- Pandji Pragiwaksono menyambangi Polda Metro Jaya untuk mengklarifikasi lima laporan terhadapnya, bukan untuk menjalani BAP.
- Pandji membawa hasil diskusi dari MUI sebagai bahan penjelasan kepada penyidik terkait materi 'Mens Rea' yang dianggap sensitif.
- Laporan tersebut berfokus pada dugaan penistaan agama terkait salat dan isu ormas.
Ia tampak tenang namun irit bicara, sembari menjanjikan penjelasan yang lebih lengkap setelah proses diskusinya dengan penyidik selesai dilaksanakan.
Sambil memberikan gestur pamit kepada awak media, Pandji memberikan sedikit bocoran bahwa apa yang akan ia sampaikan nantinya akan memberikan kejelasan yang dinamis terkait kasus ini.
"Yang disampaikan akan lebih seru dan menyenangkan setelah melewati dalam prosesnya. Nanti ketemu lagi sore. Oke. Dadah, sampai nanti sore," kata Pandji Pragiwaksono kepada wartawan sebelum masuk ke ruang pemeriksaan.
Rentetan Laporan dan Isu Sensitif 'Mens Rea'
Persoalan hukum yang menjerat Pandji Pragiwaksono ini sejatinya sudah bergulir sejak awal tahun. Kasus ini bermula dari laporan gabungan massa dari Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah.
Kedua organisasi kepemudaan besar di Indonesia tersebut secara resmi melayangkan laporan ke pihak kepolisian pada Kamis, 8 Januari 2026.
Tapi belakangan, PBNU maupun PP Muhammadyah membantah pelapor tersebut bagian dari mereka.
Berita Terkait
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat
-
Tolak Pidana LGBTQ, Koalisi Sipil: Jangan Alihkan Isu Korupsi MBG dan Rupiah!
-
Setelah 'Mens Rea' Pandji, 'GOAT Pandemonium' Karya Ge Pamungkas Siap Guncang Netflix
-
MUI Angkat Bicara Soal Status Haji Pejabat yang Terjerat Kasus Korupsi Seperti Dadan Hindayana
-
Pakar Hukum: Klaim Nadiem Tak Ada Mens Rea Runtuh sejak Hadir di Rapat Zoom Mei 2020
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka