Entertainment / Gosip
Selasa, 03 Maret 2026 | 03:30 WIB
Rhoma Irama di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin, 2 Maret 2026 [Suara.com/Tiara Rosana].
Baca 10 detik
  • Rhoma Irama menilai konflik Iran-Israel sebagai bagian dari sifat dunia yang fana, semu, dan hanya permainan belaka.
  • Segala bencana global maupun personal harus diterima sebagai ketetapan Tuhan agar manusia tidak larut dalam kesedihan atau kesombongan.
  • Kehidupan dianggap sebagai ujian besar di mana pemenang sejatinya adalah mereka yang meraih kebahagiaan di akhirat.

Suara.com - Raja dangdut Rhoma Irama memberikan pandangan terkait memanasnya konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang kini berdampak secara global.

Di tengah ketegangan geopolitik yang juga mulai dirasakan masyarakat Indonesia, Rhoma mengingatkan untuk melihat fenomena dunia dari perspektif spiritual.

Seperti diketahui, ketegangan di Timur Tengah belakangan ini memang memicu kekhawatiran internasional akan terjadinya perang dunia ketiga.

Selain ancaman pecahnya perang dunia, situasi ini juga membuat banyak WNI tertahan di Timur Tengah akibat penutupan ruang udara dan pembatalan penerbangan massal.

Namun, bagi Rhoma, kemelut tersebut merupakan bagian dari sifat dasar dunia yang fana.

"Dunia ini permainan dan senda gurau. Dunia ini kehidupan yang semu. Sebenarnya kehidupan, kebahagiaan, dan kemenangan itu ada di akhirat. Kalau di sini cuma la'ibun walahwun, main-main saja," kata Rhoma Irama saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 2 Maret 2026.

Mengenai dampak musibah yang ikut dirasakan di Tanah Air akibat kondisi global tersebut, pelantun lagu "Begadang" ini menekankan pentingnya penerimaan terhadap ketetapan Tuhan.

Dia menyebut bahwa segala bencana yang terjadi di muka bumi maupun yang menimpa diri manusia secara personal sudah termaktub sebelum terjadi.

"Allah itu Maha Tahu apa yang akan terjadi. Tujuannya supaya kamu tidak terlalu sedih dengan apa yang terjadi pada kamu, dan tidak terlalu bangga ketika kamu mendapatkan sesuatu yang baik dari Tuhan," tuturnya.

Baca Juga: Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada

Bagi musisi 79 tahun tersebut, terlepas dari apa pun kapasitas dan posisi seseorang dalam menghadapi ujian dunia, semuanya tetap merupakan bentuk cobaan yang harus dilewati.

Dia mengistilahkan kehidupan sebagai sebuah "permainan" besar yang menentukan nasib manusia di fase berikutnya.

"Jadi memang hidup ini adalah permainan, life is a game. Dan hidup ini cobaan, ujian. Di mana pun kamu berada, apa pun kapasitasmu, pasti itu ujian-ujian," beber Rhoma.

"Karena life is a game, pemenangnya akan happy dunia akhirat, pecundangnya akan menderita dunia akhirat," imbuh sang pedangdut.

Load More