- Acara "Doa Untuk Negeri" dihadiri ribuan jemaah Nahdliyin di Masjid KH Hasyim Asy'ari pada 26 Desember 2025 untuk mendoakan korban bencana.
- Inisiatif acara spiritual mendadak ini berawal dari percakapan singkat antara Gus Miftah dan Wakil Ketua DPR Sufi Dasco Ahmad.
- Pelaksanaan acara kilat ini didanai secara mandiri oleh tokoh NU seperti Gus Ipul dan Gus Ipang Wahid sebagai bukti soliditas.
Ia mengungkapkan bahwa Gus Ipul dan Gus Ipang Wahid turut merogoh kocek pribadi demi memastikan acara doa bersama ini berjalan lancar.
Fenomena "urunan" ini, menurutnya, adalah bukti nyata soliditas di internal NU.
"Kalau ada orang yang mengatakan NU itu tidak kompak, coba Anda lihat malam hari ini. Ternyata NU kompak luar biasa," tegas Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji tersebut dengan nada bangga.
Acara malam itu juga dihadiri oleh jajaran elite PBNU dan ulama-ulama kharismatik, termasuk Rois Aam PBNU KH Miftahul Akhyar dan Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar.
Kehadiran para kiai sepuh ini menambah bobot spiritualitas acara yang ditujukan untuk mengetuk pintu langit demi keselamatan warga di Sumatera yang tengah berjuang melawan dampak bencana.
"Doa Untuk Negeri" ini pada akhirnya menjadi bukti bahwa di tengah situasi darurat, kolaborasi antara ulama, umara (pemerintah), dan tokoh masyarakat dapat tercipta dengan cepat tanpa birokrasi yang berbelit, asalkan didasari oleh niat tulus untuk kemanusiaan.
Malam itu, Masjid KH Hasyim Asy’ari tidak hanya menjadi saksi bisu lantunan selawat, tetapi juga menjadi simbol persatuan "Satu NU, Satu Bangsa."
Berita Terkait
-
Gus Miftah Kritik Bantuan Bencana yang Dilempar dari Helikopter: 'Niat Baik Harus dengan Cara Baik'
-
Gus Miftah Sebut Bencana Sumatra Layak Jadi Bencana Nasional, Ajak Introspeksi Massal
-
Gus Miftah Berharap PBNU Segera Rukun dan Fokus Bantu Korban Bencana
-
Maell Lee Hilang Kontak dengan Keluarga di Aceh Tamiang, Gus Miftah Siap Kerahkan Tim Buat Bantu
-
Pernikahan Siri Inara Rusli Didasari Kebohongan, Gus Miftah Bicara Soal Dosa dan Hukum Fiqih
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dipaksa Imam Darto, Ardhito Pramono Rela Tampil Culun Demi Film Gudang Merica
-
Ahmad Dhani Terang-terangan Rendahkan Indonesian Idol: Kalau Enggak Ada Judika, Basi Lah!
-
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Protes di LCC Empat Pilar MPR Kini Ditawari Beasiswa ke China
-
Makin Terbuka, Ardhito Pramono Blak-blakan Soal Hubungannya dengan Davina Karamoy
-
Permintaan Maaf MC LCC Empat Pilar MPR RI Malah Picu Perdebatan Baru
-
Biasa Main Film Serius, Ardhito Pramono Ketagihan Main Komedi Absurd Gara-Gara Gudang Merica
-
Buntut Ketidakadilan LCC MPR RI 2026: Juri, MC, hingga Ketua MPR Digugat ke PN Jakpus
-
Tantang Syekh Ahmad Al Misry Tes Hafalan Al-Quran, Hanny Kristianto Siapkan Hadiah Rp1 Miliar
-
Peserta LCC Empat Pilar MPR RI Diduga Diintimidasi Usai Protes Penilaian Juri
-
Shindy Lutfiana MC LCC Empat Pilar MPR RI Mulai Kena 'Cancel Culture', Pihak EO Putus Kerjasama