- Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan klarifikasi terhadap Pandji Pragiwaksono pada Jumat, 6 Februari 2026.
- Pandji dilaporkan enam pihak atas dugaan pencemaran nama baik, penghasutan, serta penistaan agama terkait materi komedi.
- Laporan terbaru datang dari MPS Banten mengenai analogi salat dan praktik ibadah dalam konteks penerbangan.
Suara.com - Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap komika Pandji Pragiwaksono terkait laporan dugaan pencemaran nama baik, penghasutan, hingga penistaan agama dalam materi stand up comedy Mens Rea. Klarifikasi terhadap Pandji akan dilakukan pada pekan ini.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan penyidik telah melayangkan undangan klarifikasi kepada Pandji sebagai bagian dari proses penyelidikan.
“Undangan klarifikasi untuk Jumat 6 Februari 2026 pukul 10.00,” kata Budi kepada wartawan, Selasa (3/2/2026).
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendalami laporan yang masuk serta mengklarifikasi materi komedi yang dipersoalkan oleh pelapor. Hingga kini, kasus tersebut masih berada pada tahap penyelidikan awal.
Dalam perkara ini, Pandji telah dilaporkan oleh enam orang ke Polda Metro Jaya. Terbaru, laporan itu dilayangkan oleh Majelis Pesantren Salafiyah (MPS) Banten pada Kamis (22/1/2026) malam. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/567/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.
Ketua Dewan Pembina MPS Banten KH. Matin Syarkowi menyebut pelaporan dilakukan karena sejumlah pernyataan Pandji dalam materi Mens Rea dinilai menyinggung makna dan kedudukan ibadah salat.
Salah satu materi yang dipersoalkan adalah analogi yang menyebut orang rajin salat belum tentu orang baik, yang kemudian disandingkan dengan siswa yang tidak pernah bolos namun disebut “goblok”.
Selain itu, pelapor juga menyoroti bagian materi yang menggambarkan seorang pilot pesawat mengajak penumpang melakukan salat safar saat terjadi gangguan penerbangan, yang dinilai tidak sesuai dengan praktik di dunia penerbangan dan berpotensi melecehkan ibadah.
Atas laporan tersebut, MPS Banten menyerahkan sejumlah barang bukti berupa rekaman materi komedi dalam bentuk dokumen digital. Meski demikian, pelapor menyatakan laporan itu tidak serta-merta bertujuan mempidanakan Pandji, melainkan meminta kejelasan atas materi yang dipersoalkan.
Baca Juga: Kembali Jadi Tersangka, Ini Daftar Hitam Kasus Hukum Habib Bahar bin Smith
Berita Terkait
-
Kembali Jadi Tersangka, Ini Daftar Hitam Kasus Hukum Habib Bahar bin Smith
-
Diserang 10 Laporan, Pandji Pragiwaksono Bongkar 3 Rahasia Dapur 'Mens Rea'
-
Pandji Pragiwaksono Klarifikasi Usai Sebut Nama Raffi Ahmad dalam Materi Pencucian Uang Mens Rea
-
Pandji Pragiwaksono Apresiasi Sikap Gibran Tanggapi Candaan Mens Rea: Bijak dan Paham Pop Culture
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Momen Pramono Tertawa Lepas di Rakornas, Terpikat Kelakar Prabowo Soal '2029 Terserah'
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Diprotes Warga Srengseng Sawah, Pemprov DKI Jakarta Siap Evaluasi Izin Party Station
-
Kembali Jadi Tersangka, Ini Daftar Hitam Kasus Hukum Habib Bahar bin Smith
-
Hubungan Putri Kerajaan Norwegia dengan Epstein, Sebut 'Predator Seks' Sosok Menawan
-
Arief Hidayat Pamit dari MK: Bongkar Rahasia 'Dissenting Opinion' hingga Kelakar Kekalahan Ganjar
-
Polemik Yayasan Unsultra: Pemprov Sultra Sesalkan Nur Alam Tak Hadir Mediasi, Sebut Tak Kooperatif
-
Rencana Prabowo Bertemu Trump, Seskab Teddy Sebut Masih dalam Pembahasan
-
Seskab Teddy Tegaskan Prabowo Tidak Pakai Dua Pesawat Kepresidenan Saat ke Luar Negeri