Suara.com - Sebuah saluran TV Iran dilaporkan telah diretas oleh penyerang siber pro-AS/pro-Israel di tengah konflik yang sedang berlangsung dengan Teheran.
Video klip berdurasi 36 detik memperlihatkan siaran televisi yang tiba-tiba digantikan dengan sebuah video saat Trump dan Netanyahu tengah berpidato.
Melansir Iranint, laporan menyebut siaran satelit milik Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB) diretas selama beberapa menit pada hari Minggu (1/3/2026).
Salah satu akun yang mengunggah video saat TV Iran diretas adalah akun X @nicksortor.
Dalam video yang dibagikan, terlihat Donald Trump dan Benjamin Netanyahu sedang berpidato.
Trump berdiri di podium dengan bendera Amerika dan mengenakan topi bertuliskan "USA”.
Dalam video tersebut, keduanya ditampilkan dengan teks terjemahan bahasa Persia yang berisi seruan kepada rakyat Iran untuk bangkit melawan rezim serta peringatan mengenai aksi militer yang sedang berlangsung.
Teks tersebut juga diselingi bahasa Inggris yang menekankan kehancuran melalui sanksi dan kekuatan militer.
Selain video pidato, ada juga cuplikan serangan terhadap berbagai lokasi termasuk kantor Ali Khamenei.
Baca Juga: Trump Targetkan Perang Iran Selesai dalam 4 Minggu, Gunakan Model Venezuela Gulingkan Rezim
Sementara itu di unggahan lainnya, Benjamin Netanyahu terlihat berbicara dari kantornya dalam format siaran terpisah.
Meski demikian, dugaan soal peretasan itu belum terverifikasi dan disebut bersumber dari pihak oposisi yakni aktivis pro-Israel Aviva Klompas.
Seperti diketahui bahwa peretasan tersebut terjadi di tengah serangan besar AS-Israel terhadap Iran yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei dan sekitar 40 pejabat.
Insiden peretasan terhadap saluran TV Iran ini ternyata bukan yang pertama kalinya.
Sebelumnya pada Januari 2025 lalu, peretasan juga terjadi pada siaran TV Iran dengan menampilkan pidato Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang ditujukan kepada rakyat Iran.
Dalam pidatonya, Trump menyerukan agar pasukan keamanan tidak mengarahkan senjata mereka ke rakyat.
Tag
Berita Terkait
-
Trump Targetkan Perang Iran Selesai dalam 4 Minggu, Gunakan Model Venezuela Gulingkan Rezim
-
Iran Absen di Piala Dunia 2026? Ini Daftar Negara yang Mundur karena Alasan Politik
-
Komentar Haters Kelewatan, Agnez Mo Disumpahi Mati saat Bandara Dubai Dirudal
-
Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS, Kesederhanaan Rumah Sang Pemimpin Jadi Sorotan Terakhir
-
Agnez Mo Terjebak di Dubai? Begini Kondisi Sebenarnya
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Dari Hafiz Indonesia ke Panggung Dunia, Aisyah Arrumi Wakili RI di Dubai
-
Komentar Haters Kelewatan, Agnez Mo Disumpahi Mati saat Bandara Dubai Dirudal
-
Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS, Kesederhanaan Rumah Sang Pemimpin Jadi Sorotan Terakhir
-
Konflik Iran-Israel Meluas, Mengapa Garuda dan Lion Air Masih Aman Melintas?
-
Terdampak Konflik AS Israel dan Iran, San ATEEZ Gagal Tampil di Konser Melbourne Hari Pertama
-
Agnez Mo Terjebak di Dubai? Begini Kondisi Sebenarnya
-
Dipandu Irfan Hakim, Tabligh Akbar Penyejuk Hati Hadirkan Deretan Penceramah Ternama
-
Gracia Indri Melahirkan Anak Kedua di Belanda, Intip Potret Menggemaskan Jagoan Kecilnya
-
Indonesia Masuk Daftar Negara Paling Aman Bila Terjadi Perang Dunia III, Kenapa?
-
Soal THR ART Jelang Lebaran, Naysilla Mirdad: Itu Hak Mereka yang Wajib Diberikan