Entertainment / Film
Rabu, 11 Februari 2026 | 12:28 WIB
Konferensi pers series A Little White Lie di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa, 10 Februari 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]
Baca 10 detik
  • Serial orisinal Maxstream TV adaptasi novel TeenLit "A Little White Lie" akan tayang pertengahan Juli 2026.
  • Cerita berlatar 12 tahun setelah novel, fokus reuni SD yang mengungkap sisi gelap karakter dewasa.
  • Setiap pemeran utama dan pendukung membawa kebohongan kompleks yang memicu konflik utama reuni tersebut.

Suara.com - Deretan aktor muda berbakat Indonesia siap menghidupkan kembali nostalgia novel TeenLit legendaris era 2000-an, A Little White Lie, dalam format serial orisinal Maxstream TV. 

Dalam konferensi pers yang digelar di Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Februari 2026, para pemain dan kru produksi membeberkan sisi gelap dan kompleksitas karakter mereka yang jauh lebih dewasa dibanding versi novelnya.

Series garapan rumah produksi Unlimited Production ini tidak lagi berlatar masa sekolah, melainkan melompat ke 12 tahun kemudian dalam sebuah reuni SD yang penuh intrik. 

Sutradara Sondang Pratama dan penulis Cassandra Massardi meramu kisah Ocha (Callista Arum), gadis pintar yang tengah terpuruk karena PHK, yang harus berhadapan kembali dengan Adit (Jerome Kurnia), CEO hotel yang angkuh namun rapuh, serta Bintang (Junior Roberts), sahabat lama yang tampak sempurna.

Transformasi Karakter: Dari "Secondhand Embarrassment" hingga Gangguan Tersembunyi

Konferensi pers series A Little White Lie di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa, 10 Februari 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]

Callista Arum, yang didapuk sebagai pemeran utama perempuan, mengungkapkan tantangan emosional memerankan Ocha. 

Karakter ini digambarkan terjebak dalam situasi sulit yang memaksanya melakukan kebohongan demi kebohongan untuk menutupi status sosialnya di hadapan teman-teman lamanya yang sukses.

"Karakter Ocha tuh sering banget menempatkan diri di situasi yang bikin orang-orang tuh kayak secondhand embarrassment. Bahkan aku yang meranin aja kayak, 'Aduh malu deh'," kata Callista seraya tertawa. 

Kekasih aktor Abun Sungkar ini menambahkan bahwa Ocha adalah sosok yang selalu berpegang teguh pada surat-surat masa lalu, yang justru menjadi sumber konflik batinnya.

Baca Juga: Lisa BLACKPINK Bintangi Film Netflix Baru, Terinsipirasi dari Notting Hill

Di sisi lain, Jerome Kurnia memberikan bocoran menarik mengenai karakter Adit. Bukan sekadar CEO kaya raya, Adit menyimpan lapisan karakter yang cukup rumit dan misterius.

"Adit mempunyai suatu 'kelainan' yang mungkin mengganggu orang lain dan juga dirinya. Agak susah jelasinnya karena belum tayang, tapi intinya dia punya sesuatu yang menghambat dirinya," ungkap Jerome. 

"Apakah white lie itu bisa menjadi sebuah truth? Itu yang akan kita cari tahu," tambahnya. 

Junior Roberts dan Filosofi "Beautiful Lie"

Konferensi pers series A Little White Lie di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa, 10 Februari 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]

Peran Bintang yang dimainkan Junior Roberts menjadi salah satu sorotan utama. Bintang digambarkan sebagai sosok pencair suasana yang hangat, namun menyimpan rahasia besar yang berpotensi merusak persahabatan mereka.

Dalam sesi wawancara, Junior menjelaskan pandangannya mengenai tema besar serial ini. 

Berbeda dengan Callista yang lebih menyukai kejujuran pahit (hard truth), Junior merasa karakter Bintang cukup dekat dengan pandangan pribadinya tentang "kebohongan putih".

"Aku lebih tipe orang yang beautiful lie dibanding harsh truth. Jadi kayak ya udah lu bohong aja deh ke gue yang penting semua aman. Everything's good," kata Junior. 

Adik Cinta Brian ini juga merefleksikan pengalamannya sebagai anak rantau yang kerap menyembunyikan masalah dari ibunya demi ketenangan keluarga.

Terkait perannya, Junior menegaskan bahwa kebohongan Bintang bukanlah hal sepele. 

"Yang mengganggu itu the white lie-nya dia sih. White lie-nya Bintang tuh sangat-sangat mengganggu sekali sebenarnya. Itu bikin greget," tambahnya.

Ensembel Cast dengan Konflik Berlapis

Konferensi pers series A Little White Lie di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa, 10 Februari 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]

Produser Oswin Bonifanz menegaskan bahwa kekuatan A Little White Lie terletak pada pengembangan karakter pendukung yang solid, bukan sekadar tempelan. Setiap karakter yang hadir di reuni membawa "bom waktu" masing-masing.

"Saya berani guarantee (karakter lain) bukan hanya menjadi tempelan. Harlan sendiri, Queen dengan Kian, itu bisa menjadi satu cerita sendiri. Setiap karakter punya konflik dan white lie sendiri yang akhirnya menggiring ke Ocha untuk tahu siapa cinta sejatinya," jelas Oswin.

Hal ini diamini oleh para pemeran pendukung. Naura Hakim memerankan Jeannete, sosok yang center of attention dan money oriented, sementara Teuku Rizky memerankan Harlan, sahabat yang terlihat kaya namun menyimpan rahasia soal profesi aslinya. 

Ada pula Chicco Manassero sebagai Kian dan Adel Refa sebagai Quinn, pasangan suami istri yang terlihat harmonis di luar namun rapuh di dalam.

"Kian ini punya istri, Quinn. Dan ya, kurang lebih white lie-nya di situ (dalam rumah tangga)," ujar Chicco singkat menghindari spoiler.

Visual dan Tanggal Tayang

Secara visual, para pemain melakukan penyesuaian penampilan untuk menggambarkan usia karakter yang menginjak 25 tahunan. 

Callista Arum bahkan mengubah gaya rambutnya menjadi keriting (curly) untuk menghidupkan sosok Ocha yang lebih dewasa namun tetap playful.

Sondang Pratama selaku sutradara menjanjikan pengalaman menonton yang mengaduk emosi karena penonton akan ditempatkan pada posisi "serba tahu" dibanding karakternya. 

"Kita sudah delivery informasi ke penonton (tentang kebohongan mereka). Jadi nanti penonton ketika nonton jadi gemas sendiri," ujarnya.

Proses syuting A Little White Lie akan dimulai pada Februari ini. Serial yang sarat akan drama persahabatan, romansa, dan intrik bisnis ini dijadwalkan tayang pada pertengahan Juli 2026 di platform Maxstream TV.

Load More