Entertainment / Gosip
Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:15 WIB
Mengapa "Mens Rea" Pandji Pragiwaksono tak membahas Anies Baswedan? [Instagram]

Suara.com - Acara stand up Pandji Pragiwaksono bertajuk "Mens Rea" yang tayang melalui Netflix tak disangka menuai banyak polemik.

Pandji bahkan sampai dilaporkan ke polisi karena leluconnya yang menyinggung sejumlah pihak.

Tak sampai di situ, Pandji disebut pilih kasih lantaran tidak membahas Anies Baswedan dalam "Mens Rea".

Pandji diduga menyingkirkan nama Anies dari materinya terkait dukungannya terhadap yang bersangkutan di dunia politik.

Adapula yang menyebut Pandji tak berani menjadikan Anies sebagai bahan leluconnya.

Ditambah lagi Anies Baswedan merupakan salah satu penonton show "Mens Rea" yang digelar Pandji Pragiwaksono di Jakarta.

Dugaan-dugaan itu kemudian dijawab Pandji melalui channel YouTube miliknya.

Pandji yang kini tinggal di Amerika Serikat membantah dugaan tak berani mengkritik Anies.

Baca Juga: Flash Disk Berisi Konten Netflix Jadi Barbuk Kasus Pandji Pragiwaksono, Apakah Ini Pembajakan?

"Faktanya adalah tidak ada satu pun YouTuber di Indonesia yang lebih banyak bikin video mengkritik Anies Baswedan daripada Pandji Pragiwaksono," ujar Pandji pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Pandji pun meminta penonton membuktikan ucapannya dengan mencari kontennya di YouTube dengan menuliskan kata kunci "Pandji Anies".

"Bahkan gue pernah bikin video review satu masa jabatan Anies Baswedan," imbuh Pandji.

Pandji Pragiwaksono mengaku YouTuber yang paling banyak mengkritik Anies Baswedan dalam kotennya. [Suara.com/Rena Pangesti]

Tuduhan korupsi terhadap Anies Baswedan, masalah Formula E, hingga rumah DP nol persen dibahas Pandji dalam video review-nya tersebut.

"Jadi kalau dibilang Pandji nggak pernah mengkritik Anies Baswedan, faktanya akan membantah," tegas Pandji.

Bukan hanya YouTuber, Pandji Pragiwaksono pun mengklaim ia satu-satunya komika yang kerap menjadikan Anies Baswedan sebagai bahan leluconnya.

Lantas apa alasan Pandji tak membahas Anies di "Mens Rea"?

Pandji menegaskan apabila ia juga tidak membahas Ganjar Pranowo, Mahfud MD, Ahok, Gita Wirjawan, dan Dahlan Iskan.

"Karena mereka tidak menjabat apa-apa," terang Pandji.

Nama-nama yang dibahas Pandji di "Mens Rea" adalah Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming Raka, Ahmad Sahroni, Bahlil Lahadalia, Natalius Pigai, serta Fadli Zon.

"Karena mereka sedang menjabat. Mereka adalah pejabat publik. Mereka bekerja dengan duit pajak yang dikumpulin dari rakyat," tutur Pandji.

"Apa pun yang mereka lakukan dan mereka katakan, penting untuk kita bahas dong?" katanya menyambung.

Meski sudah tidak menjabat, Jokowi, Teddy Minahasa, dan Dharma Pongrekun juga dibahas Pandji Pragiwaksono.

Untuk ketiga nama tersebut, Pandji punya alasan khusus. Namun secara keseluruhan, Pandji menegaskan "Mens Rea" tidak berniat menjatuhkan siapa pun.

"Mens Rea tidak didesain untuk menjatuhkan siapa-siapa, untuk mengubah yang di dunia politik pun enggak," imbuh Pandji.

"Tapi untuk mengubah rakyat. Dari mana? Dari memberikan rakyat Indonesia sebanyak-banyaknya informasi tentang apa yang pernah terjadi di Indonesia," katanya menandaskan.

Kontributor : Neressa Prahastiwi

Load More