-
Dul Jaelani menjadi ikon Festival Nyanyian Anak Negeri, ajang pencarian bakat yang menekankan pelestarian lagu dan budaya nasional.
-
Festival ini melalui proses seleksi ketat, hingga terpilih tiga finalis terbaik yang menunjukkan kemampuan vokal dan wawasan kebangsaan.
-
FNAN sukses dan berencana menjadi acara tahunan untuk terus menemukan generasi muda berbakat yang cinta Indonesia.
Suara.com - Musisi Dul Jaelani mendapat kesempatan terlibat melestarikan lagu nasional. Bersama Shanna Shannon, keduanya didapuk menjadi ikon Festival Nyanyian Anak Negeri.
Festival Nyanyian Anak Negeri (FNAN) merupakan ajang pencarian bakat bernyanyi. Tapi bukan hanya sekadar nyanyian, namun yang memiliki unsur nasionalis.
"Saya setuju dengan adanya festival ini. Mungkin ada yang lupa dengan lagu Nusantara, dengan adanya ini, mengingatkan kembali kalau segala kebudayaan patut dilestarikan," kata Dul Jaelani ditemui di RRI, Jakarta Pusat pada Selasa, 18 November 2025.
Terkini, proses yang berlangsung sejak Agustus 2025, telah mencapai puncak. Hari ini, akan ada tiga finalis yang masuk ke babak final.
Lalu, seperti apa perjalanan Festival Nyanyian Anak Negeri? Berikut selengkapnya.
Ratusan finalis berlomba sejak beberapa bulan lalu
Festival Nyanyian Anak Negeri (FNAN) telah digelar beberapa bulan lalu. Ada ratusan peserta dari penjuru negeri yang kemudian diseleksi.
Proses seleksi dilakukan melalui video yang dikirim. Hasilnya, ada 100 peserta berhasil lolos ke babak berikutnya
Selanjutnya, penjurian tahap kedua berlangsung untuk menyaring 38 peserta.
Baca Juga: Peran Mendiang Marissa Haque di Balik Lagu Baru Ikang Fawzi
13 November, peserta kembali disaring dan masuk semi final. Di sini, dewan juri yang terlibat ada Vicky Sianipar
(seniman tradisi), Pay Burman (producer, musisi, pencipta lagu), Neno Warisman (budayawan, artis), dan Rian D’Massive (penyanyi).
Hasilnya, 10 peserta dibawa untuk menjalani proses final yang dilakukan hari ini. Sampai akhirnya terpilih tiga besar.
"Alhamdulillah hari ini kita sudah sampai final. Ini menjadi bagian dari gerakan kita tentang bagaimana terus-menerus menjaga dan melestarikan nilai-nilai ke-Indonesiaan di masyarakat Indonesia, terutama kalangan anak-anak muda," ujar Ahmad Doli Kurnia, Inisiator Festival Nyanyian Anak Negeri.
Tanggung Jawab Besar Dul Jaelani
Sebagai ikon acara, Dul Jaelani mengaku bangga, tapi juga sadar tugasnya tidak main-main.
Musisi berusia 25 tahun ini melihat sendiri bagaimana para finalis dilatih keras, bukan hanya soal vokal, tapi juga soal wawasan kebangsaan.
Menurut Dul Jaelani, kemampuan para finalis sangat bagus dan merata.
Hal itu membuat para juri jadi susah banget untuk menentukan siapa yang akan jadi pemenangnya.
"Semua pintar, good passion, attitude juga oke. Jadi sungguh sulit menentukan pemenang," jelas Dul Jaelani.
Sebagai ikon, Dul Jaelani juga bertugas untuk memperkenalkan musik nasional kepada peserta. Walaupun bukan hal mudah baginya.
"Ya, ya harus memberi contoh yang baik gitu. Ibarat, masa duta skincare jerawatan kan enggak bagus," candanya.
Akan Jadi Acara Tahunan
Karena acaranya sukses dan dianggap membawa dampak baik, FNAN rencananya akan diadakan setiap tahun.
Tujuannya agar bisa terus menemukan bakat-bakat baru yang punya karakter dan cinta Indonesia.
Ahmad Doli Kurnia juga menjelaskan apa yang membuat FNAN beda dari acara pencarian bakat lain yang sering kita lihat di TV.
"Insya Allah ini akan kita upayakan menjadi acara tahunan yang rutin. Bedanya, ini adalah kita mau menghasilkan anak-anak muda Indonesia yang mempunyai karakter, jati diri, dan pengetahuan yang banyak dan lengkap tentang Indonesia, sekaligus bisa mengartikulasikan ke-Indonesiaan mereka dengan cara mereka yaitu bernyanyi," tutupnya.
Berita Terkait
-
Reaksi Adem Dul Jaelani Dengar Isu Keretakan Rumah Tangga Ahmad Dhani dan Mulan Jameela
-
Kisah Iwan Fals: Dulu Bolos Sekolah Demi Gitar Hingga Jadi Guru Karate Sejak 1987
-
Setahun Vakum Demi Anak, Fiersa Besari Umumkan Comeback: Sampai Jumpa di Panggung!
-
Transparansi Royalti Musik di Indonesia Bukan Mustahil, Ini Salah Satu Solusinya
-
Cerita Perjalanan Karier Rossa, Sang Diva yang Minim Obsesi Tapi Kaya Inovasi
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
Terkini
-
Sapa Warga SCBD, Film Pelangi di Mars Hadirkan Balon Bentuk Robot 10 Meter
-
Viral Alumni LPDP Bangga Anak Bukan WNI, Melaney Ricardo Beri Pesan Menohok
-
Rizky Nazar dan Laura Moane Temani Ramadan Lewat A dan Z: InsyaAllah Cinta
-
Nasya Suapi Ibu Tiri Duluan Saat Ultah ke-17 Bikin Heboh, Okie Agustina Beri Klarifikasi
-
Sinopsis The Night Agent Season 3, Gabriel Basso Kembali dengan Misi yang Lebih Menegangkan
-
Balas Connell Twins, Jennifer Coppen: Aku Punya Banyak Teman Cowok, Bukan Berarti Auto Digilir
-
Setelah Rachel Vennya, Kini Pacar Okin Saling Sindir dengan Regina Phoenix
-
Strategi Cerdas Sarah Kim yang Bikin Detektif Mu Gyeong Frustrasi di The Art of Sarah
-
Inara Rusli dan Wardatina Mawa Saling Sindir, Ada yang Dibilang Sibuk Jadi Artis Baru
-
Sinopsis Hoppers: Eksperimen Gila Pindahkan Tubuh Manusia ke Robot Berang-berang