Suara.com - Stasiun TV Korea, SBS kembali siap menggebrak layar kaca lewat drama Korea romantis fantasi terbaru berjudul No Tail To Tell.
Drakor No Tail To Tell ini memasangkan dua bintang muda yang tengah naik daun, Kim Hye Yoon dan Lomon.
Drakor ini dijadwalkan tayang setiap Jumat dan Sabtu mulai 16 Januari, sekaligus menandai kembalinya Kim Hye Yoon ke layar kaca sejak kesuksesan Lovely Runner.
Adapun dalam konferensi pers SBS yang digelar di kantor pusat SBS, Mok-dong, Seoul, Kim Hye Yoon secara terbuka membagikan perasaannya menjelang penayangan proyek barunya.
"Saya setengah semangat dan setengah gugup. Saya harap penonton menyukainya," ujar Hye Yoon.
Lebih lanjut, Hye Yoon mengaku cukup berhati-hati karena drama No Tail To Tell ini hadir setelah popularitas besar yang diraih Lovely Runner pada 2024, yang membuat ekspektasi penonton terhadapnya otomatis akan semakin tinggi.
Hye Yoon mengungkap, kesukesan Lovely Runner membuatnya kebanjiran tawaran proyek. Akan tetapi, ia memilih untuk tidak terburu-buru.
"Saat memilih proyek, saya mencari karakter yang belum pernah saya perankan sebelumnya," ujarnya.
Baca Juga: Drama Korea Recipe for Love, Kala Cinta Tumbuh dalam Konflik Dua Keluarga
"Eun Ho berani dan flamboyan, sangat berbeda dari Sol di Lovely Runner. Saya merasa peran ini akan menciptakan kontras yang jelas," imbuh Hye Yoon, menegaskan alasannya bergabung dengan proyek ini.
Karakter Gumiho MZ dan Chemistry dengan Lomon
Selain itu, Kim Hye Yoon mengaku langsung tertarik pada karakter gumiho generasi MZ.
Karakter Eun Ho tidak hadir sebagai makhluk mitologi yang ingin menjadi manusia demi cinta, melainkan sosok yang justru menolak kemanusiaan dan memilih keabadian.
"Saat aku membaca naskahnya, karakter bernama 'MZ gumiho' terasa menarik, dan kupikir aku bisa menunjukkan banyak sisi baru," terangnya.
"Gumiho yang saya kenal sebelumnya biasanya berusaha menjadi manusia dengan menjalin hubungan dengan manusia, tetapi Eun Ho adalah gumiho yang menolak menjadi manusia dan menginginkan kehidupan abadi.”
Ia melanjutkan, "Untuk benar-benar memperkuat karakter Eun Ho, saya mencoba pendekatan styling yang jauh lebih glamor. Ia menunjukkan banyak sisi dirinya, dan secara visual, ini adalah karakter paling flamboyan yang pernah saya mainkan."
Berita Terkait
-
Drama Korea Recipe for Love, Kala Cinta Tumbuh dalam Konflik Dua Keluarga
-
Kim Seon Ho Ungkap Kisah di Balik Karakter Joo Hoo-jin di Drakor Can This Love Be Translated?
-
7 Drama Korea Tayang Februari 2026, Shin Hae Sun sampai Han Ji Min Comeback
-
Bertabur Bintang Top, Adu Kuat Lineup Korea 2026 Netflix vs Disney Plus
-
Sinopsis The Wonderfools, Segera di Netflix Tampilkan Park Eun Bin dan Cha Eun Woo
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Baim Wong Beri Kode Honor Reza Rahadian, Setara 2 Lamborghini?
-
Ditinggal Ammar Zoni, dokter Kamelia Kepincut Reza Arap?
-
Ian Wibisono Drummer Rocker Kasarunk Meninggal Dunia
-
Olah TKP Kasus Zina Inara Rusli Makan Waktu 1 Jam, Tak Ada Rekonstruksi Adegan
-
7 Potongan CCTV Jadi Bukti Kasus Zina Inara Rusli, Diragukan Ada Unsur Pidana
-
Sudah Dipastikan Hoaks, Tiket Pesawat Garuda Rp200 Juta Jadi Guyonan: Ini Mau ke Bulan?
-
Diduga Antivaksin, Patricia Gouw Buru-Buru Klarifikasi: Aku Bawa Dokter ke Singapura!
-
Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
-
Hounds of War: Simfoni Balas Dendam yang Brutal, Sahur Ini di Trans TV
-
Tayang di Vidio, Film Ordinary Person Angkat Kisah Kelam Korea 1987