Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) membeberkan fakta terbaru terkait kasus kematian tragis Nizam Syafei (14), remaja asal Sukabumi, Jawa Barat.
Berdasarkan pengawasan mandiri usai menerima laporan dari ibu kandung korban, KPAI menemukan bahwa keluarga korban diwarnai oleh siklus kekerasan yang sangat kompleks.
Salah satu temuan krusial adalah fakta bahwa ibu tiri korban ternyata juga merupakan korban KDRT yang dilakukan oleh ayah kandung Nizam Syafei.
Berikut beberapa fakta terbaru di balik tragedi Nizam Syafei yang baru terungkap.
1. Siklus Kekerasan dalam Rumah Tangga
KPAI dalam Rapat Dengar Pendapat di Komisi III DPR RI (2/3/2026) mengungkap bahwa relasi yang penuh kekerasan di dalam rumah tangga diduga kuat menjadi pemicu ibu tiri melampiaskan kekejamannya kepada Nizam Syafei.
Tekanan fisik dan psikis yang dialami ibu tiri dari Ayah Nizam Syafei menciptakan lingkungan yang tidak sehat, di mana anak sering kali menjadi sasaran.
Selain itu, terungkap bahwa status pernikahan antara ayah kandung dan ibu tiri Nizam Syafei ternyata hanya dilakukan secara agama atau siri.
Fakta lain mengungkap bahwa perilaku kasar ayah Nizam Syafei sudah diketahui keluarga dan bahkan sering diingatkan namun tidak pernah diindahkan.
Baca Juga: 3 Pernyataan Kontroversial Menag Nasaruddin Umar, Terbaru soal Zakat
Bahkan perilaku kekerasan terhadap Nizam Syafei dari ayah kandung semakin intens dalam kurun waktu 4 tahun ke belakang.
2. Sikap Dingin Sang Ayah Kandung
Fakta memilukan lainnya yang ditemukan KPAI di lapangan adalah sikap apatis ayah kandung terhadap kematian anaknya sendiri.
Dari informasi terbaru terungkap bahwa sejak Nizam Syafei dimakamkan hingga saat ini, ayah kandungnya belum pernah sekalipun mendatangi pusara sang anak.
Hal ini sangat kontras dengan kedekatan emosional yang dirasakan oleh anggota keluarga lain, seperti bibi dan pamannya, yang justru menjadi pihak yang paling peduli terhadap pemakaman dan keadilan bagi Nizam Syafei.
3. Dua Proses Hukum yang Mengintai
Tag
Berita Terkait
-
Sujiwo Tejo Sebut Perang Sekarang Hanya Pesta Kembang Api: Pengecut!
-
Betrand Tewas Ditembak, Polisi Klaim Tidak Sengaja
-
Kontroversi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Kakak Fairuz A Rafiq yang Terjerat OTT KPK
-
Kisah Viral Pekerja Kilang Minyak di Arab yang Kirim Semua Gaji ke Ibu di Kampung, Berakhir Tragis
-
Viral Sekelompok Anak Kecil Ziarah ke Makam Kucing, Kompak Bacakan Iqra
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Jauh dari Riau ke Copenhagen: Kisah Rully Irawan Menemukan Makna 'Rumah' Lewat Musik
-
Bocil Ini Viral Bikin Klinik Kecantikan Khusus Gen Alpha, Sekali Perawatan cukup Bayar Rp2000
-
Raffi Ahmad Berduka atas Meninggalnya Nayato Fio Nuala: Berjasa dalam Perjalanan Hidup
-
Raisa Ternyata Alami Baby Blues, Ingin Jatuh dari Tangga demi Bisa Tidur di RS
-
Sebut Sudah Nikah Siri, Inara Rusli Mengaku Lupa Siapa Penghulu dan Saksi Pernikahannya
-
Viral! Cowok 18 Tahun Masuk IGD Ngaku Menstruasi, Dokter Ungkap Fakta Pilu di Baliknya
-
Sinopsis Apex, Charlize Theron Diburu Psikopat Kejam di Tengah Alam Liar
-
Bantah Bukti Zina 2 Jam, Pengacara Inara Rusli: Videonya Editan, Remang, dan Cuma 2 Menit
-
Poliponi Bali 2026 Umumkan Line Up, Sheila On 7 Jadi Daya Tarik Utama
-
Dituding Tak Bisa Saingi Tamara Bleszynski, Jawaban Ibu Tiri Teuku Rassya Bikin Netizen Geram