- Film Colombiana (2011), hasil karya Luc Besson, berpusat pada kisah balas dendam Zoe Saldana.
- Kisah dimulai di Bogota 1992, di mana Cataleya Restrepo menyaksikan pembunuhan orangtuanya sebelum pindah ke Chicago.
- Film aksi thriller ini sukses menghibur lewat eksekusi stylish dan penampilan fisik aktris utamanya yang memukau.
Suara.com - Bagi penggemar genre action-thriller, nama Luc Besson adalah jaminan mutu untuk kisah-kisah femme fatale yang mematikan.
Setelah sukses dengan La Femme Nikita dan Léon: The Professional, Besson kembali lewat naskah Colombiana (2011) yang disutradarai oleh Olivier Megaton.
Meski telah dirilis lebih dari satu dekade lalu, film yang menampilkan pesona mematikan Zoe Saldana ini tetap menjadi tontonan favorit yang kerap dicari di layanan streaming maupun tayangan televisi kabel.
Berikut adalah sinopsis lengkap dan ulasan mendalam mengenai Colombiana, sebuah kisah di mana trauma masa kecil berubah menjadi senjata pembunuh yang dingin.
Sinopsis: Bunga Anggrek sebagai Tanda Kematian
Cerita bermula di Bogota, Kolombia, pada tahun 1992.
Cataleya Restrepo, seorang gadis kecil berusia sembilan tahun, harus menyaksikan kedua orang tuanya dibantai secara brutal oleh tangan kanan gembong narkoba Don Luis, Marco (Jordi Mollà).
Sebelum meninggal, sang ayah memberikan Cataleya sebuah microchip berisi informasi penting dan alamat pamannya di Chicago, Amerika Serikat.
Dengan ketangkasan yang luar biasa untuk anak seusianya, Cataleya berhasil melarikan diri dari kejaran mafia, menelan microchip tersebut, dan berhasil sampai ke Kedutaan Besar AS.
Baca Juga: Sinopsis 13 Days 13 Nights, Film Berlatar Perang Amerika vs Taliban
Sesampainya di Chicago, ia bertemu dengan pamannya, Emilio (Cliff Curtis). Alih-alih ingin bersekolah seperti anak normal, Cataleya kecil menatap mata pamannya dan mengucapkan satu permintaan yang mengerikan: "Aku ingin menjadi pembunuh."
15 tahun kemudian, Cataleya (Zoe Saldana) telah tumbuh menjadi pembunuh bayaran profesional yang bekerja di bawah bayang-bayang.
Di siang hari, ia tampak seperti wanita biasa, namun di malam hari, ia memburu para penjahat.
Ciri khasnya adalah meninggalkan gambar bunga anggrek Cattleya di tubuh korbannya, sebuah pesan tersembunyi yang ditujukan khusus untuk Don Luis, bahwa gadis kecil yang dulu lolos kini datang untuk menuntut balas.
Zoe Saldana Menopang Seluruh Film
Saldana memberikan kredibilitas pada karakter yang sebenarnya sulit dipercaya. Ia memiliki keanggunan seorang penari namun dengan intensitas seorang predator.
Berita Terkait
-
Sinopsis 13 Days 13 Nights, Film Berlatar Perang Amerika vs Taliban
-
Sinopsis Film My Crazy Feminist Girlfriend, Comeback Mei Nagano yang Tuai Kontroversi
-
Force of Nature: Mel Gibson Hadapi Perampok di Tengah Badai, Malam Ini di Trans TV
-
Rambo: Last Blood: Salam Perpisahan Paling Brutal dari Sylvester Stallone, Malam Ini di Trans TV
-
Review Film Timur: Dipenuhi Citra Baik TNI AD
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Curhat di Threads, Citra Scholastika Soroti Etika Booking Jasa Penyanyi
-
Visinema Studios Meriahkan JFF for Kids 2026 Lewat Nussa, JUMBO, dan Na Willa
-
Intip Benefit Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, dari Fan Sign hingga Foto Berdua
-
Kasus Hanania Group: Keanu AGL Penuhi Panggilan, Awkarin Mangkir Tanpa Kabar
-
Jelang Fan-Con di Jakarta, Kim Myungsoo Sapa Penggemar: Aku Sudah Menantikan Momen Ini
-
Betrand Peto Semprot Karyawan Sarwendah yang Sindir Ruben Onsu: Jangan Lari, Buka Kolom Komentar
-
Ditolak Hotel karena Takut Citra Angker, Film Dosa Bangun Set Sendiri hingga Sewa Dua Studio
-
Lewat Nobody Loves Kay, Aurora Ribero Ajak Anak Muda Hargai Setiap Mimpi
-
Reaksi Produser Film Dosa Saat Dilaporkan Ratu Sofya ke Polisi, Bantah Gimick Marketing
-
Betrand Peto Menangis Lihat Video Sarwendah, Bela Ruben Onsu: Ayahku Bukan Anjing, Bukan Bencong