Suara.com - Tayangan spesial stand-up comedy Pandji Pragiwaksono berjudul "Mens Rea" terus menjadi perbincangan panas sejak resmi tayang di Netflix.
Sejak akhir Desember 2025, materi komedi yang disampaikan Pandji dinilai terlalu tajam dan menyentuh isu sensitif Nasional.
Berbagai kritik diarahkan pada Netflix karena dianggap membiarkan konten yang menyerang institusi, tokoh publik, hingga ormas keagamaan.
Meski tekanan terus berdatangan, hingga 9 Januari 2026 Mens Rea masih bertahan sebagai tayangan nomor satu Netflix Indonesia.
Kontroversi yang Memicu Desakan Takedown
Materi Mens Rea menuai polemik karena mengkritik izin tambang ormas keagamaan yang selama ini jarang disentuh komedian arus utama.
Pandji juga melontarkan sindiran fisik dan politik terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara terbuka di atas panggung.
Kritik terhadap institusi keamanan, penegakan hukum, serta proyek strategis nasional seperti Rempang menjadi bagian utama pertunjukan tersebut.
Judul Mens Rea sendiri dipersoalkan karena dalam istilah hukum berarti niat jahat, sehingga dianggap sarat makna provokatif.
Benarkah Ada Upaya Menurunkan Tayangan?
Isu takedown mencuat setelah warganet mengklaim adanya operasi untuk memaksa Netflix menghapus Mens Rea dari platformnya.
Baca Juga: Geram Fisik Anaknya Dibully Buntut Mens Rea, Istri Pandji Pragiwaksono Ancam Lapor Polisi
Spekulasi ini diperkuat dengan laporan polisi yang dilayangkan sejumlah ormas ke Polda Metro Jaya pada 8 Januari 2026.
Pandji juga menerima somasi dari pihak yang meminta klarifikasi resmi atas materi yang dianggap menyesatkan dan menghasut.
Namun hingga kini, Netflix belum mengeluarkan pernyataan atau tindakan penghapusan terhadap tayangan tersebut.
Alasan Netflix Tetap Menayangkan Mens Rea
Netflix terikat kontrak distribusi yang memberikan hak tayang tanpa sensor selama konten tidak melanggar pedoman internal ekstrem.
Dukungan publik terhadap Pandji juga cukup kuat, termasuk dari tokoh nasional yang menilai materi tersebut bagian kritik demokratis.
Secara bisnis, Mens Rea menjadi konten paling populer yang mendatangkan lonjakan penonton dan pelanggan baru Netflix Indonesia.
Berita Terkait
-
Geram Fisik Anaknya Dibully Buntut Mens Rea, Istri Pandji Pragiwaksono Ancam Lapor Polisi
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Hubungannya dengan Tompi, setelah Kena Kritik Sang Dokter Bedah
-
Dilaporkan ke Polisi, Pandji Pragiwaksono Jelaskan Kondisinya
-
'Rezeki Anak Saleh' Sindiran Pandji Pragiwaksono soal Tambang yang Bikin NU dan Muhammadiyah Murka?
-
Sinopsis How to Become a Tyrant di Netflix: Membongkar "Buku Panduan" Diktator Paling Kejam
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Sinopsis Kala, Film Joko Anwar yang Bikin Manoj Punjabi Rugi Miliaran Rupiah
-
Segera Tayang! Sinopsis Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
-
Baru Bebas, Doni Salmanan Dipastikan Berpenghasilan Rp150 Juta per Bulan
-
Review Film Yohanna, Kisah Krisis Iman dan Kemanusiaan yang Gagal Mengguncang Perasaan
-
Sinopsis Film Sarahs Oil: Dari Kemiskinan ke Jutaan Dolar, Kisah Nyata yang Menginspirasi
-
Menantea Pamit Total April 2026, Jerome Polin Bongkar Skandal Penipuan Internal Tembus Rp38 Miliar
-
Denise Chariesta Ungkap Anaknya Jadi Sasaran Hujatan, Sudah Terjadi Sejak Dalam Kandungan
-
Tak Langsung Punya Lagu, 5 Musisi Dunia Awali Karier Lewat Cover Lagu
-
Enda Ungu Murka! Netizen Komentar Jorok ke Anak, Langsung Ancam ke Jalur Hukum