Entertainment / Film
Selasa, 17 Maret 2026 | 09:16 WIB
Teaser Dilan: ITB 1997 Menuai Kritik. (YouTube/falcon_pictures)

Mulai dari trilogi awal bersama Iqbaal Ramadhan, masa kecil Dilan di Dilan 1983: Wo Ai Ni, hingga transisi kedewasaannya di Ancika 1995.

Banyak penonton merasa cerita Dilan sudah mencapai konklusi yang kuat di film-film sebelumnya. 

Sebagian netizen merasa kisah cinta Dilan dan Milea sudah tidak lagi menawarkan urgensi atau sesuatu yang benar-benar baru bagi audiens masa kini.

3. Tenggelamnya Karakter Dilan?

Teaser Dilan: ITB 1997 Menuai Kritik.

Pemilihan Ariel NOAH sebenarnya didasarkan pada visi Pidi Baiq yang melihat kemiripan personal antara sang vokalis dengan karakter Dilan, seperti hobi bermotor, kemampuan menulis puisi, hingga seni lukis. 

Meski produser Frederica sempat merasa ragu dan Ariel sendiri awalnya enggan menerima tawaran ini, proyek tetap berjalan setelah proses pendekatan yang panjang. 

Cuplikan singkat yang memperlihatkan Ariel berdialog dengan latar lukisan dimaksudkan untuk menonjolkan sisi artistik Dilan, namun bagi sebagian besar netizen, identitas Ariel sebagai bintang musik besar justru menenggelamkan karakter Dilan itu sendiri.

Itu tadi beberapa kritik terkait teaser Dilan ITB 1997 yang ramai di kalangan netizen.

Kalau menurutmu sendiri bagaimana pemilihan karakter dari film Dilan ITB 1997?

Baca Juga: Review Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Apresiasi untuk Totalitas Luna Maya

Kontributor : Safitri Yulikhah

Load More