Entertainment / Film
Jum'at, 20 Februari 2026 | 18:00 WIB
Tayang di Korea Selatan, Film Jumbo Ramai Ditonton Warga Lokal (Instagram/@by4mstudio.official)

Suara.com - Film Jumbo yang meraih 10 juta penonton di Indonesia mendapat kesempatan tayang di bioskop-bioskop Korea Selatan sejak Rabu, 18 Februari 2026.

Akun Thread @jeoneunedi, seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Korea Selatan, menceritakan pengalamannya nonton di CGV Daegu.

Edi Kuswanto pemilik akun @jeoneunedi awalnya mengira penonton film Jumbo adalah WNI yang tinggal di Korea seperti dirinya.

Namun ternyata banyak warga lokal, terutama anak-anak yang datang bersama orangtua mereka, untuk menonton film Jumbo.

"Jujur kaget dan bangga ternyata saya satu-satunya orang asing/Indonesia yang ada di studio tersebut," beber Edi.

"Dan yang paling bikin bangga, ternyata banyak antusias warga Korea kepada film ini, mereka berbondong-bondong dengan anak-anak mereka," sambungnya.

Sebagai bukti, Edi Kuswanto juga menyertakan potret ibu dan anak yang satu studio bioskop dengannya.

WNI Nonton Film Jumbo di Korea Selatan

WNI Nonton Film Jumbo di Korea Selatan

Rasa bangga Edi tak berakhir sampai di situ saja. Ulasan untuk film Jumbo di aplikasi CGV Korea pun sangat positif.

"Ini adalah film yang saya pilih untuk ditonton bersama anak-anak saya. Dan saya agak ragu karena film ini disulih suara. Tetapi film ini memiliki perpaduan yang baik antara dialog yang menyentuh hati dan momen-momen yang membuat Anda tertawa dan menangis secara bersamaan," tulis salah satu penonton asal Korea.

Baca Juga: 5 Sunscreen Ukuran Jumbo Terbaik untuk Mengatasi Flek Hitam

"Anak-anak mengatakan itu menyenangkan, tetapi si bungsu mengatakan ada beberapa bagian yang menyedihkan. Itu adalah sebuah karya yang memberi mereka imajinasi dan kegembiraan di akhir liburan", tulis yang lain.

"Saya sangat menikmati menontonnya bersama anak-anak saya. Filmnya sangat menarik dan ceritanya sangat bagus," kata penonton lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Edi Kuswanto sekaligus ingin membantah dugaan bahwa semua orang Korea Selatan rasis.

Tuduhan rasis belakangan semakin 'keras' dengan munculnya 'perang' antara Knetz dan SEAblings di media sosial.

"Jangan hanya karena ulah segelintir orang lalu kalian menjudge Korea itu rasis, kalau mereka rasis gak mungkin mereka nonton film dari Indo, udah males duluan pastinya," tutur Edi.

Selama satu tahun tinggal di Korea Selatan pun, Edi tidak pernah menerima tindakan rasis dari warga lokal.

Sebaliknya, Edi merasa diterima dan mendapatkan banyak bantuan selama menjadi 'orang asing' di Negeri Ginseng tersebut.

"Satu cerita lagi ketika film akan mulai, ada bocil yang akan duduk di samping saya, tiba-tiba dia menyapa saya, lalu saya pun balik menyapa dia," cerita Edi.

"Ibunya pun tersenyum kepada saya, mungkin mereka juga tau kalau saya bukan orang Korea. Mereka sejak kecil udah diajarkan etika dan tata krama," pungkasnya.

Mengetahui film Jumbo ditonton warga Korea Selatan, warganet asal Indonesia ikut menunjukkan kebanggaan mereka.

"Ahh senangnya respon Jumbo bagus di sana. Makasih udah ngeramein film Jumbo di Korea ya mas," komentar akun @rizhayu***.

"So happy dan bangga," sahut akun @randu***.

"Semoga film Jumbo sukses di sana dan meredakan perang dunia maya beberapa minggu ini," balas akun @yoedhie***.

Sebagai informasi, film Jumbo saat ini dapat disaksikan ulang masyarakat Indonesia di aplikasi Netflix ya!

Load More