- Lucky Element, penyanyi dan model, meninggal dunia pada Minggu, 25 Januari 2026, setelah lama berjuang melawan TB ginjal.
- Jenazah almarhum dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, dihadiri istri, anak, dan personel band Element.
- Almarhum berperan vital mengelola bisnis Element secara mandiri dan merapikan tiga lagu baru sebelum meninggal dunia.
Suara.com - Lucky Element meninggal dunia pada Minggu, 25 Januari 2026 malam. Ia wafat setelah berjuang melawan TB ginjal sejak 2022.
Jenazah penyanyi dan model yang juga dikenal dengan nama Lucky Widja ini dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Senin (26/1/2026).
Istri almarhum, Aleima Sharuna tampak tegar sambil terus memeluk putranya, Alzion.
Di sisi lain, para personel Element lainnya juga hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sahabat mereka.
Aditya, sang gitaris merasa sangat kehilangan sosok yang sudah ia kenal selama puluhan tahun. Ia menyebut perjalanan Lucky di Element terpaksa harus berakhir di awal tahun ini.
"Terima kasih banyak atas kedatangannya hari ini. Kita sama-sama berduka, salah satu founder Element, sahabat kita yang sudah berjalan hampir (di Februari ini) 27 tahun, ternyata ceritanya harus selesai di sini," ujar Aditya.
Di balik layar, Lucky Widja ternyata punya peran yang sangat penting dalam mengelola bisnis band.
Sejak 2014, ia membantu Element berdiri sendiri dan lepas dari perusahaan rekaman besar.
"Kebetulan Element sejak 2014 adalah mandiri, kami sudah tidak bernaung lagi di bawah sebuah perusahaan rekaman, kami sudah membentuk sebuah perusahaan sendiri," imbuhnya.
Baca Juga: Kronologi Meninggalnya Lucky Element, Sempat Lemas dan Masuk ICU sebelum Meninggal
Berkat ketelitian Lucky, keuangan dan aset band Element tetap terjaga dengan sangat baik hingga sekarang.
Musisi kelahiran 1975 ini dikenal selalu memikirkan masa depan band daripada kepentingan dirinya sendiri.
"Salah satu yang membuat roda bisnis Element itu tetap berjalan dan bisa bertahan sampai hari ini adalah salah satunya Lucky bersama Arya," kata Aditya.
"Mereka membuat sebuah sistem manajemen sehingga secara digital rapi, secara finance rapi, secara aset juga bisa terjaga," tuturnya.
Selain mengurus digitalisasi, Lucky Widja yang dalam kondisinya tersebut tetap manggung.
Aditya menyebut, aktivitas tersebut adalah obat kebahagiaan tersendiri bagi almarhum.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Geger! Pendakwah Inisial SAM Dipolisikan Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis
-
Vidi Aldiano Drop sejak Digugat? Cerita Raffi Ahmad Perkuat Dugaan
-
Viral Artis Jual Preloved Sampai Celana Dalam Anak dan Handuk Bekas, Siapa?
-
Lagi Heboh Isu Selingkuh, Dokter di Balik Operasi Plastik Cindy Rizky Aprilia Bikin Penasaran
-
Viral Harga Tiket Padang ke Jepang cuma Rp350 Ribu, Lebih Murah 3 Kali Lipat Dibandingkan Jakarta
-
Sulit Bilang 'Sayang', Ibnu Jamil Perbaiki Hubungan dengan Putranya
-
Going Merry Tembus Grand Line! Review One Piece Season 2, Jauh Lebih Megah
-
Jejak Digital Abu Janda Hina Rasul dan Presiden Prabowo, Kok Masih Aman?
-
Film Na Willa Tayang Lebih Dulu di 22 Kota, Tiket Jakarta Sold Out dan Sejumlah Kota Hampir Habis
-
Fanny Ghassani Kenang Momen Pilu Saat Orangtua Bercerai