Entertainment / Gosip
Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:00 WIB
Pecalang atau petugas keamanan adat Bali berpatroli saat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 di wilayah Desa Adat Tuban, Badung, Bali, Kamis (19/3/2026) malam. [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/wsj]

“Harus deportasi, titik,” tulis akun @myli***

“Kayak gini harus gebukin rame-rame sampe babak belur terus baru deportasi,” kata akun @itsme***

“Kenapa kualitas turis sekarang kayak gini ya, enggak ada respeknya,” ujar akun @ccam***

Setelah video tersebut viral, akun Instagram bule tersebut terpantau dibanjiri komentar hujatan dari warganet.

Melalui unggahan terbarunya, bule tersebut justru kini melontarkan pujian untuk Bali yang sangat bertolak belakang dengan pernyataannya sebelumnya.

“Saya mencintai Bali, saya belajar banyak hal di sana. Saya merasa menjadi diri saya sendiri dan berada di pulau yang menakjubkan ini bersama orang-orang luar biasa di sekitar saya,” tulisnya.

Kontributor : Rizka Utami

Load More