- Serial Original Vidio berjudul "Sugar Baby" dibintangi oleh Adipati Dolken, Winky Wiryawan, dan Davina Karamoy
- Serial ini menyoroti bahwa Sugar Baby dan Ani-ani adalah hal yang berbeda
- Sutradara Aldo Swastia memutuskan tidak menggunakan Intimacy Coordinator, melainkan mengandalkan komunikasi terbuka dan profesionalisme antara aktor
Serial ini juga mencoba meluruskan stigma yang beredar di masyarakat mengenai istilah sugar baby.
Winky Wiryawan, yang juga bertindak sebagai produser musik untuk original soundtrack berjudul Bad News, memberikan pandangannya yang cukup tajam.
"Ani-ani dan Sugar Baby itu totally different things. Ani-ani, lu bisa ketemu di satu malam. Kalau Sugar Baby itu, banyak teman gue yang jadi Sugar Daddy itu terlibat perasaan beneran," jelas Winky blak-blakan.
Menurut suami Kenes Andari ini, hubungan tersebut seringkali terjadi karena adanya kekosongan dalam rumah tangga si lelaki, yang kemudian diisi oleh kehadiran sugar baby.
"Walaupun memang ada lust (nafsu) di situ, tentunya pasti. Tapi biasanya itu memang ke belakangnya mereka jadi lama, jadi pacaran," tambahnya.
Davina Karamoy, yang memerankan Susan, juga menegaskan perbedaan tersebut lewat satu dialog ikonik dalam serial ini, yaitu "Ani-ani no, Sugar Baby yes".
Davina menjelaskan bahwa karakternya, Susan, terpaksa terjun ke dunia tersebut karena desakan ekonomi keluarga, sebuah potret yang banyak terjadi di dunia nyata.
"Banyak sugar baby di luar sana yang kondisinya mirip Susan, harus menghidupi keluarga karena enggak punya orang tua. Sebenarnya dia enggak mau, tapi sudah enggak ada pilihan lain," tutur aktris 23 tahun tersebut.
Tanpa 'Intimacy Coordinator', Mengandalkan Kepercayaan
Baca Juga: Menelaah Larisnya Series 18+ di Indonesia
Mengingat serial ini memiliki rating 18+ dengan beberapa adegan dewasa dan intim, isu mengenai keamanan aktor menjadi sorotan.
Menjawab pertanyaan mengenai penggunaan Intimacy Coordinator, Aldo Swastia menjelaskan bahwa tim produksi memilih pendekatan komunikasi yang terbuka antar pemain.
"Sebenarnya kalau misalnya kita melibatkan Intimacy Coordinator waktu itu, menjadi terlalu serius jadinya mikirnya. Sementara isunya lebih ke yang lain, yang lebih luas dan lebih relatable," jelas Aldo.
Aldo memastikan bahwa kenyamanan pemain adalah prioritas utama. Winky Wiryawan pun menceritakan pengalamannya saat harus melakoni adegan ciuman dengan Davina.
"Aku sama Davina itu begitu pas ngelihat script-nya, udah langsung kayak tahu bahwa, 'Oke, ditandain pakai stabilo merah'. Aku langsung straight to the point sama Davina kayak, 'Daf, batasannya boleh sampai mana?'," cerita Winky.
Davina pun menambahkan bahwa dirinya tidak merasa kesulitan membangun chemistry dengan lawan mainnya, meski ini adalah proyek pertama mereka bersama.
"Untungnya Kak Winky super profesional, sopan banget, selalu izin dulu sebelum adegan, jadi aku merasa aman dan nyaman," imbuh Davina.
Bagi kamu yang penasaran dengan kelucuan Arthada yang baru debut akting, transformasi Shakira Jasmine menjadi sosok antagonis, serta intrik cinta segitiga antara sopir dan sugar baby, jangan lewatkan Sugar Baby mulai 29 November 2025 di platform Vidio.
Berita Terkait
-
Serial Terlaris dan Paling Banyak Ditonton di Vidio Sepanjang 2025
-
Selain Davina Karamoy, Deretan Artis Ini Juga Sempat Terseret Rumor Menjadi Sugar Baby
-
Main di Series Sugar Baby, Davina Karamoy Lakukan Riset Khusus
-
Deretan Film Adipati Dolken dan Mawar De Jongh, Terbaru Whats Up with Secretary Kim?
-
Deretan Pemain Film Whats Up with Secretary Kim? Versi Indonesia
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Cara Cek dan Sanggah Data Desil Lewat HP, Segera Update Sebelum Agustus 2026!
-
Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru
-
Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat
-
Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG
-
PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun
-
Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak
-
9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM
-
Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?
-
JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya
-
Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun