- Artis internasional menuntut keamanan 24 jam dan akses VIP eksklusif.
- Musisi seperti Dave Mustaine memiliki aturan personal yang sangat ketat terkait ruang pribadi.
- Insiden pemukulan dipicu oleh ketidakdisiplinan sopir yang menggunakan ponsel saat mengemudi.
Suara.com - Ravel Junardy, CEO Ravel Entertainment, membagikan pengalaman unik sekaligus menantang saat memboyong musisi kelas dunia ke Indonesia.
Sebagai promotor musik kawakan, ia mengungkapkan bahwa menangani artis mancanegara sekelas Slipknot hingga Dave Mustaine memerlukan kesabaran ekstra.
Salah satu momen paling berkesan adalah permintaan keamanan super ketat bagi personel Slipknot. Selama berada di tanah air, mereka mewajibkan pengawalan penuh sepanjang waktu.
"Mereka 24/7 security di Indonesia," ungkap Ravel saat berbincang di kanal YouTube milik Grace Tahir, dikutip, Kamis, 26 Februari 2026.
Selain protokol keamanan yang ketat, band metal asal Amerika Serikat tersebut juga enggan menggunakan jalur kedatangan bandara reguler.
"Mereka mesti dijemput di VIP," kata sosok di balik kesuksesan festival Hammersonic tersebut.
Tak hanya Slipknot, perilaku spesifik Dave Mustaine dari Megadeth juga menuntut kesiapan tim penyelenggara. Dave dikenal sangat menjaga privasinya, bahkan untuk hal sekecil sarapan.
"(Dave bilang) 'Gue breakfast cuma mau sendiri, gue enggak mau sama siapa-siapa', itself sendiri, literally sendiri," ujar Ravel menirukan ucapan Dave.
Ketegangan bahkan sempat memuncak dalam perjalanan dari bandara menuju hotel. Dave Mustaine merasa terganggu dengan ulah sopir yang menjemputnya hingga berujung pada tindakan fisik.
Baca Juga: Tanggapan Fajar Sadboy Soal Isu Riders Mobil Alphard hingga Karpet Macan Tutul
"Dia telepon, dikeplak (dipukul) kepalanya dari belakang," jelas Ravel.
Aksi spontan itu terjadi lantaran sang sopir nekat menggunakan ponsel saat sedang mengemudi. Kejadian ini tak pelak membuat staf tersebut panik.
"Kaget sopirnya! Kaget, 'Eh, iya sudah Pak, saya dipukul tadi,'" tambah Ravel menggambarkan situasi saat itu.
Meski demikian, Ravel menilai perilaku sopir tersebut memang tidak dibenarkan secara profesional maupun keselamatan.
"Marah-marah dia. Karena ya habit-nya kan enggak kayak gitu di sana kan, lu driver sambil teleponan sambil nyetir," tegasnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab, Ravel pun langsung turun tangan meredam situasi. "Ya aku ngobrol sama dia, say sorry," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ada Tantangan Global, Konser My Chemical Romance dan Hammersonic Dipastikan Tetap Berjalan di 2026
-
Menantikan Konser Spektakuler Avenged Sevenfold di JIS, Siap Menghibur 40 Ribu Penonton
-
Isu Riders Fajar SadBoy Ribet, Manajer Beri Bantahan: Tiket Cuma 2 pun Kami Jalan
-
Cerita Ravel Junardy di Balik Panggung Hammersonic: Ada Biaya Tambahan Gara-Gara Slipknot
-
Tak Punya 'Star Syndrome', Inul Daratista Beberkan Riders Sederhana
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Sinopsis Kala, Film Joko Anwar yang Bikin Manoj Punjabi Rugi Miliaran Rupiah
-
Segera Tayang! Sinopsis Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
-
Baru Bebas, Doni Salmanan Dipastikan Berpenghasilan Rp150 Juta per Bulan
-
Review Film Yohanna, Kisah Krisis Iman dan Kemanusiaan yang Gagal Mengguncang Perasaan
-
Sinopsis Film Sarahs Oil: Dari Kemiskinan ke Jutaan Dolar, Kisah Nyata yang Menginspirasi
-
Menantea Pamit Total April 2026, Jerome Polin Bongkar Skandal Penipuan Internal Tembus Rp38 Miliar
-
Denise Chariesta Ungkap Anaknya Jadi Sasaran Hujatan, Sudah Terjadi Sejak Dalam Kandungan
-
Tak Langsung Punya Lagu, 5 Musisi Dunia Awali Karier Lewat Cover Lagu
-
Enda Ungu Murka! Netizen Komentar Jorok ke Anak, Langsung Ancam ke Jalur Hukum