Entertainment / Music
Jum'at, 09 Januari 2026 | 10:40 WIB
Grup musik Kuburan Band saat berada di Kantor Suara.com, Jakarta Selatan, Kamis (7/11). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Baca 10 detik
  • Kuburan Band menegaskan bahwa lagu viral yang menyindir Slank bukan karya mereka, melainkan hasil buatan kecerdasan buatan (AI).
  • Untuk menghindari konflik, personel Kuburan Band langsung menghubungi Kaka Slank guna meluruskan salah paham.
  • Kaka Slank menanggapi dengan santai, menyadari lagu itu buatan robot, dan justru mendoakan kelancaran promosi lagu terbaru Kuburan Band.

Suara.com - Kuburan Band mengambil langkah cepat dengan menghubungi vokalis Slank, Kaka, menyusul beredarnya lagu yang dikaitkan dengan mereka dan disebut-sebut menyindir single Slank berjudul Republik Fufufafa.

Personel Kuburan Band, Denny Rahmat Ramdani (bass) dan Raka Auliantara (gitar), menegaskan bahwa lagu yang ramai diperbincangkan di media sosial X tersebut bukan karya mereka.

"Itu dapat kami pastikan sebenarnya enggak betul ya, alias salah tag kayaknya," kata Denny kepada awak media pada Selasa, 6 Januari 2025.

Denny menjelaskan, sejak awal kemunculannya, pihak band sudah mencurigai keaslian lagu tersebut. Setelah didengarkan lebih lanjut, mereka meyakini lagu itu merupakan hasil kecerdasan buatan (AI).

"Meskipun kita sudah langsung ngeh kalau lagunya menurut kita itu AI banget. Dari musiknya saja ketahuan," ujarnya.

Raka Auliantara menambahkan, dari sisi teknis, permainan musik dalam lagu tersebut dinilai terlalu rapi untuk sebuah karya manusia.

"Karena enggak ada yang serapi itu main musiknya. Terlalu rapi bagi kita kalau itu dibilang lagu asli buatan manusia," tutur Raka.

Untuk menghindari kesalahpahaman, Kuburan Band kemudian menghubungi Kaka Slank melalui pesan pribadi di Instagram.

"Kami menghubungi Mas Kaka. Karena meskipun jarang ketemu, tapi pernah manggung bareng, kami merasa dekat-dekat saja," ungkap Denny.

Baca Juga: Tak Diberi Tulang Lagi Dipastikan Bukan Lagu Kuburan Band

Menurut Denny, Kaka Slank merespons dengan santai dan memahami situasi tersebut. Dia juga menilai Slank menyadari bahwa lagu yang beredar bukan karya Kuburan Band.

"Mas Kaka responsnya enak. Dia bilang, 'Iyalah', maksudnya mereka juga sudah bisa lihat kalau itu karyanya robot atau generik," ucap Denny.

Bahkan, Kaka disebut merasa tidak nyaman karena nama Kuburan Band ikut terseret dalam polemik tersebut. Dia khawatir isu ini dapat mengganggu promosi single terbaru Kuburan Band.

"Mas Kaka malah mendoakan, dia merasa enggak enak Kuburan Band jadi terbawa gara-gara Slank. Dia takut malah mengganggu promo lagu baru kami yang baru rilis, Ajeng," jelasnya.

Menutup pernyataannya, Denny menyebut polemik tersebut sebagai dampak dari kecanggihan teknologi kecerdasan buatan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik.

Load More