Suara.com - Warung makan milik almarhum Epy Kusnandar, Jukut Goreng Samali akhirnya kembali beroperasi setelah sempat tutup hampir dua minggu setelah meninggalnya sang aktor.
Pembukaan kembali warung tersebut dilakukan di tengah suasana duka yang masih menyelimuti keluarga.
Meski aktivitas operasional sudah berjalan normal, Karina Ranau menyampaikan permohonan tegas kepada media dan konten kreator agar tidak meliput atau membuat konten di warung tersebut.
Permintaan itu disampaikan sebagai bentuk penjagaan suasana batin keluarga yang masih berduka.
"Dengan tidak mengurangi rasa hormat, mohon banget sembah sujud banget dengan kalian. Media, ataupun konten kreator bisa tahan dulu enggak untuk meliput atau ngonten di warung kami," ujar Karina melalui unggahannya pada Sabtu (13/12/2025)
Karina menjelaskan bahwa pihaknya hanya menunggu kehadiran pengunjung yang hanya ingin makan di warungnya.
"Kami menunggu kehadiran para tamu hanya benar-benar untuk makan saja, karena ini sebagai pengobat hati kami yang sedang berduka," katanya.
Menurut Karina, duka yang dirasakan keluarga masih sangat dalam dan belum pulih sepenuhnya.
Kondisi tersebut membuat keluarga membutuhkan ruang untuk menenangkan diri.
Baca Juga: Totalitas Akting buat Istri Epy Kusnandar Kagum: Dia Seniman Gila!
Ia bahkan mengungkap soal kondisi makam Epy Kusnandar yang dianggapnya masih sangat baru.
"Makam almarhum masih basah, jasadnya masih basah," tulis Karina pilu.
Warung Jukut Goreng Samali kembali dibuka
Karina menegaskan bahwa keluarga hanya meminta pengertian atas waktu dan kondisi yang sedang mereka alami.
Ia pun meminta media dan konten kreator agar bisa meminta izin lebih dulu sebelum meliput.
"Kalaupun mau meliput, apakah salah jika kami meminta untuk persetujuan dari kami terlebih dahulu, boleh kan?" imbuhnya.
Karina berharap semua pihak dapat memahami situasi yang sedang dihadapi. Ia menilai empati dan kesabaran menjadi hal yang sangat berarti dalam masa berkabung.
Berita Terkait
-
Totalitas Akting buat Istri Epy Kusnandar Kagum: Dia Seniman Gila!
-
Jauh dari Kata Mewah, Koleksi 'Rongsokan' Epy Kusnandar Bakal Dimuseumkan Istri
-
Anak Epy Kusnandar Minta Media Tak Cari Tahu soal Ibu Kandungnya: Jangan Ganggu Kehidupan Mama
-
Gala Premiere Film Qorin 2 Penuh Haru, Keluarga Kenang Totalitas Epy Kusnandar Sebelum Meninggal
-
Sosok Aris Nugraha yang Disebut Epy Kusnandar saat 'Pamit' ke Istri
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kebakaran Akibat Lilin Pengusir Lalat, Begini Kondisi Rumah Anisa Rahma setelah Sebulan Berlalu
-
Kembalikan Uang Hanania Travel, Dara Arafah Mengaku Lebih Kasihan dengan Para Korban
-
Dukung Portugal demi Ronaldo, Fadi Alaydrus Malah Jagokan Negara Ini Juara Piala Dunia 2026
-
Tepis Isu Bermusuhan, Anisa Rahma Ungkap Isi Chat Pribadinya dengan Sarwendah di Tengah Masalah
-
Sempat Dirahasiakan, Raffi Ahmad Akhirnya Ungkap Penyakit yang Membuatnya Harus Dioperasi
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar, Amy Qanita Akui Sempat Syok
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Pintu Didobrak Hingga Dibentak Oknum Pejabat, Choky Sitohang Alami Intimidasi
-
Sarwendah Kirim Surat Ajak Ruben Onsu Bertemu, Pengacara Jadwalkan Bulan Depan