Entertainment / Gosip
Senin, 26 Januari 2026 | 18:57 WIB
Ammar Zoni berharap pengadilan membuka kamera CCTV untuk mengungkap kebenaran kasus narkoba yang menjeratnya. [ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom]
Baca 10 detik
  • Ammar Zoni dalam sidang di PN Jakarta Pusat pada 22 Januari 2026 menuduh kasusnya rekayasa oknum dan meminta bukti rekaman CCTV rutan.
  • Aktor tersebut menyatakan berani berbicara karena mendapat perlindungan penuh dari Lapas Narkotika Cipinang selama persidangan berlangsung.
  • Kekasih Ammar, Dokter Kamelia, kecewa terhadap LPSK yang dinilai lamban melindungi Ammar karena berani mengungkap dugaan di rutan.

Suara.com - Babak baru yang lebih panas tersaji dalam sidang lanjutan kasus narkotika Ammar Zoni.

Tak lagi menunduk, sang aktor kini tampil jauh lebih berani dan vokal. 

Di hadapan media, dia dengan tegas menyebut kasus yang menjeratnya adalah rekayasa oknum dan menuntut satu hal yang dia sebut sebagai "kunci" kebenaran, rekaman CCTV rutan.

Keberanian ini ditunjukkan Ammar Zoni usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis, 22 Januari 2026. 

Dia mengaku kini merasa aman untuk berbicara blak-blakan karena mendapat perlindungan penuh dari Lapas Narkotika Cipinang, tempatnya ditahan saat ini.

"Saya berani lantang di sini karena alhamdulillah dari Lapas Cipinang sangat menjaga saya. Makanya saya minta doanya semoga saya baik-baik saja," kata Ammar Zoni kepada awak media. 

Dengan rasa aman tersebut, Ammar bersama tim kuasa hukumnya secara resmi mengajukan surat permohonan kepada majelis hakim. 

Isinya tunggal yaitu memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menghadirkan bukti CCTV dari rutan pada saat kejadian.

"Ini kuncinya. Kunci yang di mana kalau di rutan itu kami juga memang merasakan dianiaya dan semuanya adalah rekayasa dari pihak oknum," ucap mantan suami Irish Bella tersebut. 

Baca Juga: Chat Ammar Zoni Dibongkar, Minta Plastik Klip ke Pacar Diduga buat Narkoba

"Kalau misalkan tidak dihadirkan, ya artinya ada sesuatu yang salah, berarti ada sesuatu yang ditutup-tutupin," katanya menambahkan.

Permintaan ini didukung penuh oleh adiknya, Aditya Zoni. 

"Kalau misalkan kita ini mau melihat kebenaran, suatu kebenaran harus ada data dan fakta. Ya itu data dan faktanya bisa kita lihat di CCTV," imbuh Aditya.

Di sisi lain, kekasih Ammar Zoni, Dokter Kamelia tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) yang dinilai lamban bergerak. 

Menurutnya, Ammar seharusnya mendapat perlindungan karena sudah berani membongkar dugaan peredaran narkoba di dalam rutan.

"Aku sih kecewa ya. Buat apa jadi ada LPSK? Harusnya Bang Ammar itu dilindungi oleh LPSK karena dia sudah mau berani membongkar apa yang terjadi di rutan," ujar Dokter Kamelia.

Load More