- Aa Juju membocorkan, biaya hidup selama di India tergolong sangat murah.
- Meski begitu, urusan perut sempat menjadi kendala.
- Aa Juju juga meluruskan stigma masyarakat Indonesia mengenai istilah 'Vrindavan'.
Suara.com - Konten kreator yang dikenal dengan nama Aa Juju baru saja menyelesaikan perjalanannya dari India.
Aksi nekatnya bepergian seorang diri ke Negeri Bollywood tersebut sukses mencuri perhatian publik hingga menjadi viral di media sosial.
Ditemui di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Jumat (21/11/2025), Aa Juju membeberkan alasannya memilih India sebagai destinasi wisata.
Rasa penasaran yang tinggi terhadap konten makanan jalanan India yang sering muncul di laman For You Page (FYP) menjadi pemicu utamanya.
"Karena di FYP-FYP itu banyak banget orang yang ngubek-ngubek India, terus ngobel-ngobel makanan India. Jadi gue pengen tahu, ternyata bener," ungkap Aa Juju.
Selama 18 hari menjelajahi berbagai kota di India, A Juju mengaku tidak menghabiskan dana yang fantastis.
Ia membocorkan bahwa biaya hidup selama di sana tergolong sangat murah, meskipun nominal tersebut di luar tiket pesawat pulang pergi.
"Aku 18 hari, Rp 15 juta. Hotel, makan, udah termasuk pindah-pindah semua," jelasnya merinci pengeluaran selama perjalanan.
Meski begitu, urusan perut sempat menjadi kendala bagi sang kreator konten di awal kedatangannya.
Baca Juga: Kemarin Ngamuk, Nyak Kopsah Kini Terima Kasih ke A Juju Usai Warung Makannya Diulas Negatif
A Juju sempat kesulitan beradaptasi dengan kuliner lokal yang cara penyajiannya dinilai kurang higienis, sehingga ia memilih makanan cepat saji internasional.
"Gue makannya McD, KFC, Pizza Hut gitu. Tapi setelah gue coba, bawangnya enak banget. Bawangnya super enak banget, parah enak banget," tutur A Juju antusias mengenai penemuan kuliner favoritnya.
Pengalaman paling tak terlupakan sekaligus menegangkan terjadi saat ia menyambangi kediaman aktor legendaris Shah Rukh Khan.
Tanpa disengaja, kedatangannya bertepatan dengan momen ulang tahun sang mega bintang, yang membuat suasana di sekitar lokasi menjadi sangat kacau dan penuh sesak.
Kerumunan massa yang membludak membuat pihak kepolisian setempat bertindak tegas untuk membubarkan kerumunan.
Apesnya, A Juju turut menjadi korban tindakan represif petugas keamanan saat sedang berada di tengah lautan manusia tersebut.
Berita Terkait
-
Kemarin Ngamuk, Nyak Kopsah Kini Terima Kasih ke A Juju Usai Warung Makannya Diulas Negatif
-
Profil dan Biodata A Juju, Food Vlogger yang Diprotes Nyak Kopsah Gegara Konten Kuliner Jujurnya
-
Bela Diri, Nyak Kopsah Sebut A Juju Ambil Sendiri Kantong Kresek untuk Bungkus Makanan Sisa
-
Biodata dan Profil A Juju Makan Lur, Food Vlogger yang Diprotes Pemilik Warung Bang Madun Gegara Kontennya
-
Profil A Juju, Food Vlogger yang Dilabrak Madun Oseng 'Nyak Kopsah' Gegara Review Jujur Warung Makan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA