- Bupati Lombok Tengah, Pathul Bahri, menanggapi kasus keracunan MBG pada Jumat, 6 Februari 2026.
- Pathul Bahri menyatakan insiden kecil tersebut hanya sekitar 0,0001% dari total dapur penyedia makanan.
- Bupati meminta media tidak mengembangkan berita kecil tersebut karena dianggap sebagai hal yang wajar.
Suara.com - Heboh kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lombok Tengah akhirnya mendapat tanggapan dari sang pimpinan daerah.
Bupati Lombok Tengah, Pathul Bahri, angkat bicara secara terbuka mengenai insiden yang menimpa warganya pada Jumat, 6 Februari 2026 tersebut.
"Begini, saya tidak ingin mengatakan ada keraguan yang besar. Kalau kita bicara dari jumlah SPPG, secara nasional itu jumlahnya sekitar 60 sampai 80 ribu dapur," ujarnya.
Politisi yang kini memimpin wilayah berjuluk Bumi Tatas Tuhu Trasna tersebut menilai bahwa masyarakat tidak perlu memberikan reaksi yang terlalu berlebihan.
"Jika terjadi satu atau dua kasus di beberapa titik, itu persentasenya sangat kecil, sekitar 0,0001 persen," jelas pria yang lahir pada 31 Desember 1969 tersebut.
Angka tersebut didapatkan berdasarkan perbandingan antara jumlah titik penyedia makanan dengan insiden yang terjadi di lapangan secara kumulatif.
"...46 juta, 60 juta, kemudian ada terjadi suatu satu atau dua titik, kan 0,000001% dalam kehidupan berbicara tentang demokrasi, kehidupan berbicara tentang sosial, wajarlah itu. Kan hal yang wajar," tutur Pathul.
Baginya, adanya kendala dalam sebuah program raksasa yang menyasar jutaan orang adalah wajar. Bahkan sebuah kesalahan pun tidak bisa dihindari sepenuhnya.
Pathul Bahri juga memberikan pesan khusus kepada para awak media yang meliput peristiwa dugaan keracunan massal tersebut di wilayahnya.
Baca Juga: Kemensos - BGN Matangkan Program MBG Lansia dan Disabilitas
"Nah karena itu wartawan, jangan dikembang-kembangkan hal yang kecil itu," pinta sang Bupati kepada para kuli tinta yang hadir.
Dirinya mengingatkan bahwa pers juga memiliki tanggung jawab moral sebagai bagian dari bangsa Indonesia dalam mengawal program pemerintah.
"Kan wartawan juga orang bangsa Indonesia kan? Iya," imbuhnya dengan nada yang cukup lugas untuk meyakinkan para pencari berita.
Ucapan Pathul Bahri kemudian viral di media sosial. Salah satunya hadir di akun Instagram @/undercover.id pada Senin, 9 Februari 2026.
Warganet jelas meradang. Sebab sang bupati dinilai enteng menanggapi masalah tersebut.
"Ini bukan cuma prosentase. Bisa saja dampak keracunan ini merenggut nyawa," kata warganet.
Berita Terkait
-
Profil Aner Maisini, Bupati Intan Jaya Papua yang Viral Main Perosotan
-
Viral Momen Bupati Intan Jaya Main Perosotan bareng Warga, Hartanya Cuma..
-
Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
Dari Dua Kali Jadi Sekali? MBG Lansia Berpotensi Ikut Skema Rp10 Ribu per Porsi
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Usai Taklukkan Panggung Dunia, Yohanna Siap Getarkan Bioskop Indonesia 9 April Mendatang
-
Disindir Sherel Thalib, Salmafina Sunan Ungkap Alasan Masih Tutup Rapat Aib Taqy Malik
-
Jessica Iskandar Dilarikan ke RS, Vincent Verhaag Ungkap Kondisi Terkini
-
Sinopsis Gold Land, Park Bo Young Terlibat Kasus Penyelundupan Emas Ilegal
-
Kepala Diperban, Flea RHCP Bohong Habis Hajar Preman yang Rampok Lansia
-
Netizen Malaysia Terbang ke Indonesia Demi Film Tunggu Aku Sukses Nanti, Ulasannya Viral
-
Ada Kemungkinan Masa Penahanan Richard Lee Ditambah
-
Sinopsis If Wishes Could Kill, Serial Terbaru Netflix Karya Sutradara Park Youn Seo
-
ANTINRML TOUR 2026 Resmi Digelar! Siap Guncang Panggung dengan Genre 'Hipdut' Baru Indonesia
-
Sinopsis Kong: Skull Island, Tayang Malam Ini di Trans TV