Pandji Pragiwaksono usai bersilaturahmi dengan anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, Selasa (3/2/2026). [Rena Pangesti/Suara.com]
Baca 10 detik
- Pandji Pragiwaksono bersama pengacaranya, Haris Azhar, mendatangi MUI untuk bersilaturahmi dan mengklarifikasi maksud materi stand up comedy 'Mens Rea' yang viral.
- Selain berdialog dengan MUI, Pandji menyatakan akan bersikap kooperatif memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Jumat mendatang.
- Pandji menegaskan tidak kapok dan akan terus berkarya karena merasa materinya dibuat murni untuk menghibur, tanpa niat jahat untuk menyinggung pihak mana pun.
Meski tengah menghadapi kasus, Pandji Pragiwaksono tidak kapok berkarya. Ia memastikan akan terus membuat special show.
"Karena memang tidak datang dengan niat jahat, hanya niat menghibur untuk bikin masyarakat ketawa. Maka tidak ada alasan untuk saya kapok," ucap Pandji Pragiwaksono.
Sekali lagi Pandji Pragiwaksono menjelaskan, ia membuka ruang diskusi bagi mereka yang mau tau maksud dan tujuan dari materi stand up comedy.
"Kalau diminta dijelaskan, saya bisa jelaskan. Datangnya dari tempat yang baik, maka nggak ada alasan untuk kapok sih gitu kurang lebih," kata Pandji.
Komentar
Berita Terkait
-
MUI Usul Zakat Jadi Kredit Pajak, Bos DJP: Harus Berlaku Adil untuk Semua Umat Beragama
-
MUI Dukung MK Hapus Jatah Tambang untuk Ormas Keagamaan
-
Saat Tawa Dikepung Intelijen: Menguji UU Polri Lewat Ruang Publik Habermas
-
Kurikulum Pendidikan Baru Bakal Ajarkan Bahaya LGBTQ Sejak SD hingga SMA
-
Viral Hair Croissant yang Menjijikkan: Kreativitas atau Pelecehan Berkedok Gimmick?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan