- Lisnawati, orang tua Nizam Syafei, menerima ancaman agar berhenti bicara kasus kematian anaknya terkait dugaan KDRT.
- Bersama kuasa hukum dan Rieke Diah Pitaloka, Lisnawati mengajukan permohonan perlindungan kepada LPSK di Jakarta Timur, Jumat (27/02/2026).
- LPSK menyarankan Lisnawati menjalani asesmen sementara di kantor mereka demi pemulihan fisik dan psikologis korban.
Suara.com - Lisnawati, ibu Nizam Syafei mendapat ancaman dari seseorang. Isinya, agar ia tidak lagi bicara soal kasus kematian anaknya atas dugaan KDRT dari ibu tiri.
Pagi tadi, Lisnawati didampingi kuasa hukumnya, Krisna Murti dan Rieke Diah Pitaloka selaku anggota DPR, meminta perlindungan dari LPSK.
"Hari ini LPSK menerima pengajuan permohonan perlindungan dari Ibu Lisna selaku orang tua korban," kata Sri Suparyati, Wakil Ketua LPSK di kantornya kawasan Ciracas, Jakarta Timur pada Jumat, 27 Februari 2026.
Sri Suparyati menyebut ancaman yang diterima Lisnawati berasal dari berbagai bentuk. Di mana isinya mengerucut agar ibu lima anak tersebut bungkam.
"Ibu Lisna mengalami banyak ancaman-ancaman, baik secara apa, WhatsApp, telepon, beberapa orang yang selalu menghubungi," kata Sri Suparyati.
Lebih rinci, Sri Suparyati mengatakan, "(kata si pengancam) 'nanti lihat ya, kalau kebanyakan ngomong'. Nah kata-kata itu bisa menjadi ancaman yang kita tidak tahu apakah akan ada pembunuhan atau (indikasi) lain."
Rieke Diah Pitaloka memperingatkan agar berhenti melakukan intimidasi kepada Lisnawati. Sebab apa yang dilakukan, hanya memberikan kerugian.
"Saya ingin katakan dengan tegas, tidak perlu mengancam. Ini justru memperlihatkan bagaimana saudara melakukan pengancaman terbuka ketika melarang ibu kandung almarhum untuk berbicara," kata Rieke Diah Pitaloka.
"Itu saja sudah pasal ya, itu saja sudah bisa dikenakan KUHP dan terbuka. Dan saya yakin aparat penegak hukum tidak akan tinggal diam," imbuh artis yang kini duduk di kursi DPR tersebut.
Baca Juga: Tawarkan Paket Buka Puasa, Restoran Nonhalal di Semarang Tuai Kecaman
Sejauh ini, Lisnawati masih memberikan keterangan kepada pihak LPSK. Di mana nantinya akan ada pemeriksaan medis maupun psikologis.
Rieke Diah Pitaloka bahkan setuju agar sementara waktu Lisnawati berada di tempat yang aman seperti LPSK.
"Tadi disarankan oleh LPSK atas persetujuan dari kuasa hukum bahwa ibu korban untuk sementara di-asesmen di sini untuk tidak bisa keluar dulu," kata Rieke Diah Pitaloka.
"Sehingga agar lebih pulih secara psikologis maupun secara fisiknya gitu," katanya menambahkan.
Sebagai informasi, kasus ini bermula dari hadirnya video Nizam Syafei, bocah berusia 12 tahun yang terbaring di rumah sakit.
Di beberapa bagian tubuh terlihat luka bakar. Di sinilah kemudian muncul dugaan kalau ia dianiaya ibu tirinya, TR.
Berita Terkait
-
Curiga Ayah Nizam Syafei Terlibat, Ibu Kandung Ngaku Pernah Disiram Air Panas oleh Mantan Suami
-
Ibu Ini Cerita Pengalaman ke IGD Cuma Pakai Tank Top dan Celana Dalam: Harus Ngakak atau Terharu?
-
Viral Hasna dan Hasni, Kembar Tunarungu yang Resmi Direkrut Retail Ternama
-
Detik-Detik Mahasiswi Dibacok Pakai Kapak di Kampus UIN Suska Riau, Pelaku Diduga Terobsesi
-
Asal-Usul Anak Angkat yang Dicurigai Punya Hubungan Gelap dengan Ibu Tiri Nizam
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Segera Tayang di Indonesia, 5 Alasan Film Horor Korea Salmokji Layak Dinantikan
-
Deretan Pemain The Lord of the Rings: The Hunt for Gollum Terungkap, Ada Jamie Dornan
-
Film Horor Komedi Gudang Merica Siap Tayang, Kisah Teror Mahasiswa Koas di Rumah Sakit
-
6 Film Horor 2026 Paling Dinantikan yang Siap Menghantui Bioskop!
-
Deretan Rekomendasi Drama Korea Genre Thriller Medis, Terbaru Reverse yang Dijamin Bikin Tegang
-
Mahalini Dicap Sombong, Ingat Lagi Pernyataan Irfan Hakim Soal Sikap Jebolan Ajang Pencarian Bakat
-
Sammy Simorangkir Bawakan Lagu Karya Badai di Konser 20 Tahun, Promotor Pastikan Royalti Dibayar
-
Kronologi Isu Perceraian Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian Mencuat, Berawal dari Konten TikTok
-
Suami Yulia Baltschun Akui Selingkuh, Bawa Selingkuhan ke Tempat Bulan Madu di Kyoto
-
Film Crocodile Tears Angkat Keluarga Toxic: Penuh Cinta Tapi Menyekap