- Ditjen PAS menolak permintaan Ammar Zoni untuk pindah lapas, menegaskan ia bukan penjahat besar yang layak di sel super ketat.
- Keberadaan Ammar di Jakarta bersifat sementara hanya untuk keperluan persidangan; ia akan segera dikembalikan ke Nusakambangan.
- Ammar dikirim ke Nusakambangan karena berulang kali terjerat narkoba dan diduga terlibat peredaran zat terlarang di dalam lapas.
Suara.com - Ammar Zoni tengah menghadapi persidangan kasus narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Dalam sidang yang digelar pada Kamis, 29 Januari 2026, Ammar Zoni meminta agar tak dikembalikan ke Nusakambangan. Ia merasa bukan penjahat besar yang harus berada di tahanan super ketat tersebut.
"Saya berharap tidak dibalikan lagi ke Nusakambangan," kata Ammar Zoni.
"Saya bukan sebagai seorang penjahat besar, yang harus dibikin seolah-olah dihancurkan hidup saya," ujarnya lagi.
Namun, harapan besar ayah dua anak ini pupus. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) menolak permintaan sang aktor.
Kasubdit Kerja Sama Ditjen Pemasyarakatan, Rika Aprianti, menjelaskan bahwa status Ammar di Jakarta hanya sementara. Keberadaannya di Lapas Narkotika Jakarta cuma untuk keperluan menghadiri persidangan saja.
Nantinya setelah sidang selesai, Ammar Zoni akan dikembalikan ke Nusakambangan.
"Sampai saat ini sesuai dengan surat dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan, surat izin pemindahan pada saat dari Nusakambangan ke Lapas Narkotika Jakarta adalah bahwa saat persidangan yang bersangkutan," ungkap Rika Aprianti
Rika menegaskan, aturan ini tidak hanya berlaku untuk Ammar Zoni, tapi juga terdakwa lain. Mereka harus bersiap-siap meninggalkan Jakarta dalam waktu dekat ini, ketika sidang selesai.
Baca Juga: Rekayasa Oknum! Ammar Zoni Tuntut Bukti CCTV Rutan, Sebut Jadi Kunci Kebenaran Kasus Narkoba
"Ya, Ammar Zoni dan kawan-kawan kembali ke Lapas di Nusakambangan," sambung Rika menjelaskan nasib Ammar selanjutnya.
Ditjen PAS memastikan tidak ada perlakuan khusus bagi Ammar Zoni meskipun dia adalah seorang figur publik.
Selama belum ada surat perintah baru, maka rencana pemulangan ke Nusakambangan tetap berjalan.
"Sementara ini belum ada perubahan," tutup Rika.
Dalam berita sebelumnya, alasan Ammar Zoni dibawa ke Nusakambangan karena berkali-kali tersandung kasus narkoba.
Terbaru, Ammar Zoni disebut mengedarkan narkoba di lapas Salemba. Barang haram tersebut ditemukan di atas kamarnya.
Namun Ammar Zoni mengelak. Dalam sidang ia mengatakan tidak tahu menahu terkait narkoba yang berada di atas pintu kamarnya tersebut.
Berita Terkait
-
'Gue Enggak Sanggup!' Jeritan Hati Ammar Zoni usai Dipindah ke Nusakambangan
-
Mata Ditutup dan Tangan Kaki Diikat, Ammar Zoni Resmi Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan
-
Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan
-
Ammar Zoni Gandeng Pengacara Baru, Siap Ajukan PK atas Vonis 7 Tahun
-
Nasib Ammar Zoni setelah Vonis: Masihkah Harus Mendekam di Penjara High Risk Nusakambangan?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya