- Film aksi surealis Hong Kong, The Invincible Dragon, akan tayang di Trans TV pada Senin, 16 Februari 2026.
- Plot berpusat pada Detektif Kowloon (Zhang Jin) menyelidiki pembunuhan polisi wanita yang menargetkan tunangannya.
- Klimaks film ini menampilkan pertarungan antara Zhang Jin melawan Anderson Silva dan berakhir dengan elemen supernatural.
Suara.com - Dunia sinema aksi Hong Kong selalu memiliki cara unik untuk memberikan kejutan bagi para penggemarnya.
Namun, tidak ada yang benar-benar bisa mempersiapkan penonton untuk pengalaman surealis yang ditawarkan oleh The Invincible Dragon (Jiu Long Bu Bai).
Disutradarai oleh sineas eksentrik Fruit Chan, film yang mendapatkan sorotan luas pada rilis internasionalnya di tahun 2021 ini menjanjikan sebuah laga hard-boiled yang berujung pada konklusi yang akan membuat dahi berkerut sekaligus terpukau.
The Invincible Dragon akan tayang pada Senin (16/2/2026) malam ini pukul 23.00 WIB di Trans TV. Berikut kami sajika sinopsisnya.
Film ini berpusat pada karakter Kowloon (diperankan Zhang Jin), seorang detektif kepolisian yang dikenal karena temperamennya yang meledak-ledak dan gaya investigasinya yang tidak ortodoks.
Kowloon memiliki ciri khas unik: tato naga raksasa yang menutupi punggungnya, yang ia yakini sebagai pelindung spiritualnya sejak masa kecil.
Konflik utama bermula ketika serangkaian pembunuhan keji menargetkan polisi wanita di Hong Kong.
Kasus ini menjadi sangat personal bagi Kowloon ketika tunangannya, yang juga seorang anggota kepolisian, menghilang tanpa jejak saat bertugas.
Penyelidikan membawanya ke Makau, di mana ia harus berhadapan dengan Alexander Sinclair (diperankan oleh legenda MMA, Anderson Silva), seorang petarung tangguh yang memiliki dendam masa lalu terhadap Kowloon.
Baca Juga: Sinopsis 5 Film di Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini, Masih Didominasi Horor
Di tengah hiruk-pikuk aksi tersebut, kita juga melihat penampilan dari aktris veteran Loletta Lee (Lee Lai-chun) yang memberikan dimensi emosional dalam narasi film ini, mengingatkan penonton pada kejayaan era sinema klasik Hong Kong.
Daya tarik utama film ini tentu saja adalah koreografi laga. Zhang Jin, yang telah membuktikan kemampuannya dalam Ip Man 3 dan Master Z: Ip Man Legacy, menampilkan intensitas fisik yang luar biasa.
Bertarung melawan Anderson Silva, salah satu petarung terhebat dalam sejarah UFC, memberikan kontras gaya yang menarik antara kung fu tradisional yang sinematik dengan teknik striking MMA yang brutal.
Pertarungan mereka di atas menara Macau Tower menjadi salah satu set-piece paling ambisius dalam film ini.
Namun, di balik aksi fisik tersebut, sutradara Fruit Chan menyisipkan elemen-elemen psikologis dan simbolisme yang jarang ditemukan dalam film aksi murni.
The Invincible Dragon bukanlah film aksi standar. Kritikus internasional menyoroti bagaimana Fruit Chan, yang lebih dikenal lewat karya-karya arthouse seperti Made in Hong Kong, mencoba mendobrak batasan genre.
Berita Terkait
-
Sinopsis 5 Film di Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini, Masih Didominasi Horor
-
L.A Confidential: Skandal Korup di Balik Gemerlap Hollywood 1950-an, Malam Ini di Trans TV
-
In Time: Waktu adalah Uang Jadi Kenyataan Paling Mematikan, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Spider-Noir, Nicolas Cage Perankan Ben Reilly
-
Runner Runner: Justin Timberlake Terjebak di Dunia Judi Online, Malam Ini di Trans TV
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Melawan Arus Viral, Agushafi Gandeng Satrio ALEXA Lahirkan Pop Ballad Grande 'Tunggu Apa Lagi'
-
Fancon Kim Myungsoo di Jakarta Tinggal Hitungan Jam, Simak Rundown dan Jadwal Benefitnya
-
Momen Haru Ruben Onsu dan Igun di Tanah Suci: dari Cuaca 50 Derajat hingga Me-Time di Depan Kabah
-
Kisah TikToker Kiki Jupe, dari Guru Honorer Kini Jadi Pengusaha Kuliner Sukses
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy
-
Prambanan Jazz 2026 Siapkan Konsep 'Playing Jazz', Sejumlah Musisi Lintas Genre Akan Tampil Beda
-
Boby Berliandika X Factor dan Istri Rajut Karier Musik hingga Bisnis di Tengah Gempuran Digitalisasi
-
Pulang Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Gugatan Hak Asuh Anak ke Sarwendah
-
Agna Rangkum Perihnya Perpisahan Sunyi dalam Lagu 'Diluar Hal Biasa'
-
DNA Rilis Album Aurora, Realita Kehidupan DJ Aloy dan JayJax dalam 18 Lagu