- Perayaan malam tahun baru 2026 di Panggung Sarinah Jakarta mengganti pesta kembang api menjadi refleksi bersama 160.000 orang.
- Acara lintas agama tersebut sukses menghimpun donasi sebesar Rp3.125.431.673 untuk korban bencana di Sumatera.
- Selain refleksi, acara juga menyajikan hiburan budaya nusantara dan kuliner UMKM yang berlangsung hingga 4 Januari 2026.
Suara.com - Malam pergantian tahun 2026 di pusat kota Jakarta terasa sangat berbeda.
Jika biasanya detik-detik menuju pukul 00.00 disambut dengan tiupan terompet dan kembang api yang riuh, pemandangan kontras justru terlihat di Panggung Sarinah.
Sebanyak 160.000 orang yang memadati area Car Free Night memilih untuk menundukkan kepala dalam keheningan.
Acara bertajuk "Tring! x Festiloka Panggung Nusantara 2026" ini sukses mengubah euforia pesta menjadi momen refleksi yang menyentuh hati.
Tidak ada ritual countdown atau hitung mundur tahun baru. Sebagai gantinya, Sarinah menghadirkan moment of silence dan doa bersama lintas agama.
Momen sakral ini dipimpin oleh enam pemuka agama (Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu).
Ribuan pengunjung diajak mendoakan saudara-saudara di Sumatera dan wilayah lain yang tengah berjuang menghadapi bencana alam.
"Di tengah suka cita ini, kami ingin mengajak masyarakat sejenak berhenti dan berempati. Ini bukan sekadar perayaan, tapi tentang kebersamaan yang punya makna lebih dalam," ungkap Raisha Syarfuan, sosok di balik kemudi PT Sarinah.
Aksi nyata ini pun membuahkan hasil luar biasa. Lewat penggalangan dana kolaboratif, terkumpul donasi fantastis sebesar Rp3.125.431.673.
Baca Juga: Luka Lama di Tahun Baru: Saat Pesta Rakyat Jakarta Berubah Jadi Arena Tawuran
Seluruh dana ini langsung disalurkan melalui BAZNAS BAZIS DKI Jakarta untuk membantu pemulihan korban bencana di Sumatera.
Meski kental dengan suasana refleksi, sisi hiburan tetap tampil maksimal.
Tiara Andini sukses membius penonton dengan suara emasnya, disusul penampilan enerjik dari Moluccan Soul yang membawa nuansa musik tradisi ke telinga milenial dan Gen Z.
Tak hanya musik modern, panggung juga diramaikan dengan aksi eksotis Tari Jaranan dari Kediri dan Tari Burung Enggang khas Suku Dayak Kenyah.
Penonton benar-benar diajak berkeliling Indonesia hanya dengan berdiri di depan panggung Sarinah.
Buat para pemburu kuliner, area parkir VIP Sarinah disulap menjadi surga makanan lewat Festiloka Kuliner Nusantara.
Ada 27 UMKM pilihan yang menyajikan menu-menu juara dari berbagai daerah. Kabar baiknya, festival kuliner ini masih akan memanjakan lidah kamu sampai 4 Januari 2026.
Sarinah membuktikan bahwa mereka bukan sekadar tempat belanja atau titik kumpul biasa.
Lewat dukungan berbagai pihak, malam tahun baru kemarin menjadi bukti bahwa warga Jakarta bisa tetap "party" sambil tetap peduli pada sesama.
Berita Terkait
-
Luka Lama di Tahun Baru: Saat Pesta Rakyat Jakarta Berubah Jadi Arena Tawuran
-
Sirkuit Mandalika Dibuka untuk Umum, Turis Bisa Rasakan Sensasi Jadi Pebalap
-
Virzha hingga Zealous Meriahkan Pesta Tahun Baru Bertema Rock di Grand Sahid Jaya
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
CERPEN: Di Kala Terompet Tahun Baru Berkumandang
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Melawan Arus Viral, Agushafi Gandeng Satrio ALEXA Lahirkan Pop Ballad Grande 'Tunggu Apa Lagi'
-
Fancon Kim Myungsoo di Jakarta Tinggal Hitungan Jam, Simak Rundown dan Jadwal Benefitnya
-
Momen Haru Ruben Onsu dan Igun di Tanah Suci: dari Cuaca 50 Derajat hingga Me-Time di Depan Kabah
-
Kisah TikToker Kiki Jupe, dari Guru Honorer Kini Jadi Pengusaha Kuliner Sukses
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy
-
Prambanan Jazz 2026 Siapkan Konsep 'Playing Jazz', Sejumlah Musisi Lintas Genre Akan Tampil Beda
-
Boby Berliandika X Factor dan Istri Rajut Karier Musik hingga Bisnis di Tengah Gempuran Digitalisasi
-
Pulang Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Gugatan Hak Asuh Anak ke Sarwendah
-
Agna Rangkum Perihnya Perpisahan Sunyi dalam Lagu 'Diluar Hal Biasa'
-
DNA Rilis Album Aurora, Realita Kehidupan DJ Aloy dan JayJax dalam 18 Lagu