Misterius, Nusron Wahid Menghilang Usai Empat Orang Dekat Ditangkap KPK

Kamis, 17 September 2026 | 11:33 WIB
Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nusron Wahid memberikan keterangan pers usai meninjau pagar laut di Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. (ANTARA/Azmi Samsul Maarif)
  • Menteri ATR/BPN Nusron Wahid absen dari dua rapat DPR di Jakarta setelah KPK melakukan OTT suap HGB.
  • KPK menetapkan empat tersangka dekat Nusron dan menyita barang bukti uang tunai senilai Rp100 miliar.
  • Istana Kepresidenan menyatakan Presiden tidak akan melakukan intervensi terhadap proses hukum yang berjalan di KPK.

Suara.com - Keberadaan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menjadi tanda tanya setelah dirinya belum kembali muncul ke ruang publik menyusul operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kasus dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) tersebut menjerat sejumlah pihak di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Nusron tercatat dua hari berturut-turut tidak menghadiri rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Absennya Nusron bermula pada Selasa (15/9), saat Komisi II DPR menggelar rapat pembahasan pengelolaan aset pemerintah daerah dan Aset BUMD.

Pada agenda yang berlangsung sehari pasca-OTT KPK tersebut, Nusron mendelegasikan kehadirannya kepada Wakil Menteri ATR/BPN, Ossy Dermawan.

Di sisi lain, rapat tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian beserta sejumlah gubernur.

Keesokan harinya, Rabu (16/9), bertepatan dengan pengumuman status tersangka oleh KPK, Nusron kembali tidak terlihat dalam rapat penetapan dan penyesuaian RKA K/L Tahun 2027 hasil pembahasan Badan Anggaran DPR.

Posisi Nusron di meja rapat parlemen kembali diisi oleh Ossy Dermawan.

Selepas rapat, Ossy menyatakan bahwa kedatangannya ke DPR merupakan bentuk pelaksanaan tugas resmi dari sang menteri.

Terkait pertanyaan mengenai keberadaan serta agenda Nusron Wahid, Ossy menyebut pimpinannya memiliki agenda lain, kendati ia tidak merinci secara spesifik kegiatan yang dimaksud.

"Tentunya terkait agenda dan jadwal Bapak Menteri, ya, mungkin sudah menyesuaikan dengan agenda dan jadwal beliau yang sudah terjadwalkan," ujarnya kepada wartawan.

"Artinya, beliau memiliki penugasan dan kegiatan yang sudah terjadwal," imbuhnya.

Ossy juga mengaku tidak mengetahui lokasi pasti Nusron saat ini, baik sedang berada di Jakarta maupun di luar daerah.

Namun, ia menepis spekulasi yang menyebut Nusron tengah mengalami gangguan kesehatan, mengingat koordinasi kerja kedinasan masih berlangsung rutin.

"Setiap hari kami terus berkomunikasi karena kan kementeriannya masih dipimpin oleh beliau," tuturnya.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com