- CEO Surya Group, Muhammad Suryo, membangun pabrik rokok dua hektar di Lampung Timur, ditargetkan beroperasi April 2026.
- Pabrik baru tersebut direncanakan merekrut 3.000 tenaga kerja lokal tanpa memandang ijazah atau pengalaman.
- Pembangunan pabrik ini bersamaan dengan konser HS dan Slank di Lampung, bertujuan membuka lapangan kerja dan kesejahteraan.
Suara.com - Menjadi pengusaha sukses di Yogyakarta tak membuat CEO Surya Group, Muhammad Suryo, lupa pada tanah kelahirannya. Ia mewujudkan dharma baktinya dengan membangun pabrik rokok seluas dua hektar di di Desa Nibung, Kecamatan Gunung Pelindung, Lampung Timur.
Saat ini proses pembangunan pabrik baru HS telah dimulai. Pria kelahiran Desa Sadar Sriwijaya, Kecamatan Bandar Sribhawono, Lampung Timur, itu menargetkan pabrik bisa beroperasi tahun ini.
“Targetnya Maret pabrik sudah jadi dan April mulai perekrutan karyawan, kita membutuhkan 3000 tenaga kerja,” katanya, dalam jumpa pers Hey Slank X HS: Berani Kita Beda, di Azana Boutique Hotel Bandar Lampung, Sabtu (17/1/2026).
Selain Suryo, jumpa pers juga dihadiri seluruh personel Slank; Kaka, Bimbim, Abdee, Ridho, dan Ivanka. Konser Hey Slank X HS: Berani Kita Beda di Lampung digelar di Stadion Pkor Way Halim, Bandar Lampung, Sabtu malam ini. Konser akan dibuka penampilan Shaggydog, Andika Kangen Band, Mahalara, Bang Taun, dan Threesixty.
Konser HS bersama Slank ini adalah perhelatan kelima setelah Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Bali. Pemilihan Lampung bukan hanya karena tanah kelahiran Suryo, tapi juga untuk memberi momen hiburan gratis, dan mengenalkan HS yang akan membangun pabrik baru.
“Semoga kehadiran HS dapat bermanfaat bagi daerah, membuka lapangan kerja, dan menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Alumni SMP 2 Tanjung Bintang, Lampung Selatan itu.
Alasan membangun pabrik di Lampung Timur, lanjut Suryo, karena ia ingin melihat daerah tempatnya lahir berkembang. "Sejak saya kecil dulu di sana tingkat penganggurannya tinggi, teman-teman saya dulu banyak merantau di Jakarta. Maka biar teman-teman di sana bisa bekerja, saya ingin berkontribusi dengan pabrik HS,” katanya.
Seperti dalam perhelatan sebelumnya, sejumlah UMKM dari komunitas Slankerspreneur akan terlibat. Mereka menampilkan berbagai produk dari kaset dan rilisan fisik Slank, merchandise resmi, hingga kuliner dan produk gaya hidup buatan Slankers.
Suryo Adalah pengusaha kelahiran Lampung, 27 Maret 1984. Masa kanak-kanaknya hingga SMA dihabiskan di Lampung Timur, sebelum orang tuanya harus migrasi ke Bengkulu. Kemudian ia melanjutkan pendidikan sarjana di Yogyakarta. Di sana jugalah ia merintis bisnisnya. Berawal dari usaha air isi ulang, berkembang ke bisnis konstruksi, minyak dan gas, properti, hingga maskapai penerbangan Fly Jaya.
Baca Juga: BTS Rilis Harga Tiket Konser di Jepang, ARMY Indonesia Siap-Siap!
Pada 2024, Suryo membuka pabrik rokok HS di Muntilan, Kabupaten Magelang. Ia memulai dengan hanya 30 buruh linting. Keuletannya menjadikan HS berkembang pesat. Ia dikenal memiliki pola perekrutan karyawan yang unik: tak peduli ijazah, yang penting kemauan belajar. Dalam menerima karyawan, Suryo tidak mensyaratkan pendidikan minimal, batas usia, atau bahkan pengalaman.
“Itu karena ingat diri saya sendiri yang mulai dari nol tanpa koneksi dan pengalaman. Banyak orang menganggur karena terbentur pengalaman kerja, maka saya ingin memberi kesempatan pada yang mau belajar,” ujarnya.
Seperti juga di Magelang, Suryo mengatakan akan memprioritaskan warga sekitar pabrik sebagai karyawan. Termasuk juga memberi kesempatan pada pekerja disabilitas. Untuk meningkatkan skill, para pekerja akan dilatih tenaga professional. Mulai cara memilih daun tembakau, melinting hingga memahami standar mutu rokok.
“Kami juga memberi uang saku tiga ratus ribu rupiah selama proses training,” katanya.
Yang dia inginkan, uang saku itu bukan sekadar biaya transport. Melainkan sebagai bentuk penghargaan yang membuat mereka merasa dihargai sejak hari pertama.
Bagi Slank, konser kali ini spesial karena sudah sekian lama tidak pentas di Lampung. “Kita sudah lama banget tidak main di Lampung. Maka kita sangat berterimakasih pada HS yang menarik kita ke sini,” kata Kaka Slank.
Bimbim menambahkan, Slank bersedia kolaborasi karena HS bukan sekadar bisnis komersial. Tapi sebuah gerakan yang bisa membantu anak bangsa lainnya. “Saya melihat HS bukan hanya bisnis, tapi movement. Indonesia ekonomi lagi susah, tahun 2026 ini banyak orang tidak kerja, makanya kita dukung HS yang buka pabrik dimana-mana agar teman-teman bisa kerja,” katanya.
Dalam jumpa pers di Hotel Azana Boutique Lampung itu, Ivanka sempat melontarkan candaan dengan meminta kuota karyawan pabrik HS Lampung untuk Slankers yang belum bekerja. Namun rupanya dijawab serius oleh Suryo.
“Oh iya, disediakan kuota, teman-teman Slanker yang mau bekerja tentu boleh mendaftar,” sahut Suryo disambut tawa personel Slank.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Warga Depok Harus Bangga, Studio Ilustrasi di Sana Garap Poster Lagu Baru Ariana Grande
-
Bantah Tudingan Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah Buktikan Tidak Gila Harta
-
Lirik Lagu Iqro' Karya Raim Laode: Tamparan Keras Agar Manusia Tak Sombong di Dunia
-
American Gangster: Kisah Nyata Raja Heroin Frank Lucas yang Masih Eksis di Netflix
-
Pernah Promosikan Hanania Travel, Keanu Agl hingga Dara Arafah Berpotensi Dipanggil Polisi
-
Taktik Penyadapan FBI Guncang Sejarah Kriminal AS, Fokus Utama Dokumenter Fear City di Netflix
-
Mata Batin 2: Teror Arwah Darmah dan Rahasia Kelam di Panti Asuhan, Malam Ini di ANTV
-
Rambo: Last Blood: John Rambo Hadapi Kartel Narkoba Mematikan, Malam Ini di Trans TV
-
Mocca hingga Harvey Malaiholo Bius Penonton Java Jazz 2026, Simak Momen Epik yang Bikin Baper!
-
Kronologi Suami Bunga Zainal Tertipu Rp2,3 Miliar: Modus 'Double Date' Berujung Cek Kosong