- Epy Kusnandar berwasiat keras untuk dimakamkan di Garut, tanah kelahirannya, dan menolak negosiasi istrinya, Karina Ranau, soal lokasi.
- Permintaan dimakamkan di Garut adalah agar berdampingan dengan makam ibunya, menunjukkan kerinduan dan kepulangan spiritual.
- Epy meminta sang istri tidak perlu menengok lagi jika merepotkan, sebagai bentuk permintaan maaf karena merasa telah banyak merepotkan selama hidup dan kemudian sakit.
Kendati demikian, Karina Ranau masih mencoba memberikan alasan logis terkait biaya dan kerumitan transportasi jenazah ke luar kota.
"Ke Garut kan jauh, belum sewa ambulans, belum ini itu", ujar Karina menambahkan argumennya.
Kekhawatiran Karina sangat manusiawi, mengingat persiapan membawa jenazah ke luar kota memang membutuhkan persiapan ekstra, mulai dari administrasi hingga biaya ambulans yang tidak sedikit.
Namun, yang membuat percakapan ini begitu menyayat hati dan kini menjadi kenangan pilu bagi publik adalah alasan utama Epy Kusnandar bersikeras ingin dibawa ke Garut.
Di balik ketegasannya, tersimpan rasa rendah hati dan cinta yang luar biasa kepada ibundanya yang telah lebih dulu berpulang.
Epy menyadari bahwa selama sakit, ia mungkin telah banyak merepotkan Karina. Oleh karena itu, ia meminta satu hal terakhir.
Dengan suara yang menyiratkan kepasrahan dan permohonan, Epy Kusnandar bilang, "Ini permintaan terakhir saya. Selama ini saya ngerepotin kamu. Dan kalau kamu merasa repot saya dimakamin di kampung halaman saya, berdampingan sama ibu saya. Itu permintaan terakhir saya. Setelah itu kamu nggak nengok saya nggak apa-apa".
Berita Terkait
-
Epy Kusnandar Meninggal Dibilang 'Mampus Mati', Karina Ranau Resmi Lapor Polisi
-
Karina Ranau Protes, Foto Almarhum Epy Kusnandar Dipakai Jual Jaket Kang Mus
-
Karina Ranau Ngamuk Dibilang Lebay Lebaran di Makam Epy Kusnandar, Tantang Hater Ketemu
-
Momen Istri Epy Kusnandar Sahur di Makam Tuai Pro Kontra, Apa Hukumnya?
-
2 Bulan Ditinggal Epy Kusnandar, Warung Jukut Miliknya Tetap Ramai dan Raup Omzet Besar Tiap Hari
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu