- Arpan Lisman, guru SMP di Luwu Utara, mengalami luka robek di wajah setelah dipukul berulang kali oleh siswanya sendiri, MY (16).
- Pemukulan terjadi setelah Arpan menegur dan menertibkan para siswa yang membolos di saat jam pelajaran berlangsung.
- Tidak terima dengan kekerasan yang dialami, Arpan telah melaporkan kasus ini ke Polres Luwu Utara untuk diproses secara hukum.
Suara.com - Dunia pendidikan Tanah Air kembali tercoreng oleh aksi kekerasan di lingkungan sekolah.
Niat hati ingin menegakkan kedisiplinan, seorang guru di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, justru berakhir dengan wajah berlumuran darah setelah dianiaya oleh anak didiknya sendiri.
Peristiwa memilukan ini menimpa Arpan Lisman (28), seorang tenaga pengajar di SMP Negeri 1 Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara.
Insiden pemukulan tersebut terjadi pada Senin, 26 Januari 2026, dan viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @fakta.indo sehari setelahnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat Arpan hendak memulai kegiatan belajar mengajar.
Namun, saat melakukan pengecekan kehadiran di dalam kelas, dia mendapati ruang kelas dalam kondisi nyaris kosong. Sang guru hanya menemukan satu orang siswa yang duduk di bangkunya.
Merasa bertanggung jawab atas kehadiran murid-muridnya, Arpan berinisiatif mencari siswa lain di lingkungan sekolah. Benar saja, dia menemukan sekumpulan siswa sedang berada di sekitar kantor sekolah, bukannya di dalam kelas.
Secara persuasif, Arpan meminta para siswa tersebut untuk segera masuk kembali ke kelas guna mengikuti pelajaran.
Namun, respons para siswa justru membubarkan diri dan melarikan diri dari hadapan gurunya. Aksi kejar-kejaran singkat itu menyisakan satu siswa berinisial MY (16) yang tertinggal.
Baca Juga: Video Pedagang Es Gabus Dihakimi di Jalanan Bikin Geram, Ini 7 Faktanya
Dalam upaya pendisiplinan tersebut, Arpan diketahui sempat melakukan kontak fisik dengan menendang bagian pantat MY secara pelan sebelum siswa tersebut pergi.
Situasi sempat mereda selama kurang lebih 20 menit. Saat itu, Arpan sedang duduk santai di depan kantor sekolah.
Tanpa diduga, MY kembali mendatangi gurunya tersebut. Bukan untuk meminta maaf, remaja 16 tahun itu datang sambil berteriak melontarkan kata-kata kasar dan menantang Arpan untuk berkelahi.
Mencoba bersikap dewasa, Arpan memilih untuk tidak menanggapi provokasi siswanya. Namun, sikap diam sang guru justru direspons dengan serangan fisik. MY beberapa kali memukul wajah Arpan berkali-kali hingga menyebabkan luka.
Dalam rekaman video yang beredar, Arpan tampak bertelanjang dada sambil memegang tisu yang penuh darah untuk menutupi luka di wajahnya.
Akibat serangan tersebut, Arpan mengalami luka robek yang cukup dalam di bagian alis kanan serta memar lebam di sekitar area mata.
Berita Terkait
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Guru SD Pamulang Dipolisikan Usai Nasihati Murid, Netizen Ramaikan Petisi...
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
Oknum Aparat Akhirnya Minta Maaf sambil Cium Tangan Sudrajat Penjual Es Gabus, Direspons Sinis?
-
Di Hadapan Siswa Sekolah Rakyat, Ipar Prabowo Curhat Pernah Dipecat dari Jabatan Gubernur BI
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
Terkini
-
Ernest Prakasa Bahas Keuntungan Film Agak Laen, Ternyata Dibagi-bagi ke Pihak-Pihak Ini
-
Guru SD Pamulang Dipolisikan Usai Nasihati Murid, Netizen Ramaikan Petisi...
-
Kakak dari Jerman Akhirnya Tiba, Air Mata Farah Pecah saat Bersimpuh di Nisan Lula Lahfah
-
15 Kontestan Indonesian Idol XIV Terpilih, Ada yang Dianggap Tak Layak
-
Sinopsis Film Streaming: Ketika Influencer Mencari Pembunuh Berantai
-
Sinopsis Vladimir, Kisah Profesor Terjebak Obsesi Terlarang dalam Series Terbatas Netflix
-
Drama Korea Recipe for Love, Kala Cinta Tumbuh dalam Konflik Dua Keluarga
-
Catat Jadwalnya, Ini 5 Film Hollywood Terbaru Tayang Februari 2026
-
Sinopsis Film Korea The Gardeners yang Bertabur Bintang
-
A Tme to Kill: Intrik KKK, Rasisme Brutal, dan Dilema Moral, Malam Ini di Trans TV