- Amerika Serikat mengonfirmasi serangan udara presisi menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, pada Sabtu, 28 Februari 2026.
- Sebuah video viral menunjukkan kediaman Ali Khamenei tampak sangat sederhana, kontras dengan citra pemimpin dunia pada umumnya.
- Kematian Khamenei memicu lonjakan harga minyak dunia dan kekhawatiran akan balasan militer dari Iran.
Suara.com - Dunia internasional berada dalam ambang ketegangan tertinggi setelah Pentagon mengonfirmasi serangan udara presisi Amerika Serikat yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Sayyid Ali Khamenei, pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Namun, di tengah hiruk-pikuk geopolitik dan ancaman perang besar, perhatian publik justru tertuju pada sebuah rekaman video yang viral di media sosial mengenai kondisi kediaman sang pemimpin.
Serangan yang terjadi pada akhir Februari tersebut dilaporkan menyasar sebuah lokasi di pinggiran Teheran.
Pihak Washington menyatakan bahwa operasi ini merupakan "tindakan defensif yang menentukan," sementara Teheran bersumpah akan melakukan "balasan yang menghancurkan."
Tak lama setelah kabar kematiannya terkonfirmasi, sebuah video yang diunggah di platform X (dahulu Twitter) memperlihatkan bagian dalam rumah Ali Khamenei yang selama ini jarang terekam secara detail oleh media Barat.
Video tersebut memperlihatkan pemandangan yang kontras dengan citra pemimpin dunia pada umumnya.
Dalam rekaman tersebut, terlihat ruang tamu atau ruang pertemuan yang sangat sederhana.
Tidak ada furnitur mewah, emas, atau lampu kristal yang biasanya menghiasi istana para pemimpin negara.
Lantainya hanya ditutupi dengan karpet tua berwarna biru yang tampak sudah usang di beberapa bagian.
Baca Juga: Konflik Iran-Israel Meluas, Mengapa Garuda dan Lion Air Masih Aman Melintas?
Dindingnya terlihat polos tanpa hiasan mahal, hanya ada beberapa foto bingkai sederhana dan kursi kayu yang dilapisi kain putih sebagai tempat duduk sang pemimpin saat menerima tamu-tamu negara.
Video yang beredar luas (salah satunya melalui tautan X/Twitter ini) memicu perdebatan luas di jagat maya.
Banyak netizen yang terkejut melihat gaya hidup sosok yang selama puluhan tahun memegang kendali penuh atas salah satu kekuatan militer terbesar di Timur Tengah.
"Terlepas dari posisi politiknya, sangat jarang melihat pemimpin dengan pengaruh sebesar itu tinggal di rumah yang lebih sederhana daripada rumah pejabat menengah di negara lain," tulis salah satu komentar yang viral di media sosial.
Para pengamat politik Timur Tengah menyebut bahwa kesederhanaan rumah Khamenei adalah bagian dari citra "Zuhud" (asketisme) yang ia pertahankan untuk menjaga legitimasi moral di mata pendukungnya, sekaligus membedakan dirinya dari gaya hidup mewah para Syah Iran terdahulu.
Hingga berita ini diunggah, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran telah menunjuk pengganti sementara, sementara ribuan massa dilaporkan turun ke jalan-jalan di Teheran untuk berkabung.
Di sisi lain, harga minyak dunia melonjak tajam menyusul kekhawatiran akan penutupan Selat Hormuz sebagai bentuk balasan Iran atas kematian pemimpin mereka.
Kematian Ali Khamenei pada 28 Februari 2026 ini menandai berakhirnya sebuah era di Iran, meninggalkan dunia dalam ketidakpastian apakah transisi kekuasaan ini akan membawa perdamaian atau justru memicu konflik global yang lebih luas.
Berita Terkait
-
Kisah Ali Khamenei sebelum Gugur: Sempat Difitnah Tajir Melintir, padahal Sepatunya Buluk
-
Daftar Pejabat Tinggi Iran yang Tewas dalam Serangan AS-Israel, Termasuk Ali Khamenei
-
Sudah Berapa Lama Ali Khamenei Berkuasa? Perannya Lebih Luas dari Presiden atau Parlemen
-
Konflik Iran-Israel Meluas, Mengapa Garuda dan Lion Air Masih Aman Melintas?
-
Agnez Mo Terjebak di Dubai? Begini Kondisi Sebenarnya
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Maia Estianty Singgung Ketenaran Gara-Gara Bikin Sensasi, Warganet Ramai Bawa Nama Mulan Jameela
-
Video Mensos Rela Menunggu Demi Bertemu Seskab Teddy Viral, Warganet Soroti Tata Birokrasi
-
Tanggal Pernikahan Adhisty Zara Masih Jadi Teka-teki, Unggahan Sang Adik Disebut Jadi Bukti
-
Win Metawin Kembali ke Jakarta, Penjualan Tiket Fan Meeting Dibuka Hari Ini
-
Pernah Ditolak Paspampres Masuk Istana, Penampilan Nyentrik Inayah Wahid Saat Remaja Bikin Kaget
-
Ruang Kerja Seskab Teddy Disorot, Foto Selfie Bareng Prabowo di Paris Sukses Bikin Salfok
-
Genap 26 Tahun Berkarier, Andien Umumkan Perilisan Album ke-9 di Panggung Java Jazz Festival 2026
-
Meriah! Kris Dayanti Ungkap Pernikahan Azriel dan Sarah Menzel Bakal Libatkan 3 Budaya
-
Lawan Maling dengan Gunting, Pria Penjaga Kambing Ini Malah Dijebloskan ke Penjara
-
Sebelum Umumkan Menikah dan Hamil, Adhisty Zara Sempat Mundur dari Sinetron karena Alasan Kesehatan