Entertainment / Film
Kamis, 19 Februari 2026 | 21:00 WIB
Konferensi pers series A dan Z: InsyaAllah Cinta di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Kamis, 19 Februari 2026 [Suara.com/Tiara Rosana].
Baca 10 detik
  • Vidio merilis serial A dan Z: InsyaAllah Cinta mulai 19 Februari 2026, hasil adaptasi cerita populer Wattpad.
  • Serial ini menjadi proyek perdana yang mempertemukan Rizky Nazar (sebagai Gus Abyan) dan Laura Moane (sebagai Zara).
  • Mengangkat tema perjodohan dan kedewasaan dengan pendekatan religi yang ringan dan emosional, tanpa kesan menggurui.

Suara.com - Menyambut bulan suci Ramadan, platform streaming Vidio resmi meluncurkan serial terbaru mereka, A dan Z: InsyaAllah Cinta pada hari ini, Kamis, 19 Februari 2026.

Serial produksi Screenplay Films bekerja sama dengan Wattpad Studios ini menjadi tontonan yang paling dinanti karena mempertemukan Rizky Nazar dan Laura Moane untuk pertama kalinya dalam satu proyek layar kaca.

Diadaptasi dari karya populer Erlis Kurnianti yang telah dibaca lebih dari 29 juta kali di Wattpad, serial ini mengisahkan perjalanan Zara (Laura Moane), seorang mahasiswi kedokteran yang harus menerima amanah terakhir kakaknya, Fara (Zoe Abbas Jackson).

Sebelum meninggal dunia, Fara meminta Zara menikahi laki-laki yang telah dijodohkan dengannya, yakni Abyan (Rizky Nazar).

Abyan, atau yang akrab disapa Gus Abyan, merupakan putra pemilik pesantren yang tenang dan menjunjung tinggi nilai agama.

Kontras dengan Zara yang ceria, spontan, dan impulsif, pernikahan mereka menjadi sebuah perjalanan pendewasaan yang penuh dinamika.

Proses Adaptasi dan Tantangan Alur Cerita

Membawa cerita populer dari platform digital ke layar visual bukan perkara mudah. Penulis skenario sekaligus Creative Producer dari Screenplay Films, Keke Mayang, menjelaskan bahwa mereka harus memadatkan alur cerita tanpa menghilangkan esensi emosinya.

"Bukunya sangat penuh dengan konflik dan emosi. Kami hanya mengambil sekitar 50 persen cerita untuk disesuaikan dengan format delapan episode. Tantangannya adalah bagaimana membuat alur novel yang panjang tetap terasa taat pada storyline aslinya namun kuat secara dramatik di layar," jelas Keke Mayang saat konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Kamis.

Baca Juga: Apakah Makan Kurma Harus Ganjil? Ini Penjelasannya Menurut Hadis

Erlis Kurnianti, sang penulis novel, mengaku terharu melihat karakter ciptaannya menjadi nyata.

"Rasanya campur aduk, ada senang dan bahagia. Sosok Abyan, Zara, dan Fara benar-benar hidup dalam versi adaptasi ini. Pesan moralnya adalah tentang takdir yang mengharuskan dua orang menjadi satu melalui proses keikhlasan," ungkapnya.

Chemistry 'Green Flag' dan Karakter 'Cegil'

Rizky Nazar yang memerankan Abyan menuturkan bahwa karakter ini adalah salah satu peran paling positif yang pernah dirinya mainkan. Dia bahkan menyebut Abyan sebagai sosok the greenest flag.

"Abyan ini bener-bener baik, ngomongnya lembut, dan enggak pernah marah. Tantangannya adalah menjaga attitude karena dia anak seorang Kyai. Saya harus observasi bagaimana tata krama orang yang paham agama supaya pembawaannya tidak over dan tetap natural," beber aktor 29 tahun tersebut.

Di sisi lain, Laura Moane mengaku karakter Zara sangat dekat dengan kepribadian aslinya yang "cegil" atau ceriwis.

"Kak Key dan Kak Keke langsung bilang kalau ceriwisnya Zara itu aku banget. Jadi menjalaninya sangat natural," ungkap Laura.

Meski memiliki perbedaan usia delapan tahun di dunia nyata, sutradara Key Mangunsong memuji profesionalisme keduanya dalam membangun kedekatan di tengah jadwal syuting yang padat.

"Mereka membangun chemistry bahkan tanpa sepengetahuan saya. Hubungan karakter mereka berkembang dari cuek hingga tumbuh cinta, dan itu dimainkan dengan sangat sempurna," puji Key.

Religi yang Ringan dan Sentuhan Personal

Berbeda dengan drama religi pada umumnya, serial ini menjanjikan pendekatan yang tidak menggurui.

Key Mangunsong menekankan bahwa nilai-nilai religi dalam A dan Z mengalir lewat tindakan dan pengambilan keputusan para karakter.

"Religinya terletak pada keikhlasan dan kesabaran saat menghadapi tragedi. Ini bukan religi yang berceramah, tapi tentang bagaimana karakter bertahan dalam rencana Tuhan yang tidak pernah mereka duga," tegas sang sutradara.

Kedalaman emosi serial ini juga dirasakan secara personal oleh Laura Moane. Baginya, adegan kehilangan anggota keluarga dalam naskah terasa sangat nyata.

"Aku merasa relate dengan Zara karena dia kehilangan sosok yang paling disayang. Di kehidupan nyata, aku juga kehilangan ayahku, jadi saat adegan itu emosinya benar-benar ngena," tutur Laura.

Dukungan serupa juga datang dari Zoe Abbas Jackson yang memerankan Fara.

"Fara adalah jembatan cinta mereka. Perannya sangat besar dan emosional meski singkat. Ini tentang rasa percaya seorang kakak terhadap adiknya," tambah Zoe.

Vidio Original Series A dan Z: InsyaAllah Cinta dijadwalkan tayang mulai Kamis, 19 Februari 2026. Penonton dapat menikmati episode satu dan dua secara gratis, sementara episode baru akan diperbarui setiap hari Kamis eksklusif hanya di platform Vidio.

Serial ini diproyeksikan menjadi tontonan hangat yang relevan dengan problematika kehidupan generasi muda di tengah suasana Ramadan.

Load More