- Pandji Pragiwaksono menyambangi Polda Metro Jaya untuk mengklarifikasi lima laporan terhadapnya, bukan untuk menjalani BAP.
- Pandji membawa hasil diskusi dari MUI sebagai bahan penjelasan kepada penyidik terkait materi 'Mens Rea' yang dianggap sensitif.
- Laporan tersebut berfokus pada dugaan penistaan agama terkait salat dan isu ormas.
Ia tampak tenang namun irit bicara, sembari menjanjikan penjelasan yang lebih lengkap setelah proses diskusinya dengan penyidik selesai dilaksanakan.
Sambil memberikan gestur pamit kepada awak media, Pandji memberikan sedikit bocoran bahwa apa yang akan ia sampaikan nantinya akan memberikan kejelasan yang dinamis terkait kasus ini.
"Yang disampaikan akan lebih seru dan menyenangkan setelah melewati dalam prosesnya. Nanti ketemu lagi sore. Oke. Dadah, sampai nanti sore," kata Pandji Pragiwaksono kepada wartawan sebelum masuk ke ruang pemeriksaan.
Rentetan Laporan dan Isu Sensitif 'Mens Rea'
Persoalan hukum yang menjerat Pandji Pragiwaksono ini sejatinya sudah bergulir sejak awal tahun. Kasus ini bermula dari laporan gabungan massa dari Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah.
Kedua organisasi kepemudaan besar di Indonesia tersebut secara resmi melayangkan laporan ke pihak kepolisian pada Kamis, 8 Januari 2026.
Tapi belakangan, PBNU maupun PP Muhammadyah membantah pelapor tersebut bagian dari mereka.
Berita Terkait
-
Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah
-
Waketum MUI Cholil Nafis Imbau Umat Islam Hormati Nyepi, Takbir Tak Pakai Pengeras Berlebihan
-
Jelang Sidang Isbat: MUI Ingatkan Potensi Lebaran Berbeda, Umat Diminta Tak Saling Menyalahkan
-
Pandji Pragiwaksono Rilis Buku Mens Rea April Mendatang, Bedah Data di Balik Materi Komedi
-
Materi Toraja Jadi Kasus, Pandji Pragiwaksono Janji Perbaiki Menulis Jokes
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Dea Annisa Rela Tunda Nikah Demi Jadi Tulang Punggung Keluarga dan Biayai Pendidikan Adik
-
Ramai THR Ameena dari Kris Dayanti dan Ashanty, Netizen Malah Pertanyakan Jatah dari Gen Halilintar
-
Selain Keluarga, Polisi Bakal Periksa Laki-Laki yang Bersama Cucu Mpok Nori Sebelum Tewas Dibunuh
-
Kronologi Chappell Roan Dilarang Manggung di Brasil, Berawal dari Tudingan Intimidasi Anak Jorginho
-
Drama Keluarga Tasyi Athasyia Vs Selvi Salavia Memanas: Kini Ribut Gara-Gara Foto Lebaran
-
Kabar Duka, Ibu Gilga Sahid Meninggal Dunia
-
Terkuak Sosok Fuad WNA Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori: Ternyata Penjual Parfum
-
Versi Pelaku, Bunuh Cucu Mpok Nori di Malam Takbiran Gegara Cemburu
-
Penampilan Ahmad Assegaf Tanpa Tasya Farasya Bikin Pangling: Dulu Berasa Raja Dubai
-
Kena Nyinyir Warganet, Dewi Perssik Bongkar Alasan Selalu Foto di Area Tangga Rumah