Entertainment / Gosip
Rabu, 28 Januari 2026 | 10:43 WIB
Hotman Paris (Instagram/@hotmanparisofficial)
Baca 10 detik
  • Sudrajat, seorang penjual es kue di Kemayoran, menjadi korban kekerasan fisik dan tuduhan palsu oleh polisi dan TNI.
  • Hotman Paris siap mengirimkan tim "Hotman 911" secara cuma-cuma untuk membela korban dan menepis anggapan hanya mencari popularitas.
  • Anggota DPR RI mendesak agar oknum yang terlibat diberikan sanksi disiplin resmi, bukan sekadar permintaan maaf, guna mencegah arogansi aparat di masa depan.

Suara.com - Sudrajat, penjual es gabus di Kemayoran, Jakarta Pusat, viral di media sosial setelah beredar video ia diintimidasi seorang anggota polisi dan TNI karena dituduh menjual kue tak layak konsumsi.

Belakangan, si aparat menggelar klarifikasi. Mereka menyebut kue dagangan Sudrajat ternyata layak untuk dikonsumsi karena tak terbuat dari spons seperti tuduhannya.

Setelahnya, Sudrajat banjir simpati. Kepada media, ia pun mengaku bukan hanya diintimidasi, melainkan dianiaya oleh aparat tersebut.

"Ditonjok, dibanting, kaki digantung, itu polisi dan abri kejadiannya di Kemayoran," katanya dalam video yang kini menjadi viral.

Simpati salah satunya datang dari pengacara kondang Hotman Paris. Ia memastikan akan membantu pria 50 tahun tersebut.

"Saya sudah posting, silakan kalau bisa korbannya atau keluarganya menghubungi Hotman 911," kata Hotman Paris di Instagram pada Rabu, 28 Januari 2026.

Hotman menambahkan, "Dengan senang hati saya akan kirim tim pengacara. Hotman 911 punya tim pengacara di seluruh Indonesia dan tidak dibayar ya, alias gratis."

Pengacara yang kerap tampil nyentrik dengan cincin berlian ini juga menepis anggapan bahwa ia hanya mencari panggung.

Hotman Paris mengaku murni ingin membantu karena statusnya yang sudah sangat populer di tanah air.

Baca Juga: 7 Fakta Nyesek Pedagang Es Gabus Johar Baru: Dituduh Jual Spon, Kini Ngaku Dianiaya Aparat

"Kalau para naga bayar saya mahal, tapi kalau rakyat susah seperti ini, sudah ribuan orang kita tolong, dan nggak ada munafik-munafikan mencari nama. Aku udah terkenal, ngapain gua mencari nama kek?" ungkap Hotman.

Hotman Paris pun meminta keluarga Sudrajat segera menghubunginya lewat berbagai cara.

"Jadi kepada penjual es kue yang di medsos lagi rame sebagai korban, silakan bapak atau anaknya atau keluarganya menghubungi tim Hotman 911," ucap sang pengacara.

Ia berjanji akan langsung mengirimkan bala bantuan hukum untuk menemui korban secara langsung di hari yang sama.

"Saya akan langsung kirim 10 orang pengacara untuk menemui bapak hari ini juga, ya, hari ini juga," tuturnya lagi.

Dukungan juga datang dari anggota Komisi III DPR RI, Abdullah. Ia mendesak agar oknum Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang terlibat tidak hanya sekadar meminta maaf, namun harus diberikan sanksi disiplin.

Load More