- Kuburan Band menegaskan bahwa lagu viral yang menyindir Slank bukan karya mereka, melainkan hasil buatan kecerdasan buatan (AI).
- Untuk menghindari konflik, personel Kuburan Band langsung menghubungi Kaka Slank guna meluruskan salah paham.
- Kaka Slank menanggapi dengan santai, menyadari lagu itu buatan robot, dan justru mendoakan kelancaran promosi lagu terbaru Kuburan Band.
Suara.com - Kuburan Band mengambil langkah cepat dengan menghubungi vokalis Slank, Kaka, menyusul beredarnya lagu yang dikaitkan dengan mereka dan disebut-sebut menyindir single Slank berjudul Republik Fufufafa.
Personel Kuburan Band, Denny Rahmat Ramdani (bass) dan Raka Auliantara (gitar), menegaskan bahwa lagu yang ramai diperbincangkan di media sosial X tersebut bukan karya mereka.
"Itu dapat kami pastikan sebenarnya enggak betul ya, alias salah tag kayaknya," kata Denny kepada awak media pada Selasa, 6 Januari 2025.
Denny menjelaskan, sejak awal kemunculannya, pihak band sudah mencurigai keaslian lagu tersebut. Setelah didengarkan lebih lanjut, mereka meyakini lagu itu merupakan hasil kecerdasan buatan (AI).
"Meskipun kita sudah langsung ngeh kalau lagunya menurut kita itu AI banget. Dari musiknya saja ketahuan," ujarnya.
Raka Auliantara menambahkan, dari sisi teknis, permainan musik dalam lagu tersebut dinilai terlalu rapi untuk sebuah karya manusia.
"Karena enggak ada yang serapi itu main musiknya. Terlalu rapi bagi kita kalau itu dibilang lagu asli buatan manusia," tutur Raka.
Untuk menghindari kesalahpahaman, Kuburan Band kemudian menghubungi Kaka Slank melalui pesan pribadi di Instagram.
"Kami menghubungi Mas Kaka. Karena meskipun jarang ketemu, tapi pernah manggung bareng, kami merasa dekat-dekat saja," ungkap Denny.
Baca Juga: Tak Diberi Tulang Lagi Dipastikan Bukan Lagu Kuburan Band
Menurut Denny, Kaka Slank merespons dengan santai dan memahami situasi tersebut. Dia juga menilai Slank menyadari bahwa lagu yang beredar bukan karya Kuburan Band.
"Mas Kaka responsnya enak. Dia bilang, 'Iyalah', maksudnya mereka juga sudah bisa lihat kalau itu karyanya robot atau generik," ucap Denny.
Bahkan, Kaka disebut merasa tidak nyaman karena nama Kuburan Band ikut terseret dalam polemik tersebut. Dia khawatir isu ini dapat mengganggu promosi single terbaru Kuburan Band.
"Mas Kaka malah mendoakan, dia merasa enggak enak Kuburan Band jadi terbawa gara-gara Slank. Dia takut malah mengganggu promo lagu baru kami yang baru rilis, Ajeng," jelasnya.
Menutup pernyataannya, Denny menyebut polemik tersebut sebagai dampak dari kecanggihan teknologi kecerdasan buatan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik.
Berita Terkait
-
Muhammad Suryo, Sosok di Balik Gemuruh Tur Slank dan Misi Kemanusiaan untuk Sumatra
-
Promotor HS Pastikan, Seluruh Keuntungan Konser Slank akan Disumbangkan untuk Aceh dan Sumatra
-
Konser HUT ke-42 Slank Jadi Aksi Kemanusiaan: Keuntungan Didonasikan untuk Korban Bencana Sumatra
-
TMII Sambut Nataru dengan Konser Slank dan Ragam Aktivitas Budaya
-
Asrama Mahasiswa Aceh di Tembalang Mendadak Haru Biru, Haji Suryo dan Slank Bawa Bantuan
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Diterpa Isu Terlantarkan Anak Kandung, Denada Posting Momen Mengharukan
-
Telan Biaya Rp85 Miliar, Papa Zola The Movie Janjikan Kualitas Visual Sekelas Hollywood
-
Heboh Riders Fajar Sadboy Minta Alphard Hingga Dior, Asli atau Settingan?
-
Alasan Netflix Tak Hapus Mens Rea Pandji Pragiwaksono Meski Ada Laporan Polisi
-
Geram Fisik Anaknya Dibully Buntut Mens Rea, Istri Pandji Pragiwaksono Ancam Lapor Polisi
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Hubungannya dengan Tompi, setelah Kena Kritik Sang Dokter Bedah
-
Film Surat ke-8 Angkat Potret Gap Generasi Lewat Akting Aurora Ribero dan Arief Didu
-
Sinopsis How to Become a Tyrant di Netflix: Membongkar "Buku Panduan" Diktator Paling Kejam
-
Reuni 13 Tahun, Rio Dewanto dan Michelle Ziudith Kuras Emosi di Sinetron Jejak Duka Diandra
-
SAS: Red Notice, Hadirkan Aksi Die Hard di Bawah Selat Inggris, Tayang Malam Ini di Trans TV