- SBY minta pemerintah dalami aturan Board of Peace sebelum bayar iuran triliunan.
- SBY meyakini Prabowo telah pertimbangkan kepentingan nasional saat gabung Board of Peace.
- Pendalaman urgensi dan aturan Board of Peace jadi sorotan utama SBY.
Suara.com - Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), memberikan pandangannya mengenai bergabungnya Indonesia ke dalam Board of Peace (BoP). SBY meyakini bahwa Presiden Prabowo Subianto telah mempertimbangkan segala aspek kepentingan nasional sebelum memutuskan langkah strategis tersebut.
“Tinggal dijelaskan kepada publik Indonesia agar tidak ada lagi pro dan kontra yang semakin meluas,” ujar SBY dalam dialog di kanal YouTube Gita Wirjawan bertajuk SBY Membaca Catur Politik Dunia, Endgame #254, dikutip Kamis (12/2/2026).
SBY menekankan pentingnya pendalaman lebih lanjut terkait keanggotaan Indonesia di Dewan Perdamaian tersebut, terutama sebelum pemerintah memutuskan untuk membayar iuran sebesar 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp17 triliun.
“Menurut saya, didalami dulu. Sudah bergabung oke, tapi ini kan awal, kita belum tahu rules of the game-nya nanti seperti apa. Kendalinya di siapa, siapa yang mendominasi, dan kepentingan siapa? Apakah betul menjadi common interest di mana Indonesia juga menitipkan kepentingannya di situ?” tanya SBY.
Kendati demikian, SBY menegaskan bahwa dirinya tidak berada dalam posisi untuk menyatakan setuju atau tidak setuju terhadap kebijakan tersebut secara terbuka.
“Silakan dilihat baik-baik. Saya tidak pada posisi tidak setuju atau setuju karena kita mengikuti pemimpin kita,” tegas SBY.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
Terkini
-
Gus Ipul Minta Pendamping PKH Datangi 11 Juta Peserta PBI yang Dinonaktifkan
-
Golkar Resmi Proses PAW Adies Kadir, Sarmuji Tegaskan Tak Ada 'Lompat Pagar'
-
MKMK Dinilai Hanya Bisa Adili Etik, Keppres Pengangkatan Adies Jadi Hakim MK Tak Bisa Dibatalkan?
-
Drama Tetangga: Teriakkan Suara Drum Berujung Pengeroyokan, Korban Malah Jadi Terlapor
-
Nasib Tragis Sutaji, Pemuda Pondok Labu Tewas Terlindas Transjakarta di Depan Bus Stop Taman DDN
-
Saut Situmorang: OTT Bea Cukai Tak Mengejutkan, Tanpa Reformasi Sistem Hasilnya Akan Stagnan
-
6 Fakta Amuk Angin Kencang di Cibinong, Warga Histeris Lihat Atap Pakansari Berterbangan
-
Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
-
Sinyal Kuat Golkar: Prabowo Dijamin Maju Lagi di Pilpres 2029, Asalkan...
-
Bukan Incar Kursi Cawapres, Bahlil Putuskan Maju Caleg 2029 dari Tanah Papua