-
Haji Muhammad Suryo, pemimpin Surya Group, membiayai penuh renovasi Masjid An Nur di Lampung Timur senilai satu miliar rupiah sebagai bentuk pengabdian kepada tanah kelahiran dan untuk meningkatkan kenyamanan ibadah warga.
-
Masjid Batu yang bersejarah ini diperluas tanpa menghilangkan identitas dinding batu kalinya, guna memfasilitasi kegiatan keagamaan serta sosial bagi sekitar seratus lima puluh kepala keluarga di Desa Sadar Sriwijaya.
-
Selain membangun puluhan masjid melalui program CSR, Surya Group juga melakukan ekspansi bisnis dengan membangun pabrik rokok baru di Lampung Timur yang ditargetkan menyerap tiga ribu tenaga kerja lokal masyarakat.
Suara.com - Sebuah aksi inspiratif datang dari salah satu tokoh pengusaha nasional, Haji Muhammad Suryo. Pemimpin Surya Group Holding Company ini tidak melupakan akar rumputnya meski telah sukses memimpin imperium bisnis yang membawahi sektor konstruksi, migas, properti, hingga maskapai penerbangan Fly Jaya.
Pada Jumat (16/1/2026), Haji Suryo resmi memulai pembangunan kembali Masjid An Nur atau yang lebih dikenal sebagai Masjid Batu di tanah kelahirannya, Dusun 7 Marga, Desa Sadar Sriwijaya, Kecamatan Bandar Sribhawono, Lampung Timur.
Tak tanggung-tanggung, proyek renovasi total ini menelan anggaran sekitar Rp1 miliar yang dibiayai sepenuhnya dari kantong pribadi sang pengusaha.
Masjid An Nur memiliki nilai sentimental yang kuat. Berdiri di atas lahan wakaf seluas 5.000 meter persegi, masjid ini dijuluki Masjid Batu karena dindingnya yang ikonik tersusun dari batu kali hasil gotong royong warga era 1970-an.
Dalam proses pemugaran ini, Haji Suryo memastikan identitas sejarah tersebut tidak hilang. Unsur batu kali dan kubah asli tetap dipertahankan meskipun bangunan diperluas dan dimodernisasi.
“Dengan persetujuan takmir dan warga, masjid ini dibangun kembali dan diperluas agar lebih nyaman digunakan untuk beribadah,” ujar Haji Suryo dalam keterangannya.
Ketua Takmir Masjid, Imam Romaji, menyambut antusias langkah ini. Sebelumnya, bangunan lama hanya berukuran 11 x 11 meter dan terasa sempit bagi sekitar 150 kepala keluarga yang aktif berkegiatan di sana.
“Masjid ini menjadi pusat ibadah sekaligus aktivitas sosial warga,” kata Imam Romaji.
Bagi Haji Suryo, Dusun 7 Marga adalah tempat ia menghabiskan masa kecil sebelum merantau ke Bengkulu. Pembangunan masjid ini adalah wujud bakti pada tanah kelahiran.
Baca Juga: Kembali ke Istiqlal, Menemukan Masjid yang Berbeda
“Masjid ini memiliki nilai sejarah bagi keluarga dan masyarakat. Harapannya, keberadaan masjid dapat terus memberi manfaat bagi warga,” ujarnya.
Puluhan masjid di Jawa dan Sumatera telah dibangun. Di Lampung sendiri, jejak kebaikannya sudah berdiri di Lampung Selatan dan Tulang Bawang.
Selain membawa kesejukan rohani, kehadiran Haji Suryo juga membawa angin segar bagi perekonomian anak muda Lampung Timur. Perusahaan rokok HS yang berada di bawah naungan Surya Group kini tengah melakukan ekspansi besar-besaran.
Sebuah pabrik baru seluas 2 hektare sedang dibangun di wilayah tersebut. Kabar baiknya, pabrik ini diproyeksikan akan menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah masif.
Rencananya, pabrik rokok HS itu akan menyerap 3.000 tenaga kerja. Ini tentu menjadi peluang emas bagi pencari kerja di tengah tantangan ekonomi saat ini.
Haji Suryo menargetkan pabrik tersebut dapat segera beroperasi dalam waktu dekat untuk mendongkrak kesejahteraan warga sekitar.
"Mohon doa semoga pembangunan lancar, Maret besok kami target rampung dan segera beroperasi sehingga mampu memberi sumbangsih pada kesejahteraan ekonomi warga Lampung," tutur Haji Suryo.
Berita Terkait
-
Kembali ke Istiqlal, Menemukan Masjid yang Berbeda
-
Status Dicabut, Masjid Agung Bandung Tak Lagi Masjid Raya
-
Mengenal Lebih Dekat Kuliner Tempoyang: Kekayaan Rasa dalam Setiap Sajian
-
CERPEN: Masjid yang Tak Pernah Bertanya Kamu Siapa
-
Muhammad Suryo, Sosok di Balik Gemuruh Tur Slank dan Misi Kemanusiaan untuk Sumatra
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026
-
Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT