzzer di Media Sosial
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Fakta Syekh Ahmad Al Misry Terungkap: Cuma Penerjemah dan Tinggal Menumpang di Rumah Mertua
-
Nyesek! Rayen Pono Merasa Berdosa Usai Nonton Film Pesta Babi: Ada Praktik Penjajahan di Papua
-
Juicy Luicy Rilis 'Gurun Hujan', Lagu Buat Kamu yang Menanti Pertemuan Tak Pasti
-
Film Pesta Babi: Hutan Mereka Diambil, Seolah Papua adalah Tanah Tak Bertuan
-
'Pesta Para Babi Pembangunan': Lagu Hip-Hop dari Pari Kesit yang Bikin Penguasa Kepanasan
-
Jadi Penutup Tur Asia, Ini Prediksi Daftar Lagu Konser ONE OK ROCK di Indonesia Arena Hari Ini!
-
Perbedaan Mencolok Film Joker dan Sekuelnya, Keduanya Lagi Tayang di Netflix
-
BABYMONSTER Resmi Umumkan Konser di Jakarta Oktober 2026, Catat Tanggal War Tiketnya
-
Review Children of Heaven Versi Indonesia: Melokal dan Lebih Segar Berkat Peran Komika
-
Tolak Kebiri Kiai Ashari, Sikap Komnas Perempuan Tuai Amarah Publik: Korban di Mana?